Ini Tujuh Fakta Seputar Shinkansen yang Kamu Harus Tahu

0
Foto: Pemandangan/Mimpi Tokaido shinkansen

Sebagai salah satu kereta peluru terkenal di dunia, shinkansen menjadi transportasi favorit pelancong ketika berkunjung ke Jepang. Sebab ketika naik shinkansen, pelancong akan mendapatkan WiFi gratis, bisa menikmati makanan bento yang menarik hingga pemandangan jendela yang spektakuler.

Baca juga: Melepas Lelah, Para Pekerja Bisa Nikmati Shinkansen Sambil Merendam Kaki

Kereta shinkansen yang terkenal cepat ini dapat membawa pelancong ke mana pun yakni Kyoto ke Hiroshima atau Tokyo ke lereng ski Yamagata. Nah, KabarPenumpang.com merangkum timeout.com (19/8/2021), ada tujuh fakta menyenangkan untuk mendapatkan perjalanan terbaik di dunia dengan kereta shinkansen.

Diluncurkan bertepatan Olimpiade Tokyo 1964
Shinkansen dianggap sebagai salah satu puncak teknologi Jepang modern, tetapi sudah ada selama lebih dari setengah abad. Kereta peluru pertama di dunia diluncurkan di jalur Tokaido Shinkansen yang menghubungkan Tokyo dan Osaka pada 1 Oktober 1964 dan hanya beberapa hari menjelang Olimpiade Tokyo yang pertama.

Kecepatan 320 km per jam
Shinkansen sendiri bisa meroperasi dengan kecepatan 320 km per jam dan ini meningkatkan ekonomi nasional sehingga membuatnya lebih cepat. Sebab ini menjadi kontribusi besar bagi kemajuan kota-kota terbesar di Jepang. Pada tahun 2015, Japan Railways Group (JR) memecahkan rekor kecepatan kereta api dunia setelah kereta maglev Seri L0 yang dikembangkan dan diuji oleh perusahaan selama beberapa tahun terakhir mencapai kecepatan 603km per jam. JR berencana untuk maju dengan maglev pemecah rekornya dengan mengintegrasikannya ke dalam transportasi sehari-hari untuk masa depan.

Transportasi paling aman
Perjalanan udara secara luas dianggap sebagai bentuk transportasi teraman karena rendahnya jumlah kecelakaan dibandingkan dengan kereta api atau mobil tetapi kereta peluru tidak seperti lokomotif masa lalu. Dalam 57 tahun sejak peluncuran kereta peluru pertama di dunia, Jepang tidak memiliki kasus kematian akibat tergelincir atau bertabrakan dengan shinkansen.

Sangat tepat waktu, waktu tunda rata-rata kurang dari satu menit
Semua orang tahu bahwa perusahaan kereta api Jepang bangga akan ketepatan waktu, di mana shinkansen yang berangkat dari peron 24 detik lebih awal dari yang dijadwalkan akan menjadi berita utama nasional. Tetapi bahkan pada kesempatan langka ketika mereka tidak muncul tepat waktu, Anda tidak akan menyadari keterlambatannya. Menurut laporan tahunan 2020 yang dirilis Japan Railways, rata-rata waktu tunda Tokaido Shinkansen pada 2019 hanya 12 detik.

Punya fitur tahan gempa
Salah satu penyebab terbesar penundaan atau penghentian sementara adalah gempa bumi sesekali yang dapat mengganggu sumber listrik yang memberi makan kereta peluru. Berkat baterai lithium-ion baru yang dikembangkan pada tahun 2019, kereta peluru sekarang dapat berjalan dengan sumber daya independen yang memungkinkan kereta bergerak perlahan dan mantap menuju terowongan yang aman.

Ramah lingkungan
Shinkansen hanya mengkonsumsi 12,5 persen dari energi yang dibutuhkan pesawat dan menghasilkan sekitar 92 persen lebih sedikit emisi karbon per kursi. Selain itu JR juga tengah mencari cara untuk lebih meningkatkan persentase ini dengan mengembangkan kereta api yang lebih hemat energi di masa depan.

Baca juga: Spektakuler! Video Kereta Cepat Shinkansen Terabas Salju di Stasiun Kurikoma-Kogen

Standar dari Jepang untuk kereta peluru
Ketika shinkansen perdana Jepang melakukan perjalanan dari Tokyo ke Osaka pada tahun 1964 dengan kecepatan 204 km per jam, itu adalah kereta tercepat yang pernah ada di dunia. Sekarang, kereta peluru serupa telah bermunculan di berbagai belahan dunia, memanfaatkan teknologi berkecepatan tinggi untuk mendorong masa depan yang lebih cerah.