Alergi Pada Kacang, Penumpang Qantas Ini Terpaksa Duduk di Toilet Sepanjang Penerbangan

Laura Merry. Sumber: yahoo.com

Mungkin sebagian dari Anda masih ingat dengan insiden yang menimpa buah hati dari pasangan Chris dan Hong Daley, Marcus dimana ia mengalami muntah-muntah, mata bengkak, hingga kesulitan berbicara ketika mereka bertiga tengah melakukan perjalanan pulang dari Thailand pada 12 Juli 2017 silam. Disinyalir, Marcus mengidap sebuah penyakit yang bernama anaphylaxis. Anaphylaxis merupakan reaksi alergi yang menyerang lebih dari satu fungsi organ tubuh yang bisa menyebabkan kematian.

Baca Juga: Tak Disangka! Snack Kacang Nyaris Mengundang Maut di Penerbangan Ini

Nah kali ini kejadian yang hampir serupa menyerang seorang penumpang maskapai Qantas Airways, dimana penumpang berjenis kelamin wanita ini terpaksa bersembunyi di dalam toilet maskapai setelah awak kabin flag carrier Australia tersebut menyajikan kacang almond kepada penumpang lain. Tidak hanya bersembunyi di dalam toilet saja, penumpang yang bernama Laura Merry tersebut sampai-sampai harus memakai masker karena dirinya berisiko mengalami syok anafilaksis – hampir mirip seperti yang dialami oleh Marcus.

Seperti yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman uk.news.yahoo.com (9/3/2019), Laura yang berprofesi sebagai guru ini mengaku kecewa dengan pelayanan yang dilakukan oleh pihak Qantas Airways, pasalnya ketika ia memesan tiket penerbangan menuju Australia guna mengunjungi adiknya, Laura sudah menginformasikan kepada pihak maskapai bahwa dirinya memiliki alergi terhadap kacang. Sampai-sampai, Laura menuliskan dokumen khusus yang menyatakan agar pihak Qantas tidak menyajikan kacang selama penerbangan tersebut.

“Ketika saya mengudara pada tanggal 3 Maret 2019 kemarin, reaksi manajer awak kabin ketika melihat alergi saya terkesan acuh tak acuh, dengan mengatakan bahwa dirinya tidak memegang catatan permintaan khusus dari penumpang,” ujar Laura.

Ketika Laura menegur manajer awak kabin yang bersangkutan, ia malah menampik untuk tidak membagikan cemilan gratis tersebut karena kacang almond tersebut, “merupakan bagian dari kebijakan maskapai.”

Alih-alih menuruti permintaan dari Laura yang sudah diminta berbulan-bulan sebelumnya, manajer awak kabin tersebut malah memberikan Laura sebuah masker yang bisa ia gunakan untuk menyaring bau dari kacang almond tersebut.

Baca Juga: Mulai Alergi Kacang Hingga Abu Jenazah, Inilah Deretan Peraturan Unik di Maskapai

“Selama penerbangan tersebut, mereka memberi saya sebuah masker untuk dipakai sebagai solusi. Padahal mereka bisa saja untuk tidak menyajikan cemilan gratis tersebut atau menggantinya dengan menu lain yang tidak menggunakan kacang,” ujar Laura.

“Masker ini tidak akan mencegah reaksi dari alergi yang saya idap. Saya juga terpaksa duduk di toilet untuk menghindari bau dari makanan ringan di sekitar saya,” sambungnya.

Menanggapi hal ini, pihak Qantas belum memberikan konfirmasi resmi, namun salah satu perwakilan perusahaan mengatakan, “Qantas sadar akan tantangan yang dihadapi oleh penderita alergi dan mengambil langkah-langkah untuk mengurangi risiko bagi banyak pelanggan kami, terutama dari paparan kacang. Tetapi karena ada berbagai jenis alergi, kami tidak mungkin memenuhi kebutuhan semuanya,”