Digadang Beroperasi Akhir 2020, Turki Siap Uji Coba Kereta Listrik Produksi Lokal Pertama

0
Kereta listrik buatan Turki (hurriyetdailynews.com)

Turki mulai melakukan uji coba untuk kereta listrik pertama yang diproduksi di dalam negeri pada Senin (29/6/2020) dan uji di jalur rel dijadwalkan pada 30 Agustus 2020 mendatang. Menteri Teknologi dan Industri Turki Mustafa Varank mengatakan, kereta ini kemungkinan akan mulai beroperasi pada akhir tahun 2020.

Baca juga: Setelah Ditangguhkan, Kereta dari Turki ke Iran Kembali Beroperasi

Dia mengatakan, selama pandemi Covid-19, personel Turkey Wagon Industry Corporation (TÜVASAŞ) terus bekerja keras untuk menyelesaikan proyek tersebut. Dilansir KabarPenumpang.com dari laman hurriyetdailynews.com (29/6/2020), desain dan kecepatan operasi set kereta pertama yang diproduksi ini direncanakan masing-masing 176 km per jam dan 160 km per jam.

Varank menjelaskan bahwa kereta ini dirancang untuk perjalanan antarkota dan pembuatan dengan manufaktur lokal hanya menelan biaya 20 persen lebih rendah dari model impor yang sebanding. Dia menambahkan, ini juga akan berperan untuk pengembangan industri dalam negeri Turki.

Sebab tim di TÜVASAŞ berhasil memproduksi bodi aluminium, melakukan pengecatan dan tes sandblasting di kereta pada tahun 2019 kemarin. Sedangkan sistem kontrol dan manajemen kereta dikembangkan oleh produsen pertahan Turki ASELSAN. Varank mengatakan untuk komponen lainnya seperti subsistem, perangkat lunak, perangkat keras, iklim dan sistem pencahayaan juga dibeli secara lokal.

“Prototipe adalah 60 persen bersumber dari dalam negeri dan kami berharap untuk meningkatkan tingkat itu menjadi 80 persen setelah memulai produksi massal,” kata Varank.

Varank mencatat bahwa volume tahunan sektor sistem perkeretaapian global sekitar 160 miliar euro ($180 miliar) dan diperkirakan akan meningkat dengan cepat. Dia menambahkan, Turki yang sudah bisa bisa membuat kereta listrik mereka sendiri akan menghabiskan 15 miliar euro untuk sistem kereta api berikutnya.

Menteri Transportasi dan Infrastruktur Adil Karaismailoglu mengatakan TÜVASAŞ, yang didirikan sebagai fasilitas perbaikan kereta api, telah menjadi produsen sistem kereta api terbesar di Timur Tengah. Dia mengatakan akan memperhatikan TÜVASAŞ yang melanjutkan operasinya dengan nama Perusahaan Industri Utilitas Sistem Kereta Turki (TÜRASAŞ). Tak hanya itu, Karaismailoglu menambahkan, kementerian akan memprioritaskan proyek-proyek kereta api di periode mendatang.

Baca juga: Lockdown di Turki, Bikin Beruang Cokelat Cari Makan di Stasiun

“Kami akan berusaha menjadikan Turki sebagai pusat produksi kereta api yang penting,” kata dia.

Negara ini telah menghabiskan 880 miliar lira ($338,46 miliar) dalam infrastruktur transportasi dan komunikasi selama 18 tahun terakhir dan 162 miliar lira ($62,3 miliar) dari jumlah ini untuk sistem kereta api.

Leave a Reply