Demi Hidup di Masa Pandemi, Pilot Thai Airways Jadi Pengemudi Ojek Online

0
Kritee Youngfuengmont

Sejumlah negara menerapkan lockdown atau penguncian dan menutup diri agar tidak ada yang bisa masuk atau keluar saat pandemi tengah berlangsung. Ini kemudian membuat dunia transportasi udara dan pariwisata pun anjlok bahkan tak sedikit maskapai yang sudah merumahkan, bahkan sampai mem-PHK para karyawannya.

Baca juga: Akibat Covid-19, Pilot Sampai Banting Setir Jadi Masinis

Dilansir KabarPenumpang.com dari citynews.ca (30/4/2020), kemudian banyak pertanyaan muncul bagaimana nasib mereka yang terkena PHK? Di Selandia Baru, banyak pilot yang di PHK dan mulai mencoba pekerjaan baru dengan melamar menjadi masinis kereta komuter.

Lalu bagaimana di negara lainnya? Ternyata seorang pilot jet di Thailand harus mengambil jalan lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Pilot ini tak lagi memakai seragam kebesarannya ketika menerbangkan pesawat melainkan menanggalkanya dan menggunakan jaket serta mengemudikan sepeda motor.

Pilot tersebut bernama Kritee Youngfuengmont yang sudah sejak sekitar satu bulan lalu tak lagi menerbangkan pesawat komersial dan beralih mengendarai motor untuk mengantar makanan, dokumen dan lainnya.

Kritee mengaku, dirinya saat ini tengah dalam kesulitan dan membuatnya harus memilih berjuang agar keluar dari masalah atau menyerah pada keadaan. Untungnya pria berusia 36 tahun ini memilih berjuang keluar dari masalah meski bekerja sebagai pengemudi ojek online atau ojol.

Dia mengaku memang tidak glamor seperti jadi pilot, apalagi saat ini tempatnya bekerja memotong penghasilannya sebesar 50 persen padahal dirinya masih memiliki cicilan yang tak kenal virus corona.

“Hidup ini tidak bisa diprediksi. Yang tak terduga bisa terjadi kapan saja. Anda bisa menikmati saat-saat yang menyenangkan dan tiba-tiba, Anda berantakan. Ketika itu terjadi, kamu harus mencari tahu apakah kamu akan menyerah, atau bertarung dan menemukan sesuatu untuk dijadikan pegangan saat kamu mencari jalan keluar,” ungkapnya.

Selama menjalani profesi sebagai pengemudi ojol, setiap hari dia mendapatkan 1500 baht atau lebih kurang Rp700 ribu. Jumlah tersebut bisa membuatnya bertahan setidaknya sampai pandemi berakhir. Dia mengaku, uang penghasilan dari jasa kurir yang ia sediakan pun mampu menutupi pengeluarannya untuk sementara waktu.

Baca juga: Panik Karena Corona, Pilot AirAsia Keluar Kokpit Lewat Emergency Sliding Window

Maskapai penerbangan tempat Kritee bekerja Thai Airways International mulai memangkas gaji pada akhir Maret 2020 untuk mengatasi benturan finansial dampak samping pandemi corona.

Leave a Reply