Famipay Hadir di Jepang, Akankah Hadir di FamilyMart Indonesia?

(asia.nikkei.com)

Pembayaran dengan menggunakan aplikasi saat ini semakin berkembang, selain memudahkan masyarakat dengan tak perlu repot membawa uang tunai, juga dalam pembayaran yang hanya tinggal men-scan kode QR. Bahkan, dengan Kode QR tersebut, pengguna aplikasi bisa mendapatkan cashback atau pengembalian uang. Tak hanya itu, dengan aplikasi, pelanggan tidak hanya bisa membayar belanjaan di toko ritel melainkan membayar tiket moda transportasi

Baca juga: MRT Jakarta Gandeng GoJek Kembangkan Bisnis dan Mobile Payment via Aplikasi

Baru-baru ini Jepang dengan ritel FamilyMart-nya menyediakan pembayaran berbasis aplikasi pada bulan Juli 2018 kemarin. Aplikasi Famipay ini akan tersedia di 17 ribu toko ritel di seluruh Jepang dengan memindai kode QR di kasir saat membayar.

Dilansir KabarPenumpang.com dari asia.nikkei.com (27/12/2018), kehadiran Famipay akan menjadi terobosan baru untuk mendorong pelanggan Jepang beralih ke pembayaran tanpa uang tunai. Sebab dari data penetrasi yang didapat, baru sekitar 20 persen transaksi di Jepang tanpa uang tunai termasuk pembayaran kartu kredit.

Memang lebih sedikit jika dibandingkan dengan Korea Selatan yang 90 persen dan Cina 60 persen pembayaran tanpa uang tunai. Dengan adanya Famipay, pemerintah Jepang memiliki tujuan untuk meningkatkan jumlah pelanggan yang membayar tanpa uang tunai menjadi 40 persen tahun 2025 mendatang.

Peningkatan tersebut juga tergantung penyebaran pembayaran dengan kode QR yang dapat dibaca perangkat seluler sederhana yang ada di toko. Sebenarnya di Jepang sudah menggunakan Suica yang diterbitkan oleh East Japan Railway dimana ini adalah sebuah kartu pembayaran dengan chip yang tertanam.

Sayangnya bila di toko ritel harganya terlalu mahal, alat pembaca kartu tersebut berkisar harga $500-$1000 atau Rp7,2 juta-Rp14,5 juta. Kehadiran kode QR ini sendiri diharapkan memungkinkan pembayaran angsuran yang lebih murah dibanding sistem pembayaran elektronik.

Untuk menggunakan Famipay, pelanggan harus mengunduh aplikasi yang menampilkan kode QR. Pengguna dapat menambahkan uang ke akun mereka dengan membayar kasir FamilyMart. Mereka juga dapat menautkan akun mereka ke kartu kredit, tetapi tidak ada plastik yang dikeluarkan.

Sistem pembayaran tanpa uang tunai didorong secara agresif di seluruh dunia, sebagian besar oleh perusahaan internet seperti Apple, Japan’s Line, dan Grab Singapura. Dua metode pembayaran digital utama China, Alipay dan Tencent Holdings ‘WeChat Pay yang berafiliasi dengan Alibaba Group, keduanya berdasarkan pada kode QR.

Saingan FamilyMart Seven-Eleven Jepang berencana untuk memperkenalkan layanan serupa di musim panas. Sistem cashless FamilyMart dikembangkan oleh perusahaan patungan antara FamilyMart Uny Holdings dan perusahaan induk Itochu.

Baca juga: Angkasa Pura II dan Telkomsel Hadirkan Airport ePayment

Ini akan diperkenalkan melalui pembaruan ke aplikasi smartphone FamilyMart yang ada, sekarang digunakan untuk mengeluarkan kupon. Aplikasi itu telah diunduh dua juta kali, sejumlah yang diharapkan FamilyMart naik menjadi 10 juta. FamilyMart juga ingin aplikasi pembayaran dapat digunakan di pengecer diskon Don Quijote, mitra pengikat.

Ada kemungkinan Famipay bisa digunakan di Indonesia, apalagi sebentar lagi MRT Jakarta akan mengular di Maret 2019 dan FamilyMart termasuk dalam salah satu ritel yang berada di stasiun MRT Jakarta.