Diterjang Badai Salju, Halte Bus di Cina Ambruk Tewaskan Calon Penumpang

Korban luka akibat runtuhnya halte bus

Badai salju kini tengah melanda daratan Cina, satu orang dilaporkan tewas dan 20 lainnya luka-luka akibat lima halte bus ambruk di Hefei, ibukota Provinsi Anhui di Cina Bagian Timur, Kamis (4/1/2018). Penumpang yang meninggal diketahui seorang wanita berusia 61 tahun.

Baca juga: Kenapa Kapal Pesiar Bisa Tahan Terjangan Badai? Ternyata Jawabannya Sangat Sederhana!

Musibah ini berawal dari badai salju yang terjadi pada Rabu (3/1/2018) dan membuat salju menumpuk setebal 30 cm di halte-halte bus. KabarPenumpang.com mengabarkan bahwa kejadian ambruknya halte bus ini terjadi pada jam sibuk dimana para penumpang menunggu bus pada halte-halte tersebut.

“Kejadian itu terjadi pada jam sibuk, Banyak penumpang menunggu di bawah atap untuk menunggu bus. Atap tiba-tiba saja hancur tanpa ada peringatan apapun,” ujar seorang saksi yang di kutip KabarPenumpang.com dari laman gbtimes.com (5/1/2018).

Halte yang runtuh di Hefei, Cina Timur (www.szdaily.com)

Diketahui kurang dari satu tahun sebanyak 15 halte di Hefei runtuh total dan semuanya berada di Jalan Wangjiang, Hefei. Akibat ambruknya halte-halte ini, masyarakat mempertanyakan kualitas dari bangunan halte tersebut dan mengkritik pekerjaan konstruksi yang di anggap buruk ini.

Kemudian ada juga yang mempertanyakan siapa yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Zhang Jiaxiang, kepala Biro Manajemen Proyek Utama yang menanggapi runtuhnya halte-halte ini mengatakan, tim tanggap darurat telah dibentuk dalam semalam untuk melakukan penyelidikan di tempat kejadian.

Jiaxiang juga berjanji, jika tim penyelidikan telah menemukan alasan runtuhnya halte-halte tersebut, maka masyarakat akan segera diberitahu alasannya. Selain runtuhnya halte-halte bus, tiga bandara di tutup dan sembilan lainnya mengalami penundaan cukup lama karena badai salju yang lebat.

Dua diantara bandara yang ditutup tersebut berada di Anhui yakni Bandara Internasional Hefei Xinqiao dan bandara Fuyang Xiguan. Adanya peringatan terkait badai salju ini sendiri sudah disampaikan oleh observatorium provinsi.

Satu bandara lainnya yakni andara Jining Qufu di provinsi pesisir Shandong telah ditutup. Beberapa landasan pacu di bandara lain juga ditutup dan menyebabkan penundaan. Tak hanya itu, akibat badai salju ini aktivitas di Bandara Internasional Beijing juga ikut terkena dampak dengan penundaan pemberangkatan. Beberapa jalan raya di Henan Tengah dan Ningxia barat laut juga ditutup karena salju.

Baca juga: Belanda Diterpa Cuaca Buruk, Bandara Schiphol Bakal Lebih Sepi di Akhir Tahun

Salju salju di Xian, ibu kota provinsi Shaanxi, juga menyebabkan tertundanya banyak kereta berkecepatan tinggi. Pusat meteorologi mengatakan hujan lebat atau salju di kawasan pusat dan timur China selama minggu depan.