Ini Beragam Masalah yang Dirasakan Pengguna Aplikasi PeduliLindungi

0
Aplikasi PeduliLindungi. Foto: Media Indonesia

Pada Agustus 2021 kemarin, Kementerian Perhubungan mulai menerapkan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat perjalanan di seluruh moda transportasi baik darat, laut maupun udara. Penerapan aplikasi ini karena sektor transportasi merupakan salah satu yang terpenting guna mengatur mobilitasi di masa pandemi Covid-19.

Baca juga: Aplikasi Rideshare dan Taksi Kanada Persiapkan Diri untuk Cegah Covid-19

Dengan penggunaan PeduliLindungi, ini juga memudahkan petugas moda transportasi dalam memastikan proses validasi dokumen kesehatan secara digital. Di mana dengan pengecekan digitalisasi akan lebih aman, cepat, mudah dan sederhana.

Selain itu juga meminimalkan kontak fisik, karena penumpang tak lagi perlu membawa dokumen kertas hasil tes Covid-19 atau kartu vaksin. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, aplikasi digital ini selain memudahkan dalam membantu petugas memastikan validasi dokumen, juga lebih aman dari adalanya pemalsuan hasil swab PCR maupun Antigen.

Meski memudahkan petugas dalam proses validasi penumpang. Ternyata tetap saja ada masalah dalam pelaksanaannya di lapangan dan penggunaan aplikasi dinilai diskrminatif. Pasalnya banyak masyarakat yang mengalami kesulitan dalam penggunaan PeduliLindungi.

Kemudian ada kasus tidak munculnya sertifikat vaksin di aplikasi padahal pengguna sudah melakukan vaksin. Ditambah terjadinya error saat pengguna melakukan scan barcode sebelum naik ke moda transportasi.

Selain itu, banyak lansia yang menggunakan transportasi umum sulit menggunakan aplikasi tersebut karena tidak banyak yang terbiasa dengan teknologi masa kini. Permasalahan lainnya adalah penumpang kehabisan daya ponsel atau kehabisan paket data (internet) saat menggunakan transportasi umum sehingga tidak bisa scan barcode.

Baca juga: 1 Mei 2021, Singapura Resmi Gunakan IATA Travel Pass untuk Data Covid-19 Pelancong 

Dalam hal ini, permasalahan yang terjadi pada pengguna cukuplah merepotkan dan membuat mereka kesulitan ketika akan menumpang moda transportasi. Ternyata tak hanya di sisi penumpang, masalah keamanan data dan borosnya penggunaan daya karena apalikasi PeduliLindungi. Ini karena aplikasi tersebut akan terus aktif setiap saat jika pengguna membukanya.