Hadirkan Desain Doodle, Google Rayakan Hari Jadi Tactile Paving Ke-52

Sumber: The Straits Times

Anda masih ingat dengan tactile paving yang biasa ditemui di trotoar atau infrastruktur transportasi lain? Nah, instrumen yang berfungsi sebagai ‘penuntun’ langkah bagi penyandang disabilitas (tuna netra) ini ternyata baru saja memperingati hari jadinya yang ke-52 tahun. Sebagai salah satu bentuk apresiasi dan penghormatan terhadap Seiichi Miyake, orang yang pertama kali menetaskan ide dari tactile paving ini, mesin pencarian Google pun memajang gambar intrumen tersebut di laman utama.

Baca Juga: Sering Terlupakan, Tactile Paving Penting Sebagai “Pemandu” Kaum Difabel

Tarik mundur ke tahun 1965, dimana Seiichi Miyake menjadi orang yang pertama kali menelurkan ide tentang kehadiran tactile paving di tempat-tempat umum. Kala itu, Seiichi Miyake menghabiskan kocek pribadinya untuk mengembangkan tactile paving. Hal ini ia tempuh hanya demi untuk membantu temannya yang mengalami masalah pada penglihatannya. Sejak saat itu, tactile paving menjadi instrumen yang lazim kita temukan di mana-mana.

Jika diperhatikan, ada dua jenis dari tactile paving ini – bulatan kecil dan garis lurus. Tactile paving dengan bentuk bulatan kecil menandakan bahwa para penyandang tuna netra ini akan mendekati satu area yang berbahaya, seperti persimpangan jalan, atau batas akhir di peron kereta api. Sementara untuk yang berbentuk lurus, ini menandakan bahwa penyandang tuna netra berada di lokasi yang aman.

Kendati ide dari pengadaan tactile paving ini sudah ada sejak tahun 1965, namun Seiichi Miyake baru bisa mengaplikasikan inovasinya ini pertama kali pada tahun 1967. Adapun lokasi yang dipilih pertama kali untuk pengadaan tactile paving ini adalah di Okayama School – untuk membantu para penyandang tuna netra di kota Okayama. Satu dekade berselang, Pemerintah setempat mewajibkan semua daerah di Jepang untuk mengaplikasikan penemuan dari Seiichi Miyake ini – tidak terkecuali di stasiun kereta api.

Baca Juga: Perusahaan Bus di California Hadirkan Peta Audio dan Tactile Untuk Kaum Difabel

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman straitstimes.com (21/3/2019), Google juga mengaplikasikan tactile paving di laman utama mereka, dengan konsep doodle yang lucu. Mesin pencarian ini mewarnai bulatan tactile paving dengan warna khas mereka – biru untuk huruf G, merah untuk huruf O, kuning untuk huruf O, biru untuk huruf G, hijau untuk huruf L, dan merah untuk huruf E.