Airbus Pensiunkan Beluga Pertama di Dunia, Pertanda Apa?

0
Airbus Beluga ST pertama di dunia. Foto: Getty Images

Airbus resmi mempensiunkan pesawat kargo Beluga pertama di dunia kemarin (27/4/2021). Pesawat berbasis A330-600ST yang telah digunakan Airbus sejak Oktober 1995 atau berusia 26,6 tahun, berangkat dari pabrik Airbus di North Wales tepat setelah pukul 15.00 waktu setempat menuju Hamburg untuk penyimpanan jangka panjang.

Baca juga: Akhirnya! “Si Manis Paus Terbang” Airbus Beluga XL Resmi Mengudara

Kendati pesawat masih sanggup melakoni dukungan logistik udara serta supplai chain komponen pesawat, namun, Airbus tetap mempensiunkan pesawat pertama yang menghiasi langit sebagai Airbus Transport International untuk revitalisasi pesawat kargonya, menyusul kehadiran Beluga XL yang mampu mengangkut payload enam ton lebih banyak dari Beluga ST atau 51 ton.

Sejak pertengahan 2018 lalu, bersamaan dengan dilakukannya serangkaian tes untuk Beluga XL, dan puncaknya saat Beluga XL akhirnya resmi dioperasikan pada Januari 2020, Airbus memang sudah bersiap mempensiunkan lima Beluga ST miliknya.

Beluga ST pertama yang dipensiunkan tercatat dilakukan Airbus pada 6 Oktober 2020. Ketika itu, Beluga ST nomor dua yang teregistrasi sebagai F-GSTB diterbangkan dari Toulouse ke Bordeaux, Perancis untuk penyimpanan jangka panjang.

Berbeda dengan Beluga ST kedua, Beluga ST pertama di dunia yang diregistrasi sebagai F-GSTA justru ditempatkan di Hamburg, Jerman, sebagai rumah terakhirnya. Tak ada keterangan lebih lanjut mengapa Airbus menempatkannya di sana alih-alih mengirim ke Bordeaux, bergabung dengan Beluga kedua.

Akan tetapi, dilansir Simple Flying, Beluga pertama mungkin akan bergabung dengan Beluga kedua di Bordeaux. Disebutkan, Beluga pertama sengaja dikirim ke Hamburg terlebih dahulu untuk memindahkan suku cadang yang masih bagus sebelum pensiun. Barulah setelah itu, pesawat dikirim ke Bordeaux. Hal yang sama ternyata juga dilakukan Beluga nomor dua.

Singkatnya, beberapa hari mendatang, Beluga pertama di dunia kemungkinan besar akan terlihat di udara untuk terakhir kalinya menuju Bordeaux, momen yang pastinya ditunggu-tunggu oleh avgeek dan Airbus lovers di seluruh dunia; terutama yang bermukim di sekitar Hamburg dan Bordeaux untuk mengabadikan momen terakhirnya.

Selama ini Beluga nomor satu bisa dibilang terlampau sibuk untuk Airbus. Dalam setahun terakhir, pesawat tersebut telah menjajaki sekitar 458 penerbangan, dengan rata-rata 57,1 jam terbang per bulan.

Airbus, saat ini, diketahui sudah aktif didukung dua Beluga XL, yaitu XL2 dan XL3. Pesawat yang juga disebut A330-700L ini bergabung dengan Airbus Transport International pada Desember 2019, dan yang kedua bergabung dengan armada pada Oktober 2020.

Baca juga: Meski Jaya di Udara, Rupanya Airbus Andalkan Jalur Laut dalam Proses Perakitan Pesawat

Sedangkan Beluga XL pertama atau XL1 justru belum memasuki layanan karena satu dan lain hal. Tetapi progres pesawat yang diregistrasi sebagai F-GXLG dalam menyongsong tahun layanan sangat baik. Terakhir, pada 9 April, pesawat itu melakukan serangkaian uji terbang di Toulouse. Bukan tak mungkin, dalam waktu dekat, XL1 dapat memasuki layanan.

Begitu juga dengan XL4. Hanya saja, pesawat yang diregistrasi sebagai F-GXLJ ini belum melakukan uji terbang dan masih membutuhkan waktu lebih panjang dibanding XL1 untuk memasuki tahun layanan.

LEAVE A REPLY