Emirates Kini Suruh Pramugari Juga Bersihkan Toilet Demi Penumpang

0
Pramugari Emirates. Foto: Emirates

Emirates dilaporkan mulai mengerahkan pramugari paling junior untuk ikut bersihkan toilet, sebagai pengganti Cabin Service Attendants (CSA). Hal itu dilakukan guna menekan kemungkinan paparan Covid-19 di pesawat.

Baca juga: Emirates Jadi Maskapai Pertama Tawarkan Asuransi Covid-19 Gratis ke Penumpang! Simak Syaratnya

Tak seperti kebanyakan maskapai, salah satu maskapai terbaik dunia itu memang memiliki CSA dalam jumlah besar. CSA tersebut biasanya ditugaskan untuk menjaga kebersihan first class shower spa di armada A380 serta seluruh toilet di pesawat lainnya.

Tetapi, pandemi Covid-19 memaksa perusahaan untuk mem-PHK CSA. Praktis, mau tak mau, peran yang dimainkan CSA sebelumnya akan beralih ke pramugari. Untuk menjaga marwah, sementara waktu ini, hanya pramugari junior saja yang akan ambil bagian dalam tugas baru sebagai petugas kebersihan toilet.

Diberitakan paddleyourownkanoo.com, selama dalam penerbangan, pramugari tersebut hanya fokus membersihkan toilet saja dan terpisah dengan pramugari lainnya yang melayani penumpang.

Para pramugari tersebut setidaknya wajib membersihkan toilet setiap 45 menit sekali. Teknis pembersihannya sendiri ialah mendisfeksi seluruh bagian toilet yang sering dikontak banyak orang. Adapun berapa pramugari yang ditugaskan maskapai untuk bersihkan toilet di setiap penerbangan tidak dijelaskan lebih lanjut.

Selama bertugas, pramugari yang ditugaskan sementara waktu jadi petugas kebersihan toilet itu akan dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD), seperti masker, sarung tangan, face shield, dan hazmat, sebagaimana seluruh pramugari yang bertugas.

Di samping itu, untuk melindungi penumpang lain dan pramugari serta para awak pesawat lainnya, Emirates juga telah mewajibkan seluruh penumpang, sekalipun transit, untuk melengkapi perjalanan mereka dengan sertifikat negatif Covid-19 mulai 1 Agustus mendatang.

Sertifikat negatif Covid-19 di sini bukan hasil rapid test, seperti yang diterapkan di Indonesia, melainkan sertifikat negatif Covid-19 hasil PCR test. Pemberlakukan kebijakan itu juga sejalan dengan langkah strategis Emirates lainnya dalam upaya membangun kepercayaan penumpang.

Sebelumnya, Emirates didapuk menjadi maskapai penerbangan pertama yang menawarkan penumpang asuransi Covid-19 gratis senilai hingga $174,000. Asuransi kesehatan Covid-19 gratis Emirates itu menjamin kesehatan penumpang bila mana mereka positif terpapar virus yang diduga bersumber dari Wuhan, Cina, itu setelah menyelesaikan perjalanan bersama maskapai asal Dubai, Uni Emirat Arab tersebut.

Selain itu, seluruh beban biaya yang ditimbulkan akibat penumpang positif terpapar corona setelah menikmati penerbangan Emirates juga akan ditanggung maskapai. Seperti wajib karantina, biaya perawatan, dan PCR test senilai $115 per hari selama 14 hari.

Pendiri merangkap CEO Emirates, Sheikh Ahmed bin Saeed Al Maktoum, menjelaskan, kebijakan tersebut bukan inisiatif perusahaan yang dipimpinnya, melainkan datang langsung dari Perdana Menteri, Wakil Presiden Uni Emirat Arab, sekaligus Emir dari Monarki Absolut atau Kerajaan Dubai, Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum.

“Langkah ini akan membantu meningkatkan kepercayaan penumpang di setiap perjalanan dan sekali lagi menempatkan Emirates dan Dubai sebagai pemimpin industri penerbangan,” jelas CEO yang juga presiden Otoritas Penerbangan Sipil Dubai, seperti dikutip dari paddleyourownkanoo.com.

Baca juga: Mengaku Rekam Video Awak Kabin Kirim Pesan Singkat via Ponsel, Penumpang ini Berusaha Peras Emirates

Menariknya, jaminan asuransi Covid-19 gratis Emirates ini berlaku selama 31 hari setelah trip pertama mereka bersama salah satu maskapai terbesar di dunia ini. Bahkan, asuransi tersebut tetap berlaku sekalipun penumpang Emirates sudah wara-wiri ke seluruh penjuru dunia.

Apabila penumpang tersebut divonis positif corona, sekalipun patut diduga mereka tertular di tempat lain dan bukan saat atau beberapa hari pasca terbang bersama Emirates, selama masih di bawah 31 hari, biaya pengobatan dan perawatan penumpang positif Covid-19 akan tetap ditanggung maskapai. Luar biasa, bukan?

Leave a Reply