Bandara Changi Geger, Petugas Kebersihan di Terminal 3 Positif Covid-19

0
suasana bandara Changi yang berkonsep airport city. sumber: carbonated.tv

Seorang petugas kebersihan di area transit Terminal 3 Bandara Changi Singapura dinyatakan positif Covid-19. Petugas kebersihan berusia 66 tahun tersebut dinyatakan positif pada Senin 30 November kemarin dan tidak menunjukkan gejala apapun ketika mengikuti tes rutin rostered atau rostered routine testing (RRT) yang dilakukan dua mingguan dari departemen kesehatan pada pekerja lini depan.

Baca juga: Singapura Ubah Changi Exhibition Centre Jadi RS Darurat Corona dengan Segudang Fasilitas Top

Dilansir KabarPenumpang.com dari straitstimes.com (1/12/2020), petugas kebersihan di bawa ke rumah sakit dan di tes kembali dengan hasil positf meski hasil tes serologinya negatif. Kementerian kesehatan mengatakan bahwa dia selalu menggunakan alat pelindung diri di tempat kerja termasuk masker wajah, pelindung wajah dan sarung tangan.

Saat ini, investigasi epidemiologi sedang berlangsung dan semua kontak dekatnya yang teridentifikasi, termasuk anggota keluarga dan rekan kerja, telah diisolasi dan ditempatkan di karantina serta sedang diuji pada awal dan akhir periode karantina mereka. Kasus lain yang ditularkan secara lokal berasal dari asrama pekerja asing, kasus pertama setelah 20 hari berturut-turut tanpa satu pun gejala. Pasien terdeteksi melalui pengawasan proaktif dan semua kontak dekatnya di asrama serta tempat kerjanya telah ditempatkan di karantina.

Secara keseluruhan, ada sepuluh kasus virus korona baru yang dilaporkan pada hari Selasa, menjadikan total Singapura menjadi 58.228. Delapan kasus sisanya diimpor di mana mereka terdiri dari lima pemegang izin kerja yang berasal dari Indonesia dan Myanmar, satu pemegang izin kerja berasal dari Jepang, satu pemegang izin kerja khusus dari Indonesia dan seorang anak berusia satu tahun yang berasal dari Rusia dengan izin kunjungan jangka panjang.

Baca juga: Qantas Wajibkan Penumpang Divaksin Covid-19 Sebelum Terbang

Kementerian Kesehatan memberikan daftar lokasi yang dikunjungi pasien infeksi Covid-19 selama setidaknya 30 menit dan waktu mereka mengunjunginya untuk meminta orang-orang yang berada di tempat-tempat itu pada waktu yang sama untuk memantau kesehatan mereka dengan cermat selama dua minggu sejak tanggal mereka dirawat. Kontak dekat dari pasien sudah diberitahu dan tidak perlu menghindari tempat-tempat ini, karena mereka akan dibersihkan jika perlu.

Leave a Reply