Dirut: LRT Jakarta Tidak Cuma 5,8 tapi Sudah 420 kilometer!

0
Direktur utama PT. LRT Jakarta, Wijanarko. Foto: Kabar Penumpang/Alpin Hardiyansah

Direktur utama (Dirut) PT. Light Rail Transit (LRT) Jakarta, Wijanarko, menyindir pihak-pihak yang mengatakan bahwa LRT Jakarta terlampau pendek, yakni hanya sejauh 5,8 kilometer. Menurutnya, perusahaan yang dipimpinnya tersebut bukan hanya 5,8 kilometer, sebagaimana yang disebut banyak orang, melainkan kini sudah lebih panjang, mencapai 420 kilometer.

Baca juga: Rampung Uji Publik, LRT Jakarta Siap Beroperasi Penuh Mulai 1 Desember

“LRT ini tidak cuma 5,8 (kilometer) sudah 420 kilo karena nyambung dengan Transjakarta karena mereka (masyarakat) belum mencoba aja. Pasti enak kok. Murah. 8.500 sampe pelosok Jakarta. Yakin,” katanya di sela-sela acara yang bertajuk “Berbagi Kebahagiaan di Stasiun LRT Jakarta”, Jum’at, (14/2), di Stasiun LRT Pulomas, Jakarta.

Lebih lanjut, pihaknya, melalui Arnold Kindangen, General Manager of Corporate Secretary, juga menolak bahwa LRT Jakarta dikatakan sepi. Pasalnya, belum lama ini LRT sempat mencatatkan rekor pengunjung terbanyak. Padahal, sebagaimana yang santer diberitakan, sejak mulai diberlakukan tarif normal (atau sejak periode uji coba berakhir) pada akhir tahun lalu, pengguna LRT Jakarta memang sempat anjlok.

“Jadi di posisi tanggal 8 Februari kemarin kita memecahkan rekor juga selama ini dari kita komersial itu diangka 7.400. sementara kita angka tertinggi kita itu ada di bulan Januari itu diangka 5.400. tapi memang perlu disampaikan juga, kita masih rata-rata diangka 4.000. Kalau target kita itu 7.000 dari panjang trek kita yang hanya 5,8 ya,” jelasnya.

Oleh karenanya, LRT Jakarta saat ini tengah melakukan berbagai program untuk menjaga tren positif tersebut (hingga 7.400 pengunjung sehari). Di antaranya seperti acara yang pada Jumat hingga dua hari ke depan diselenggarakan.

Sebagaimana yang sudah disinggung di atas, dalam rangka mempererat sinergi dengan berbagai pihak, PT LRT Jakarta berkolaborasi dengan pemerintah dan swasta untuk menggelar kegiatan bersama ratusan kaum lansia, anak yatim, dan anak-anak korban banjir yang berdomisili di sekitar Stasiun LRT Jakarta.

Baca juga: Stasiun Velodrome LRT Jakarta dan Halte Pemuda TransJakarta Kini Resmi Terkoneksi

Acara yang bertajuk “Berbagi Kebahagiaan di Stasiun LRT Jakarta” ini berlangsung mulai hari Jumat, 14 Februari 2020 hingga Minggu, 16 Februari 2020 di Stasiun Pulomas, Jakarta Timur. LRT Jakarta menggandeng, Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Suku Dinas PPKUKM Jakarta Timur, Suku Dinas Sosial Jakarta Timur, Bank DKI, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Duit HaPe, Dompet Dhuafa, Lazismu, Matahatimu.org, Muslimnesia, Enesis Group, Danone Aqua, dan Waste for Change.

Direktur Utama LRT Jakarta menyampaikan, melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, tercapai sebuah niat dan pesan untuk menyampaikan kebaikan dan berbagi kebahagiaan. Harapannya, melalui momen ini, energi positif yang dihasilkan dari melakukan kebaikan akan membuahkan berkah untuk kita semua dan meringankan langkah untuk bersama-sama menciptakan kota Jakarta yang lebih baik lagi, sesuai dengan visi yang sering diungkapkan pak Gubernur DKI Jakarta, Maju kotanya Bahagia Warganya. (Alpin Hardiyansah)

Leave a Reply