Dewi Mazu Tertangkap Kamera Tengah Bepergian Naik Kereta Cepat di Cina

0
Sumber: shanghai.ist

Agaknya, hanya di Cina dimana seorang Dewi bisa menunggangi ular besi untuk bepergian. Tapi jangan salah tafsir dulu, di sini, bukanlah seorang wanita yang bernama Dewi atau Dewi (God) dalam bentuk yang sesungguhnya, melainkan sebuah patung Dewi Mazu yang tertangkap kamera tengah duduk anteng di dalam sebuah rangkaian kereta yang mengular dari Fujia, Putian menuju Jiangsu, Kunshan beberapa waktu yang lalu.

Baca Juga: 10 Fakta Seputar Kereta Cepat di Cina

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman shanghai.ist (9/9), patung Dewi Mazu berukuran seperti manusia ini kedapatan menaiki layanan kereta cepat dengan menggunakan jubah berwarna kuning terang dengan mahkota yang tampak sangat berat. Dalam perjalanannya ini, Sang Dewi dikawal oleh beberapa orang yang siap mengangkutnya keluar dan masuk kereta – juga untuk bermobilisasi.

Menurut kabar yang tersiar, Dewi Mazu ini tengah dalam perjalanan untuk ‘menghadiri’ suatu acara. Uniknya lagi, perjalanan Dewi Mazu ini juga dikenakan biaya, lho! Karena ia duduk di salah satu bangku di dalam gerbong, jadi Ia pun harus membayar tiket seharga manusia. Dalam tiketnya, nama penumpang berupapatung jelas tidak ditulis Dewi Mazu, melainkan Lin Mo – nama asli dari Dewi Mazu.

Dalam kebudayaan Cina dan beberapa wilayah di Asia Tenggara, nama Dewi Mazu sangat mahsyur dan menjadi kepercayaan bagi mereka yang beriman kepadanya. Ia dipercaya sebagai Dewi penjaga lautan, dimana para nelayan dan pelaut berdoa untuk keselamatan dan hasil panen yang baik kepadanya.

Mengutip dari laman sumber lain, sosok Dewi Mazu ini sebenarnya merupakan seorang ‘orang pintar’ di desa nelayan Meizhou Island, bagian dari Putian yang hidup pada abad ke-10. Dan pasca berpulangnya Sang Dewi, ia dihormati dan dianugerahi banyak gelar oleh Dinasti di Cina; seperti Sun Ji Fu Ren (Nyonya Agung yang Memberikan Pertolongan yang Sangat Dibutuhkan) yang diberikan oleh Kaisar Gao Zong dari Dinasti Song pada tahun 1155, “Bunda Suci dari Surga di Langit” yang diberikan tahun 1417 oleh Kaisar Yongle dari Dinasti Ming, hingga “Bunda Suci di Surga”, gelar yang diberikan oleh Kaisar Daoguang pada tahun 1839.

Baca Juga: [Bagian 1] Fakta Unik Kereta Cepat di Cina – Punya Jaringan Terbesar di Dunia dan Angkut 2 Juta Penumpang Per Hari

Sebelumnya, Dewi Mazu ini juga sempat tertangkap kamera tengah mengudara dari Cina menuju Malaysia di Business Class salah satu maskapai yang disamarkan.

Wah, ternyata Sang Dewi gemar plesiran juga ya!

 

 

Leave a Reply