Fakta Unik! Penerbangan Perdana British Airways Ternyata Hanya Membawa Satu Penumpang

Sumber: deviantart.com

Jika mendengar nama maskapai ini, tentu Anda sudah dapat menebak domisilinya. Ya, British Airways merupakan maskapai asal Tanah Britania yang berdiri sejak 31 Maret 1974. Flag Carrier Inggris ini terkenal juga sebagai maskapai terbesar di tanah kelahirannya berdasarkan jumlah armada yang dioperasikannya.

Tahukah Anda bahwa salah satu penumpang maskapai ini pernah ada yang meninggal di dalam penerbangannya. Agar penumpang lain tidak curiga, awak kabin lalu memasangkan kacamata hitam, menyediakan vodka di depannya, dan menyematkan koran di sela-sela tangannya, membuatnya seolah orang yang masih hidup sedang membaca koran.

Baca Juga: Inilah Fakta Ryanair, Maskapai Penerbangan Berbiaya Murah yang Penuh Kontroversi

Wah, ada-ada saja ya ide dari si awak kabin ini. Tapi jika dipikir-pikir, perlakuan terhadap jenazah tersebut dapat mencegah kepanikan di dalam kabin. Dapatkah Anda bayangkan jika jenazah tersebut ditutupi selimut dan membuat penumpang lain menaruh curiga bahwa ia tengah dalam perjalanan bersama orang meninggal? Tentu hal seperti itu akan lebih menyeramkan, ya!

Ladies and gentlement, fasten your seatbelt! Berikut adalah sejumlah fakta unik dari maskapai British Aiways yang berhasil dikutip KabarPenumpang.com dari laman directtraveller.com.

Penerbangan Perdana yang Sangat Bersejarah
Pada 25 Agustus 1919, ketika British Airways masih menggunakan nama Aircraft Transport and Travel Limited (AT&T), pihak maskapai baru saja meluncurkan penerbangan internasional terjadwal dari London menuju Paris. Uniknya, pada penerbangan perdana tersebut, British Airways hanya mengangkut satu penumpang saja! Sisanya yang diangkut adalah koran, krim Devonshire, dan selai.

Pilot Wanita
Hanya 5% dari pilot British Airways berjenis kelamin perempuan – itu berarti hanya 200 dari 4.000 pilot yang dipekerjakan oleh maskapai. Kenyataannya, angka tersebut masih di atas rata-rata nasional untuk pilot, tetapi itu adalah masalah yang sangat ingin diperbaiki oleh pihak maskapai. Pilot wanita melaporkan bahwa mereka sering disalahartikan sebagai awak kabin, karena penumpang masih berasumsi bahwa pilot semuanya berjenis kelamin laki-laki. British Airways sekarang secara aktif merekrut lebih banyak pilot wanita untuk mencoba menyeimbangkan statistik, dan menghilangkan stereotip ini.

Baca Juga: Bukan Nama Anak Artis, Ini Dia Fakta Unik Seputar El Al Airlines

Antara British Airways dan Teh
Tahukah Anda bahwa British Airways menyediakan 35 juta cangkir teh untuk penumpangnya setiap tahun? Maskapai ini mengangkut lebih dari 40 juta penumpang setiap tahunnya lengkap dengan segelas teh. British Airways juga menyediakan 36,5 juta makanan dan 3,7 juta botol wine setiap tahunnya. Tentu saja itu bukan prestasi yang buruk untuk sebuah maskapai yang memulai penerbangan perdananya hanya dengan satu penumpang, bukan?