Di Tengah Tekanan Corona, Garuda Indonesia Pastikan Penerbangan Tetap Normal ke Korea Selatan

1
Airbus A330-900neo milik Garuda Indonesia. Sumber: LN Eka Prakasa (Indonesian Plane Spotter, Facebook.com)

Selain Cina Daratan, wabah virus corona juga menjadi momok menakutkan di Korea Selatan, pasalnya sampai saat ini kasus corona telah mencapai 6.000, menjadikan Negeri Ginseng ini menjadi negara terbesar yang melaporkan kasus di luar pusat wabah di Cina. Namun, maskapai Garuda Indonesia memastikan layanan operasional penerbangan dari dan menuju Incheon, Seoul, Korea Selatan hingga kini tetap beroperasi dengan normal.

Baca juga: Cegah Virus Corona di Kabin, Inilah Sejumlah Langkah yang Dilakukan Maskapai Penerbangan

Hal tersebut menyusul kebijakan yang ditetapkan Kementerian Luar Negeri terkait larangan masuk dan transit ke Indonesia bagi para pendatang/travellers yang dalam 14 hari terakhir melakukan perjalanan di sejumlah kota di Iran, Italia dan Korea Selatan.

Dalam siaran pers yang diterima KabarPenumpang.com (5/3/2020), Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan, “Dengan adanya kebijakan larangan masuk tersebut, saat ini Garuda Indonesia terus melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian dan otoritas terkait agar kebijakan tersebut dapat ditindaklanjuti dengan baik, khususnya dalam hal tindakan preventif yang perlu dilakukan dari segi operasional penerbangan guna memitigasi risiko penyebaran Covid-19 dari dan ke Negara/kota-kota yang terdampak.”

Saat ini Garuda Indonesia melayani sebanyak 14 frekuensi penerbangan dari dan menuju Seoul setiap minggunya yang terdiri dari rute penerbangan Jakarta-Seoul vv dan Denpasar-Seoul vv yang masing masing dilayani sebanyak 7 kali per minggu.

Garuda Indonesia secara konsisten telah melakukan langkah-langkah preventif guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 melalui pelaksanaan disinfeksi pesawat, penyediaan sarana hand sanitizer dan masker untuk kebutuhan awak pesawat dan kebutuhan mendesak penumpang, penggantian HEPA (High Efficiency Particulate Air) filter pada armada yang digunakan untuk penerbangan ke dan dari destinasi yang terdampak penyebaran covid-19 serta pemeriksaan rutin kepada awak kabin yang bertugas pada saat sebelum dan setelah bertugas.

Baca juga: HEPA, Teknologi yang Mampu Bersihkan Radioaktif hingga Virus Corona di Dalam Kabin Pesawat

Garuda Indonesia akan terus memantau situasi terkini atas perkembangan epidemi Covid-19 dan berkoordinasi dengan kementerian dan otoritas terkait untuk mengambil tindakan yang sekiranya diperlukan guna pencegahan penyebaran virus Covid-19 ini.

1 COMMENT

  1. Menurut saya walaupun wabah penyakit corona masih menjadi berita trending dan menjadi penyakit yang menular tetapi penerbangan harus tetap dijalankan karena kepentingan bisnis dan juga agar tidak adanya kerugian dalam perusahaan garuda, tetapi penerbangan harus mengutamakan keamanan dan kenyamanan serta pencegahan terhadap virus tersebut .

Leave a Reply