Di Amerika Serikat, Uber Lebih Banyak Dipilih Untuk Atasi Situasi Darurat Medis! Kok Bisa?

0
Sumber: startlr.com

Sudah menjadi satu kewajaran manakala seseorang menghubungi petugas ambulans untuk mengantarkan penderita menuju rumah sakit. Tapi bagaimana jika bukan petugas ambulans yang dipanggil dalam kondisi darurat, melainkan pengemudi Uber? Tentu hal tersebut akan membuat Anda mengernyitkan dahi. Walaupun terdengar konyol, tapi seorang peneliti berhasil membuktikan hal tersebut dan membeberkannya ke publik.

Baca Juga: Disebut Ilegal, Layanan Uber Dicabut di Tel Aviv

Seperti yang dihimpun KabarPenumpang.com dari situs mashable.com (15/12/2017), seorang professor dari Department of Economics di University of Kansas, David Slusky dan rekannya Dr. Leon Moskatel dari Scripps Mercy Hospital’s Department of Medicine menyebutkan bahwa penelitian mereka menemukan penurunan terhadap penggunaan ambulans di Amerika Serikat. Kedua periset ini juga percaya bahwa layanan ride sharing seperti Uber menjadi aktor dibalik penurunan angka penggunaan ambulans tersebut.

Keduanya mengambil sampel dari 766 kota di Amerika Serikat dalam rentang waktu 2013 hingga 2015. Itu berarti, baik David dan Dr. Leon membandingkan sebelum dan sesudah layanan Uber ‘menyerbu’ kota-kota di Negeri Paman Sam ini. Setelah meninjau semua data yang ada, para peneliti ini menyimpulkan bahwa masuknya layanan Uber ke kota-kota tersebut telah mengurangi volume penggunaan ambulans sekitar tujuh persen.

Seperti yang kita ketahui bersama, layanan ride sharing seperti  Uber tidaklah dilengkapi dengan tenaga medis professional seperti yang ada di ambulans, tapi hal tersebut dinilai bukanlah menjadi alasan utama di balik angka penurunan penggunaan ambulans ini. David dan Dr. Leon sepakat bahwa biaya penyewaan ambulans yang terkadang mencapai ribuan dolar menjadi beban tersendiri bagi para penyewa. Mereka lebih memilih untuk menggunakan layanan Uber karena memang terbukti lebih murah dan bisa mengantar pasien menuju rumah sakit lebih cepat (dilihat dari ukuran mobil). “Para penyewa akan mempertimbangkan tentang kesehatan dan harga sewanya (ambulans),” tutur David.

Baca Juga: Waspada! Pengemudi Uber Punya Trik Baru Untuk Kelabui Penumpang

Tanpa terkecuali, layanan ride sharing Uber akan mengantarkan Anda menuju destinasi tujuan termasuk rumah sakit. Bahkan, tidak sedikit para pengguna layanan Uber ini meminta agar si pengemudi lebih cepat sampai karena berada dalam kondisi yang darurat. “Kami bersyukur layanan kami telah membantu banyak orang yang berada dalam kondisi darurat agar bisa mendapatkan penanganan medis secepatnya,” ungkap juru bicara Uber.

“Penting untuk diingat bahwa Uber bukanlah pengganti petugas penegak hukum atau profesional medis. Jika terjadi keadaan darurat medis, kami selalu mendorong setiap orang untuk menghubungi 911.” Imbuhnya.

Leave a Reply