Hanya dari Biaya Bagasi, Maskapai Global Raup Untung Hingga Ratusan Triliun Rupiah

Pengambilan bagasi Terminal 4 Bandara Changi Singapura (Mirror)

Maskapai penerbangan di seluruh dunia memperoleh pendapatan sekitar US$28.1 miliar (Rp402,6 triliun) dari biaya bagasi pada tahun 2018 kemarin. Angka tersebut dikabarkan mengalami peningkatan sebanyak 110 persen dari tahun 2014 lalu, dimana laporan ini disadur dari IdeaWorksCompany dan CarTrawler. Laporan Pendapatan Perkiraan Biaya Bagasi Global CarTrawler menunjukkan bahwa uang yang diperoleh dari biaya bagasi mencapai 3,2 persen dari pendapatan maskapai global dibandingkan dengan angka 2014, di mana biaya tersebut menyumbang 1,8 persen.

Baca Juga: Bagasi Cuma-cuma Hilang dari Penerbangan Domestik Lion Air, Bagaimana Reaksi Penumpang?

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman airport-technology.com (2/5/2019), sebuah laporan lebih lanjut mengungkapkan bahwa pendapatan tambahan global untuk maskapai penerbangan meningkat menjadi US$92,9 miliar (Rp1.331,02 triliun) di seluruh dunia untuk tahun 2018. Angka tersebut hanya diambil dari 20 maskapai top yang tersebar di seluruh dunia.

Meningkatnya angka pendapatan dari sektor bagasi pesawat ini semakin merangkak manakala terjadi pertumbuhan yang cukup signifikan dari sektor Low Cost Carrier (LCC) atau penerbangan berbiaya rendah. Ya, layanan jenis ini memang sedikit banyaknya memberikan ‘pemasukan’ tambahan bagi pendapatan maskapai dari sektor bagasi.

“Nilai pendapatan maskapai (a’la carte revenue) mengalami peningkatan sekitar 128 persen pada rentang tahun 2014 hingga 2018,” ujar kepala komersial CarTrawler, Aileen McCormack.

Lebih lanjut, Aileen mengatakan bahwa tidak aneh apabila pendapatan dari segi bagasi juga mengalami pertumbuhan yang cukup pesat. “Jadi tidak mengherankan jika pendapatan biaya bagasi mengalami pertumbuhan dengan margin yang sama besar, baik dalam hal nilai moneter maupun presentase pendapatan maskapai secara keseluruhan,” terangnya.

Baca Juga: Kadung Bawa Bagasi ‘Dadakan’ Pasca Penghapusan Free Baggage, Ini Regulasi Ala Citilink!

Jika diteliti dengan seksama, peningkatan pendapatan maskapai dari segi bagasi bisa dibilang sejalan dengan peningkatan tarif dasar penerbangan dan juga pemberlakuan bagasi berbayar oleh sejumlah maskapai baik asing maupun domestik.

“Tren ini secara keseluruhan mencerminkan strategi maskapai tradisional dalam merangkul pendapatan a la carte bersama dengan penyedia layanan LCC, menawarkan pelanggan solusi bernilai terbaik di pasar yang sudah mengalamai perubahan,” tandas Aileen.