Akibat Covid-19, Pilot Sampai Banting Setir Jadi Masinis

0
ilustrasi masinis kereta api (timeslader.com)

Maskapai penerbangan yang terkena dampak paling besar di pandemi virus corona atau Covid-19 ini membuat awak kabin, pilot dan para staf lainnya harus mengambil cuti tak berbayar. Bahkan beberapa maskapai dunia melakukan PHK besar-besaran demi mengurangi pengeluaran.

Baca juga: Panik Karena Corona, Pilot AirAsia Keluar Kokpit Lewat Emergency Sliding Window

Nah bagaimana nasib para pilot, awak kabin dan staf lainnya? KabarPenumpang.com melansir dari laman stuff.co.nz (14/5/2020), ratusan pilot di Selandia Baru yang telah diberhentikan sejak pandemi menyebar di dunia, kini mencari pekerjaan baru di jalur kereta api.

Bahkan sejauh ini ternyata sudah ada 34 pilot yang melamar untuk menjadi masinis di jaringan kereta api kota. Transdev yang mengoperasikan kereta komuter Auckland, Selandia Baru saat ini sudah mempekerjakan 200 masinis kereta di kota tersebut.

Direktur pelaksana kereta komuter Auckland, Peter Lensink mengatakan dirinya senang bisa menawarkan pekerjaan kepada pilot yang keterampilannya ideal untuk mengendarai kereta.

“Saya benar-benar merasakan pilot yang ada di posisi ini dan saya sangat senang kami memiliki alternatif dan berharap mereka akan beradaptasi dengan mengendarai kereta di atas sepotong logam daripada terbang bebas di udara. Kami hanya mempekerjakan orang-orang yang sangat terampil dan pilot maskapai penerbangan memiliki kesamaan dengan keterampilan dan kompetensi yang diperlukan sebagai pengemudi kereta,” kata Lensink.

Lensink mengatakan sektor maskapai dan kereta api memiliki budaya keselamatan yang kuat dan keterampilan khusus yang diperlukan termasuk konsentrasi. Meski begitu pendapatannya tidak sebesar menjadi pilot pesawat karena seorang masinis kereta api yang berkualitas hanya menghasilkan lebih dari $40 per jam.

“Walaupun mungkin lebih menarik bagi sebagian orang untuk melihat Auckland dari udara, saya pikir lebih menarik untuk melihat Auckland dari dekat dan terbuka di depan Anda,” kata Lensink.

Meskipun ada satu pilot helikopter di antara pengemudi kereta Auckland, Lensink mengatakan ini adalah pertama kali pilot direkrut.

“Kami mendapat peluang besar karena kami tumbuh dan bersiap di sini di Auckland untuk City Rail Link. Itu akan menggandakan jumlah layanan di sini dalam waktu empat hingga lima tahun. Karena itu kami dapat merekrut sejumlah besar melatih pengemudi untuk masa depan,” ujarnya.

Dia mengatakan telah ada banyak kontak antara para pemimpin di sektor maskapai dan kereta api, termasuk Air New Zealand.

“Begitu kata itu keluar dan orang-orang melihat hubungan antara peran dan peluang yang dimiliki kereta api, saya berharap melihat lebih banyak pilot masuk ke dalam proses perekrutan,” tambahnya.

Baca juga: Nasib Pilot Gegara Corona, Tetap Harus ‘Terbang’ Tanpa Dibayar

Lensink mengatakan pilot akan menjalani pemeriksaan perekrutan “intens” termasuk menjalani tes penglihatan sebelum pelatihan pada Juni. Pelatihan akan diadakan di depo Wiri yang jaraknya sepelemparan batu dari Bandara Auckland.

Leave a Reply