Helm Ini Dapat Sadarkan Anda Ketika Mulai Mengantuk!

Helm Androsys. Sumber: Hai

Mengantuk saat berkendara? Duh, ini merupakan hal yang sangat berbahaya dan dapat mengancam nyawa seseorang! Tidak memandang apakah itu pengemudi mobil, terlebih sepeda motor, mengantuk memang kerap kali menjadi latar belakang sejumlah kecelakaan maut. Mulai dari kurang tidur, hingga masalah pada bagian helm adalah dua faktor yang sering menyebabkan seseorang mengantuk ketika dalam perjalanan.

Baca Juga: Aplikasi ini Dirancang Untuk Sadarkan Pengemudi Lelah dan Mengantuk

Ya, ternyata helm juga dapat menjadi salah satu penyebab kantuk saat berkendara. Kondisi muka yang tertutup oleh kaca helm sering membuat mata terasa lelah dan kekurangan udara. Sebagaimana yang dikutip KabarPenumpang.com dari laman klikdokter.com, dr. Suci Dwi Putri menyarankan untuk sesekali membuka kaca helm untuk menyegarkan wajah Anda. Ia juga menyarankan untuk tidak melakukan ini terlalu sering karena dinilai tidak aman bagi keselamatan pengendara.

Tapi perkataan dr. Suci tersebut berkorelasi dengan hembusan angin yang menerpa wajah kita ketika kaca helm berada dalam kondisi terbuka. Hal ini tidak jarang membuat seseorang juga menjadi mengantuk ketika berkendara. Jadi pada intinya adalah harus seimbang, kapan waktunya untuk menutup keseluruhan kaca helm, kapan waktunya untuk membuka kacanya.

Namun, ini terdengar sedikit rumit – dimana Anda harus membuka tutup helm selama perjalanan. Untungnya, seorang alumnus jurusan Teknik Manufaktur Universitas Surabaya bernama Kristiawan Manik menciptakan helm anti-kantuk yang memadukan sebuah helm dengan sejumlah teknologi. Dikutip dari laman sumber lain, Kristiawan yang akrab disapa Kris ini menamai helm tersebut dengan nama Anti Drowsing System (Androsys).

Helm Androsys ini memanfaatkan denyut nadi seseorang sebagai sensor kantuk saat mengemudi. Pada kondisi normal, jumlah denyut nadi seseorang dapat mencapai 80 denyut per menit. Jumlah tersebut bakal menurun ketika Anda mulai mengantuk.

Baca Juga: Sering Ngantuk Padahal Cukup Tidur, Mungkin Inilah Sebabnya!

Nah, ketika denyut nadi Anda kurang dari 80 denyut per menit, maka sebuah mikro controler akan mengirimkan pesan untuk disalurkan ke vibrator. Lantas vibrator yang dilekatkan di kepala bagian atas bakal bergetar dan dapat menjamin Anda tidak akan mengantuk selama perjalanan.

“Ide berawal berawal dari banyaknya kecelakaan karena pengemudinya mengantuk. Lalu saya juga sempat membaca di surat kabar kalo angka kecelakaan paling banyak dipicu karena pengendara mengantuk,” tutur Kris.