Tuesday, March 17, 2026
HomeAnalisa AngkutanIni Dia Stasiun Paling Padat di LRT Jabodebek Disaat Jam Sibuk, Mana...

Ini Dia Stasiun Paling Padat di LRT Jabodebek Disaat Jam Sibuk, Mana Saja?

Mudahnya menggunakan transportasi di Jakarta, membuat masyarakat tentunya terbantu untuk aktivitas tertentu yang membutuhkan waktu singkat. Ya, menghindari kemacetan dari hiruk pikuknya jalan raya di jam-jam tertentu menjadi alasan masyarakat untuk menggunakan transportasi berbasis rel layang ini, apalagi kalau bukan Light Rapid Transit (LRT) Jabodebek.

Jalur LRT Jabodebek yang menghubungkan dari Stasiun Harjamukti maupin Stasiun Jatimulya menuju Stssiun Dukuh Atas yang memiliki jarak hampir 30 kilometer ini melayani puluhan stasiun yang dilewati. Waktu yang ditempuh pun cukup singkat, mulai dari 40 hingga 50 menit. Dengan jarak dan waktu yang disebutkan, tentu membuat masyarakat terbantu mengurangi keterlambatan saat di perjalanan hingga berjam-jam karena kemacetan yang melanda.

Sebagai bagian dari ekosistem transportasi perkotaan nasional, LRT Jabodebek secara berkelanjutan melakukan evaluasi layanan, kajian operasional, serta penguatan kapasitas guna memastikan kesiapan dalam mendukung arah pengembangan transportasi yang ditetapkan pemerintah.

Maka dari itu, LRT Jabodebek telah mencatat pola jam sibuk pengguna transportasi di wilayah Jabodetabek selama periode Januari 2026. Kepadatan penumpang tertinggi terjadi pada pagi hari pukul 06.00–09.00 WIB dan sore hari pukul 16.00–20.00 WIB.

Selama periode tersebut, volume pengguna tertinggi tercatat terpusat di sejumlah stasiun utama. Seperti pada Stasiun Harjamukti yang menempati posisi teratas dengan rata-rata 9.056 pengguna per hari, jauh melampaui stasiun lainnya dan menunjukkan perannya sebagai simpul mobilitas penting bagi masyarakat.

Selain Stasiun Harjamukti, Stasiun Cikunir 1 dan Stasiun Cikoko mencatat jumlah pengguna yang relatif berimbang. Stasiun Cikunir 1 melayani rata-rata 4.273 pengguna per hari, sementara Stasiun Cikoko mencatat rata-rata 4.236 pengguna harian.

Sementara itu, Stasiun Jati Mulya dan Stasiun Bekasi Barat melengkapi daftar lima besar stasiun dengan volume pengguna tertinggi. Stasiun Jati Mulya melayani rata-rata 3.616 pengguna per hari, disusul Stasiun Bekasi Barat dengan rata-rata 3.613 pengguna harian.

Kemudian, Stasiun Dukuh Atas menjadi titik dengan volume pengguna tertinggi, melayani rata-rata 11.217 pengguna per hari, dan Stasiun Kuningan menempati posisi berikutnya dengan rata-rata 10.275 pengguna per hari.

Sementara itu, Stasiun Rasuna Said dan Stasiun Pancoran mencatat volume yang cukup signifikan, masing-masing dengan rata-rata 5.716 dan 5.192 pengguna per hari, seiring tingginya kebutuhan perjalanan di koridor selatan Jakarta. Adapun Stasiun Setiabudi melengkapi lima besar dengan rata-rata 4.333 pengguna harian.

Selain memberi manfaat langsung bagi pengguna, informasi ini juga digunakan LRT Jabodebek untuk menata operasional layanan, mulai dari pengaturan rangkaian, pola pelayanan, hingga evaluasi kebutuhan kapasitas di jam-jam tertentu.

Masyarakat bisa mendapat informasi rute, jadwal, dan tarif yang tersedia melalui kanal digital resmi LRT Jabodebek untuk membantu masyarakat menyesuaikan waktu dan arah perjalanan sesuai kebutuhannya. LRT Jabodebek juga siap berperan aktif dan memberikan dukungan teknis maupun operasional apabila dibutuhkan dalam rangka peningkatan konektivitas dan pelayanan kepada masyarakat.

Mengintip Jenis Commuter Line di Luar Jakarta

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru