Berusia 104 Tahun, Baiq Mariah Asal Lombok Jadi Jemaah Haji Tertua di Dunia

Baiq Mariah, Nenek berusia 104 tahun yang pergi haji tahun 2017

Bila niatan tulus untuk beridah telah terpatri di qolbu, maka soal usia tak lagi bisa menjadi batasan seseorang untuk menjalanakan ibadah Haji yang memerlukan stamina fisik prima. Hal tersebut tercermin pada seorang papuq atau nenek dalam bahasa Lombok dengan usia lebih dari satu abad untuk menunaikan ibadah Haji tahun ini.

Mariah Margani Muhammad atau biasa disapa Baiq Mariah telah berusia 104 tahun dan menjadi jemaah haji tertua dari total jemaah haji asal Indonesia. Bahkan Baiq Mariah juga menjadi jemaah tertua di dunia dalam penyelenggaraan Haji 2017.

Baca juga: Terdampak Kisruh Diplomatik, Jamaah Asal Qatar Sulit Tunaikan Ibadah Haji

KabarPenumpang merangkum dari gulfnews.com (4/9/2017), Baiq Mariah berangkat dari kloter 10 embarkasi Lombok, Nusa Tenggara Barat. Setibanya di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Baiq Mariah disambut dengan meriah. Konsul Jenderal RI di Jeddah, Mohammad Hery Saripudin mengatakan, Mariah bisa melaksanakan ibadahnya dalam kondisi sehat dan sanggup melakukan ritual selama enam hari tanpa masalah.

Selain itu, pendamping Baiq Mariah yakni Rahmi mengatakan, saat tiba di Jeddah, Mariah tidak mau menggunakan kursi roda. “Baiq Mariah menolak dan bilang mau jalan saja,” ujar Rahmi. Walaupun sudah tua dan usia lebih dari satu abad, Baiq Mariah tidak terlihat renta justru bersemangat menjalankan ibadah hajinya serta tak mau kalah dengan jemaah yang masih muda.

“Selama latihan manasik haji sehat, menolak kursi roda dan sangat bersemangat pokoknya,” ujar Rahmi.

Namun, sempat ada kekhawatiran karena saat tiba di bandara Jeddah, Baiq Mariah tidak mau terseyum sama sekali dan ingin kembali ke Lombok. Setelah diselidiki, hal tersebut terjadi ia kaget karena mendapat sambutan meriah, lain dari itu, Baiq Mariah masih belum sadar dirinya sudah tiba di Jeddah dan juga bisa dikarenakan sorotan media yang tertuju pada Baiq Mariah.

“Orang kampung dan tidak pernah melakukan perjalanan jauh dan mendapatkan peliputan luar biasa pasti kaget lah. Karena mendapatkan apresiasi dan beberapa wawancara dilakukan oleh media sempat membuat nenek ini stress”, kata juru bicara Kementerian Agama Indonesia, Mastuki.

Baca juga: Bus Shalawat, Angkutan Gratis Istimewa Untuk Jamaah Haji Indonesia

Diketahui, untuk melakukan haji rata-rata orang Indonesia sendiri harus menunggu selama enam tahun sebelum berangkat ke Mekkah. Haji tahun 2017 ini, dimulai tanggal 30 Agustus lalu dengan mengumpulkan lebih dari dua juta jemaah di kota Mina yang kemudian melakukan pendakian di Gunung Arafah dekat Mekkah pada 31 Agustus. Tanggal 1 September kemudian dilanjutkan dengan perayaan Iduh Adha di seluruh dunia.

Pada perayaan ibadah haji kemarin, Pusat Komunikasi Internasional yang menjadi insiatif Kementerian Kebudayaan dan Informasi Arab Saudi memfasilitasi hubungan dengan media global dan memposting segala kegiatan melalui Twitter yang baru dibuat khusus untuk kedatangan Mariah dengan tulisan berbahasa Inggris dan Indonesia.