Bukan Zeppelin, Kapal Udara Pertama di Dunia Adalah Star System Airship

0
Kapal udara David Schwarz atau biasa juga disebut Star System Airship atau Schwarz Airship. Foto: Ritstaalman

Pada hari ini 123 tahun yang lalu, bertepatan dengan Rabu, 3 November 1897, kapal udara Star System berhasil terbang perdana. Kapal udara rancangan insinyur Austro-Hongaria David Schwarz keturunan Yahudi, dibuat oleh Carl Berg, dan diterbangkan oleh Ernst Jägels ini diklaim merupakan kapal udara pertama di dunia. Hal itu tentu bertolak belakang dengan informasi yang sudah masyhur di dunia, dimana kapal udara pertama di dunia adalah Zeppelin besutan Count Ferdinand von Zeppelin.

Baca juga: Hari Ini, 91 Tahun Lalu, Kapal Udara R101 Buatan Inggris Pesaing Zeppelin Terbang Perdana

Dilansir jta.org, fakta Star System Airship adalah kapal udara pertama di dunia bisa dibuktikan dengan penerbangan perdana kapal udara Zeppelin. Britannica menyebut, Zeppelin LZ 1, sebagai kapal udara pertama Zeppelin dari 131 yang diproduksi sepanjang sejarah perusahaan berdiri, pertama kali terbang pada 2 Juli 1900, sekitar 2 tahun setelah Star System Airship karya David Schwarz terbang perdana.

Perdebatan terkait kapal udara pertama di dunia yang berhasil terbang perdana nampaknya memang tak terlalu menyita ketegangan alias perdebatan alot. Sebab, catatan sejarah begitu terang benderang. Namun, lain cerita dengan perdebatan terkait hubungan antara kapal udara Star System dengan kapal udara Zeppelin.

Selama ini, kita tahu bahwa kapal udara Zeppelin dirancang oleh ‘pangeran’ Jerman, Ferdinand Adolf Heinrich August Graf von Zeppelin. Tetapi, disebutkan, “Si Tua dari Bodensee” (der Alte vom Bodensee), sapaan akrab Graf von Zeppelin, membeli paten, termasuk bangkai kapal udara Star System, melalui istri mendiang David Schwarz, Melanie.

Schwarz diketahui meninggal akibat serangan jantung lantaran kaget, senang, bercampur haru bukan kepalang setelah mendengar perkembangan pesat kapal udara rancangannya, bersama kerajaan Prusia (kerjaan terbesar di Jerman). Ia akhirnya harus meregang nyawa di Zagreb, Kroasia, pada 13 Januari 1897 saat menginjak usia 44 tahun, atau sekitar 10 bulan sebelum kapal udara Star System melahap first flight-nya.

Penerbangan perdana kapal udara Star System tak berjalan mulus. Kapal udara itu kehilangan kendali dan jatuh. Foto: Ritstaalman

Namun, Schwarz mungkin tak akan kuat juga jika pun masih hidup dan menyaksikan penerbangan perdana kapal udara rancangannya. Sebab, momen tersebut tak berjalan lancar. Diketahui, penerbangan perdana kapal udara pada tahun 1894 ini bisa dibilang gagal. Usai terbang dan mencapai ketinggian, kapal udara yang kerangkanya dibuat dari alumunium tersebut sulit dikendalikan oleh Ernst Jägels.

Keadaan memburuk ketika angin kencang datang menghantam. Hal itu diperparah dengan minimnya pengetahuan pilot uji terhadap kapal udara. Alih-alih berusaha mengendalikan kapal udara, ia justru membuang terlalu banyak gas sehingga kapal udara jatuh dengan cepat dan menghantam daratan. Meski demikian, kerangka kapal udara Star System tak terlalu hancur dan masih bisa diselamatkan.

Kerangka atau bangkai kapal udara itulah yang kemudian dibeli beserta paten atau rancangannya, dan dibangun ulang oleh Graf von Zeppelin. Dilihat dari desain secara kasat mata, antara David Schwarz Airship dengan Zeppelin LZ-1 memang memiliki kemiripan. Hanya saja, kapal udara David Schwarz lebih gemuk, berisi, dan pendek, sedangkan Zeppelin LZ-1 dibuat lebih ramping namun lebih panjang.

Baca juga: Hari Ini, 89 Tahun Lalu, Kapal Induk Terbang Pertama di Dunia USS Akron ZRS-4 Mulai Beroperasi

Pembelian paten karya David Schwarz yang terdaftar di Austria selama 30 tahun oleh Zeppelin sebetulnya tak lepas dari penolakan pemerintah Jerman. Dalam sebuah dokumen keluaran 1924, disebutkan pemerintah Jerman menolak pengajuan paten atas kapal udara Zeppelin. Tak disebutkan dengan jelas alasan penolakannya. Namun, diduga penolakan itu lantaran kapal udara Zeppelin adalah saduran dari Star System Airship.

Walau bagaimanapun, kapal udara Star System, dengan panjang 47,55 m, diameter 13,49 m, ditenagai mesin Daimler 16 tenaga kuda yang menggerakkan empat baling-baling besar ini tetap dipercaya sebagian kalangan sebagai kapal udara pertama, sekaligus gen dari kapal udara Zeppelin.

Leave a Reply