Demi Bertahan Hidup, Eks Pilot Emirates Kini Jualan Daging dan Ayam Potong

0
Jerome Stubbs (50) dan Michiel Smith (43), bekerja sebagai tukang daging dan ayam potong di Dubai. Sebagai mantan pilot, ia diberikan sergam khusus lengkap dengan pangkat di pundaknya. Foto: Chris Whiteoak / The National

Hidup harus terus berjalan sekalipun dunia tak lagi sama. Kira-kira, itulah gambaran kehidupan dari dua eks pilot Emirates, Jerome Stubbs (50) dan Michiel Smith (43). Puluhan tahun terbang ke seluruh dunia bersama beberapa maskapai sirna seketika usai terkena PHK massal akibat pandemi Covid-19.

Baca juga: (1) Hidup Bak ‘Raja’, Inilah Rincian Umum Sistem Gaji Pilot! Pantas Saja Bergelimang Harta

Meski berat, keduanya coba bangkit, sambil terus berharap agar segalanya kembali seperti semula, dengan banting setir menjadi penjual atau tukang daging dan ayam potong.

“Tidak diragukan lagi ini adalah tahun yang sulit bagi banyak orang dan perjalanan menjadi salah satu yang paling terpukul, dari segi industri. Saya menikmati tantangan untuk melakukan sesuatu yang berbeda. Sulit untuk tidak terbang pada awalnya, tetapi saya berharap untuk segera kembali ke kokpit,” kata Smith dikutip dari The National.

“Saya pikir awalnya apa yang saya anggap menantang adalah berdiri selama delapan atau sembilan jam sehari. Sebagai pilot kami terbiasa duduk, jadi selama beberapa minggu pertama saya akan pulang dengan kaki yang sangat sakit,” lanjutnya.

Sejak November lalu, dua pilot tersebut, bersama pilot-pilot lainnya, diminta untuk cuti selama 12 bulan tanpa dibayar. Kendati demikian, mereka tetap mendapat berbagai tunjangan, seperti tunjangan transportasi, kesehatan, pendidikan, tunjangan sewa rumah, dan tunjangan lainnya.

Tetapi, tanpa gaji pokok, semua itu belum cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mengingat segalanya mahal di Dubai.

Kesempatan untuk bekerja sebagai tukang daging dan ayam potong ini bermula dari Smith. Entah bagaiaman awalnya, tiba-tiba kapten pilot dua anak itu ditawari oleh Organic Foods and Café untuk menjajal posisi tersebut. Tanpa banyak pikir, pilot yang sudah menerbangkan pesawat sejak umur 24 tahun itu, langsung menerima tantangan itu, melewati serangkaian tes, dan diterima bekerja di sana.

Setelah bergabung, ia kemudian mengajak Stubbs dan dua lainnya untuk bekerja. Stubbs, yang memiliki satu anak, mengaku sangat bersyukur masih bisa bekerja dan mendapatkan uang dalam kondisi serba sulit seperti sekarang ini.

Menariknya, menurut Jan Pretorius, manajer operasional Organic Foods and Café, pihaknya sengaja untuk merekrut para pilot, dalam hal ini pilot Emirates. Sebab, sebelum pandemi Corona, rata-rata dari mereka adalah royal customer atau pelanggan tetap café tersebut.

Baca juga: (2) Hidup Bak ‘Sultan,’ Inilah Rincian Umum Sistem Gaji Pilot! Pantas Saja Bergelimang Harta

Ketika mendengar banyak pilot atau pelanggan tetap mereka di-PHK dan kesulitan mendapat pekerjaan baru, pihaknya tanpa pikir panjang langsung merekrut mereka.

Sebagai mantan pilot, Stubbs, termasuk Smith, diberikan seragam khusus yang berbeda dengan para karyawan Organic Foods and Café pada umumnya. Keduanya mengenakan seragam sebagaimana pilot, lengkap dengan empat garis pangkat berwarna emas, pertanda sebagai kapten.