Hadapi Order Fiktif dan GPS Palsu, GoJek Ambil Tindakan Preventif dengan Kecerdasan Buatan

Sumber: sindikat.co.id

Orderan fiktif dan penggunaan GPS palsu belum lama ini kembali marak serta membuat para ojek online merugi. Kecurangan ini kemudian membuat pihak GoJek mengambil langkah preventif untuk memastikan ekosistem mitra aman dari perlakuan tersebut, selain prosedur korektif yang telah dijalankan selama ini.

Baca juga: Viral Video Penumpang Marah di Facebook, Pengemudi GoJek di Panggil LTA Singapura

Dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, adanya orderan fiktif dan penggunaan GPS palsu ini dianggap mengganggu kenyamanan pelanggan dan aktivitas mitra pengemudi yang berlaku jujur saat mencari nafkah. Adapun langkah preventif yang diambil oleh GoJek adalah dengan melakukan pendeteksian melalui sistem dengan mengamankan ekosistem secepat mungkin dari dua perilaku merugikan berbagai pihak tersebut.

Algoritma kecerdasan buatan yang dibuat pihak GoJek akan mampu menghalau order fiktif, bahkan ini bisa ditelusuri sebelum masuk ke dalam akun mitra pengemudi. Chief of Public Policy and Government Relations GoJek, Shinto Nugroho mengatakan, pihaknya telah menyiapkan cara untuk menggagalkan praktik kecurangan dari orderan fiktif.

“Berdasarkan data dari tim anti fraud atau kecurangan, GoJek mampu mendeteksi pengguna aplikasi GPS palsu dengan akurasi hingga 98 persen. Kami menindaklanjuti setiap temuan, baik secara otomatis melalui sistem, maupun dengan penindakan hukum melalui laporan yang kami buat kepada pihak kepolisian,” kata Shinto yang dikutip dari tribunnews.com, Kamis (14/2/2019).

Dia mengatakan, sikap tersebut merupakan bentuk komitmen GoJek dalam memastikan ekosistem yang aman bagi seluruh pelanggan dan mitra. Pendeteksian tersebut dilakukan untuk menjadi dasar bagi pengiriman pesan pengingat kepada mitra driver agar menjauhi perilaku tersebut sehingga terhindar dari sanksi baik suspen ataupun pemutusan kontrak mitra dengan GoJek.

“Pengguna GPS palsu akan diidentifikasi, diedukasi, ditegur hingga diberi sanksi,” paparnya.

Baca juga: GoJek Kalah Saing, Grab Maju Selangkah Hadirkan Fitur Asuransi

Untuk diketahui, sebelumnya pihak Polda Metro Jaya berhasil membekuk koordinator sindikat pelaku order fiktif yang telah mengganggu ketenangan mitra driver GoJek dalam mencari nafkah. GoJek bersama Polda Metro Jaya berkomitmen untuk memproses secara hukum oknum yang tergabung dalam sindikat pelaku order fiktif.