Australia Bangun Kapal Ferry Berbahan Bakar Hidrogen Untuk Kurangi Emisi

0
ilustrasi kapal ferry berbahan bakar hidrogen dari H2X (h2-view.com)

Di Queensland, Australia, sebuah kapal ferry berbahan bakar hidrogen tengah dalam pembuatan. Kapal ferry ini rencananya akan mulai diluncurkan di perairan pada kuartal pertama tahun 2021. Kapal ferry tersebut dikembangkan oleh H2X Marine.

Baca juga: Toyota Meluncur di Air dengan Kapal Balap Bertenaga Hidrogen

Ini merupakan perusahaan pembuat kapal baru dari produsen ototmotif H2X Australia yang bekerja sama dengan spesialis pembuatan kapal Wildcat Marine. Dilansir KabarPenumpang.com dari laman h2-view.com (17/11/2020), kedua perusahaan akan bersama-sama mengembangkan berbagai kapal ferry penumpang tanpa emisi untuk penggunaan di bidang industri dan komersial yakni dengan bahan bakar hidrogen.

Lambung kapal ferry ini akan menggunakan aluminium dan mampu menampung penumpang sebanyak 50 orang. Kapal ferry dilengkapi dengan dua mesin tenaga listrik 120kW yang digerakkan oleh hidrogen hijau. CEO H2X Marine, Sam Blackadder mengatakan, perusahaan ini bertujuan akan memproduksi hingga 30 kapal ferry di pabriknya yang berbasis di Brisbane, Australia.

“Kami telah memulai konstruksi dan kami akan mempekerjakan hingga 40 pembuat kapal dan spesialis drivetrain hidrogen ketika kami mencapai kapasitas produksi,” kata Blackadder.

Dia menambahkan, pihaknya juga akan membangun berbagai kapal yang lebih besar, kapal rekreasi yang lebih kecil serta termasuk menyediakan fasilitas retrofit untuk kapal laut yang ada. Blackadder menyebutkan, Australia berdiri di garis depan ekonomi hidrogen masa depan.

Di mana potensi ini dapat mewakili miliaran dolar melalui penjualan domestik dan ekspor dari waktu ke waktu secara lokal. Ini juga memberikan peluang kerja stabil jangka panjang yang bernilai tinggi.

“Saya sangat yakin kita harus memimpin dengan memberi contoh dan tidak menunggu negara lain memberikan jalannya, H2X Marine dapat melakukannya,” ungkap Blackadder.

Baca juga: Bill Gates Ramai Disebut Telah Beli Kapal Pesiar Mewah Seharga Rp8,8 Triliun, Ini Faktanya!

“Kami melakukan investasi modal yang signifikan dalam industri baru ini karena kami sangat yakin bahwa penggunaan green hydrogen adalah bahan bakarnya. untuk mendorong industri Australia saat kami menghentikan penggunaan bahan bakar fosil,” tambah Chairman H2X Marine Craig Elvin.

Leave a Reply