MRT Fase II Hingga ke Ancol? Budi Karya: Nilai Investasi Bisa Bengkak Rp10 Triliun

Ground breaking fase II Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta akan mulai berlangsung pada Januari 2019 mendatang. Perpanjangan fase II ini akan dimulai dari Bundaran Hotel Indonesia (HI) sampai ke Kampung Bandan dan sempat diusulkan diperpanjang hingga Ancol, Jakarta Utara. Perpanjangan hingga ke Ancol ini merupakan usulan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Baca juga: Terkoneksi dengan Fase II, Waktu Tempuh MRT dari Lebak Bulus ke Kampung Bandan Hanya 45 Menit!

“Memang itu usulan dari kami, itu rancangan yang ada, sekarang pembangunan yang fase II sampai ke Kota, tetapi kami ingin bicarakan untuk bisa menjangkau langsung ke timur,” ujar Anies yang dikutip KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber.

Dia menambahkan, pembangunan tersebut sesudah dari Kota akan belok ke arah timur yakni ke Ancol dan stadion BMW. Anies sendiri mengatakan, usulan ini sebenarnya masih dalam tahap pembicaraan dan sudah disampaikan ke Presiden Joko Widodo saat meninjau proyek MRT fase I pada Selasa (6/11/2018) kemarin.

“Sebetulnya ini adalah paparan di dalam pembicaraan dengan pihak pusat dan Jepang,” tambahnya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga sebelumnya mengatakan akan mempercepat pembangunan MRT fase II dan rencananya akan dimulai akhir tahun 2018 dan diperpanjang hingga ke Ancol. Sebab, diperpanjang jalur MRT fase II mengingat besarnya kebutuhan transportasi di wilayah tersebut.

“Arahan Presiden sangat menantang, beliau ingin kami sudah segera mulai pembangunan fase 2 ke Stasiun Kota. Bahkan setelah itu dimungkinkan bisa ke lebih timur hingga Ancol,” kat Budi Karya.

Baca juga: Senilai Rp9,4 Triliun, Indonesia dan Jepang Lakukan MoU Peminjaman Dana Proyek MRT Fase II

Budi menambahkan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, pembangunan MRT jalur timur barat (lintas Balaraja-Cikarang) bisa bersamaan dengan pembangunan fase dua dari Bundaran HI sampai Ancol. Budi Karya menjelaskan jika perpanjangan ke Ancol terjadi, maka nilai investasiunya akan membengkak sekitar Rp10 triliun.

“Ada tambahan, mungkin tambah Rp 10 triliun lagi,” ujar Budi Karya.

Saat ini pengerjaan proyek MRT Jakarta fase I sudah mencapai 97 persen dan diperkirakan Maret 2019 akan mulai beroperasi dari Lebak Bulus hingga ke Bundaran Hotel Indonesia (HI).