Di 2021, Laut Pedalaman Seto Jepang Bakal Kehadiran Boat-Hailing yang Serba Bisa!

Laut Pedalaman Seto. Sumber: Traveller.com.au

Para warga dan pelancong yang datang ke Laut Pedalaman Seto sebentar lagi akan terjamah oleh teknologi yang akan meningkatkan pengalaman mereka. Ya, kelak mereka akan dapat ‘memanggil’ perahu dengan menggunakan aplikasi seperti halnya taksi online di daerah perkotaan. Perusahaan teknologi dan informasi, P. G. System yang mengembangkan teknologi ini rencananya akan mulai menguji coba keseluruhan teknologi ini pada musim panas 2019 ini.

Baca Juga: Francisco, Kapal Ferry Wisata dengan Kecepatan 51,8 Knot

Adapun ide awal dari pengadaan teknologi ‘pemanggil’ kapal ini dilatarbelakangi oleh penurunan layanan kapal ferry reguler di salah satu destinasi wisata favorit di Negeri Sakura. Selain itu, hadirnya teknologi semacam ini dipercaya akan meningkatkan sektor pariwisata di wilayah Laut Pedalaman Seto. Dengan kata lain, para pelancong atau warga yang tinggal di sekitaran Laut Pedalaman Seto tersebut akan dapat dengan mudah terhubung dengan pulau lainnya yang tersebar di sana.

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman asia.nikkei.com (25/6/2019), pihak P. G.System mengatakan bahwa mereka akan merilis versi komersial dari platform ini pada tahun fiskal 2021 mendatang.

Cara kerja dari aplikasi ini pun tidak jauh berbeda dengan aplikasi GoJek dan Grab di Indonesia pada umumnya – penumpang akan memilih port penjemputan dan destinasi tujuan (bahkan penumpang bisa menentukan rutenya sendiri), lalu aplikasi akan mencocokannya dengan kapal yang tersedia. Hal sedikit berbeda dapat Anda temui pada fitur pembayarannya, dimana pada aplikasi ini, pengguna dapat melakukan pembayaran di muka.

Pun dari sisi penyewa moda, mereka dapat menawarkan jasanya kepada calon penumpang hingga memeriksa reservasi yang sudah masuk ke akun mereka masing-masing hanya melalui aplikasi ini. Platform ini ditargetkan untuk menampung sekitar 60 kapal dan melayani sekitar 300 penumpang setiap harinya pada tahun fiskal pertama. Untuk setiap perjalanannya sendiri, target harga yang direncanakan oleh pihak perusahaan berkisar antara US$18 hingga US$28 – sebanding dengan tarif taksi air kebanyakan.

Baca Juga: Spesifikasi KMP Port Link, Kapal Ferry Teranyar dan Terbesar

Pihak pengembang juga berencana untuk membiarkan teknologi Artificial Intelligent untuk merekomendasikan penumpang rute-rute favorit.

“Jika pengguna berkenan, maka aplikasi ini bisa ditautkan ke mdia sosial pribadi dan membagikan pengalaman mereka di sana,” ujar salah satu pengembang di P. G. System, Hiroyuki Tsukuda.