Bepergian Sendiri, Penyandang Disabilitas ini Dilarang Mengudara oleh Hong Kong Airlines!

Sumber: asiaone.com

Staf maskapai Hong Kong Airlines tidak mengizinkan pengguna kursi roda untuk mengudara dari Bandara Internasional Hong Kong dengan dalih ia bepergian sendirian. Hal ini lalu memicu panggilan dari anggota parlemen untuk operator penerbangan untuk membuat instruksi yang lebih jelas.

Baca Juga: Lima Maskapai Ini Dianggap Ramah Bagi Penyandang Disabilitas

Seperti yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman asiaone.com (28/1/2019), adalah Shen Chengqing, seorang penumpang berusia 22 tahun yang dijadwalkan untuk mengudara bersama Hong Kong Airlines menuju Tianjin pada Jumat (25/1/2019) sekira pukul 20.40 waktu setempat. Namun setibanya di Bandara Internasional Hong Kong, Shen ditolak oleh petugas bandara lantaran ia merupakan seorang penyandang disabilitas dan bepergian seorang diri karena tanpa pendamping.

“Saya merasa sangat cemas dan marah pada saat itu. Saya tidak mengerti mengapa hal seperti ini bisa terjadi di Hong Kong,” ungkap Shen.

“Karena alasan ini (disabilitas), kami menolak untuk membiarkannya naik pesawat sendirian,” ujar salah satu petugas bandara kepada rekan Shen yang kala itu mengantarkannya ke bandara.

Shen mengatakan bahwa sebelumnya, ia telah memberikan informasi kepada pihak Hong Kong Airlines bahwasanya ia menggunakan kursi roda dan ia bersikeras bahwa pihak maskapai seharusnya memberikan informasi yang lebih detail mengenai apa saja yang harus dilakukan oleh seorang penyandang disabilitas, seperti diperlukan pendamping dan lain sebagainya.

Menurut situs web maskapai, penumpang diperbolehkan untuk melakukan check in dengan menggunakan kursi roda dan akan diberikan kursi khusus ketika berada di dalam pesawat. Sementara itu, awak kabin masih bisa memberi bantuan kepada penyandang disabilitas ini seperti mendorong kursi roda penyandang disabilitas menuju atau keluar dari seat mereka di dalam pesawat tapi tidak dengan membantu penyandang disabilitas untuk perawatan pribadi, seperti membantunya menuju toilet atau memberikan obat, karena ini menyangkut masalah keamanan.

“Untuk kebutuhan pribadi semacam ini, kami sarankan Anda untuk bepergian bersama seorang pendamping,” terang situs web tersebut.

Namun Shen tidak puas dengan alasan yang dilontarkan oleh pihak Hong Kong Airlines, “Jika ada masalah keamanan, berarti harus ada fasilitas yang lebih baik untuk memastikan keselamatan saya sebagai penumpang, bukan malah tidak mengizinkan saya untuk naik pesawat,”

Baca Juga: Berhati Malaikat, Anak ini Dampingi Penyandang Disabilitas Lewati Penerbangannya

Menanggapi hal ini, seorang juru bicara Hong Kong Airlines mengatakan bahwa penumpang yang bepergian sendiri terlepas apakah dia seorang penyandang disabilitas atau bukan, harus memiliki kemampuan untuk mengurus diri sendiri, termasuk dalam urusan makan dan minum, minum obat hingga menggunakan toilet.

Dampak dari insiden ini, Shen harus merogoh kocek lagi sebesar lebih dari 2000 yuan (HK$295) untuk membeli tiket pada hari berikutnya dari Shenzhen ke Tianjin, dan terpaksa menyusahkan teman-temannya untuk menemani perjalannya.