Train 18 Resmi Punya Nama ‘Vande Bharat Express’

(DNA India)

Train 18 yang katanya akan menggantikan Shatabdi Express diberi nama Vande Bharat Express oleh Menteri Kereta Api India Puyush Goyal. Kereta ini sendiri akan berjalan di antara Delhi dan Varansi dengan kecepatan maksimum 160 km per jam.

Baca juga: India Uji Coba Train 18, Kereta Cepat Tanpa Masinis Produksi Dalam Negeri

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman economictimes.indiatimes.com (27/1/2019), kereta dengan 16 gerbong ini diproduksi selama 18 bulan dengan biaya Rs97 crore oleh Integral Coach Factory (ICF).

“Kereta 18 sekarang akan dikenal sebagai Vande Bharat Express. Ini kereta yang sepenuhnya dibangun di India oleh insinyur India, dalam rentang 18 bulan. Itu akan naik dari Delhi ke Varanasi. Ini adalah contoh yang memungkinkan untuk membuat dunia kereta kelas di bawah Make in India,” ujar Goyal.

“Itu benar-benar dibuat di India dan berbagai nama disarankan oleh masyarakat umum tetapi kami telah memutuskan untuk menamainya Vande Bharat Express. Hadiah pada kesempatan Hari Republik kepada orang-orang. Akan meminta perdana menteri untuk mengibarkannya,” katanya.

Train 18 atau Vande Bharat Express ini sendiri telah diuji coba paca 29 Oktober lalu sebelum menggantikan Shatabdi Express yang sudah mengular selama 30 tahun di India. Kereta ini sendiri dilengkapi dengan CCTV dan memiliki dua kompartemen eksekutif yang berada di tengah 16 gerbong tersebut.

Vande Bharat Express akan mampu mengangkut 1128 penumpang. Selain Sistem Informasi Penumpang berbasis GPS, kereta ini telah menghadirkan pencahayaan yang tersebar, pintu otomatis dengan langkah kaki. Tak hanya itu, toilet vakum yang ada juga ramah penyandang disabilitas serta adanya ruang untuk kursi roda.

Jejak di pintu masuk meluncur ke luar ketika kereta berhenti di stasiun yang memungkinkan penumpang untuk turun dengan aman dengan kenyamanan mengingat variasi ketinggian antara lantai kereta dan platform. Diketahui, Indian Railways telah memperkenalkan Shatabdi Express pada tahun 1988 dan kereta ini saat ini berjalan di lebih dari 20 rute yang menghubungkan metro dengan kota-kota penting lainnya di negara ini.

Baca juga: Gantikan Shatabdi Express, Inilah 10 Fakta Unik dari Train 18 di India!

Kereta menerima semua izin hukum untuk operasi komersial pada hari Jumat (1/2/2019). Kereta ber-AC sepenuhnya akan berhenti di Kanpur dan Allahabad dan akan memiliki dua mobil kursi eksekutif dan 14 mobil kursi non-eksekutif. Ongkos kereta api kemungkinan lebih tinggi dari apa yang dikenakan dalam kereta Shatabdi, yang akan mencakup makanan juga.