Inilah 10 Perilaku Penumpang yang Mengesalkan di KRL Jabodetabek

0
Penumpang duduk di tempat khusus orang tua dan ibu hamil (Tribun)

Banyak pengguna kereta rel listrik atau KRL Jabodetabek yang membuat sebal penumpang lain. Bahkan tak hanya di Indonesia, para anker alias anak kereta di negara lain pun kerap kali menyebalkan saat berada di kereta bawah tanah.

Baca juga: Duduk di Bangku Orang Lain, Penumpang Kereta Cepat ini Kena Cekal

Berikut ini KabarPenumpang.com telah merangkum dari berbagai laman sumber perilaku anker yang tidak menyenangkan.

1. Bawaan banyak
Meski sudah ada aturan barang yang boleh dibawa dalam kereta, tetapi ada saja ulah pengguna kereta yang membawa barang melebihi dimensi yang seharusnya. Barang yang dibawa harus bisa dijinjing atau diletakkan di rak atas tempat duduk. Bilapun ingin membawa barang besar, seperti habis berbelanja, baiknya naik kereta bukan di jam sibuk seperti pagi atau sore hari serta waktu berangkat dan pulang bekerja.

2. Penumpang pura-pura
Ini banyak sekali dijumpai dalam kereta, biasanya mereka pura-pura tidur atau tidak melihat agar tidak memberikan tempat duduk bagi penumpang lain. Bahkan mereka seperti acuh dengan manula, ibu hamil, ibu yang membawa balita atau difabel.

3. Berdiri ditempatnya tidak bergerak
Penumpang seperti ini biasanya malas menggerakkan atau menggeser tubuhnya. Terkadang malah menganggu penumpang lain yang akan naik atau turun karena berada di dekat pintu masuk kereta.

4. Penumpang nakal
Nakal dalam artian ini adalah mata penumpang yang membuat tatapannya tidak nyaman untuk orang lain. Bila yang dilihat adalah seorang penumpang perempuan, tatapan ini termasuk dalam pelecehan seksual.

5. Makan dan minum di kereta
Sebanarnya peraturan dilarang makan dan minum dikereta cukup jelas tertera di pintu atau di kaca. Namun masih saja banyak penumpang nakal yang makan seperti dirumah sendiri. Tak hanya bau makanan yang bisa membuat eneg dan mengganggu penupang lain, risiko lainnya adalah makanan atau minuman itu tumpah dan berceceran di lantai kereta.

6. Pembawa virus penyakit
Bila kondisi tubuh sedang tidak fit, baiknya penumpang gunakan masker untuk mencegah penumpang lain tertular. Sebab dari bersin atau batuk penumpang bisa menyebarkan virus ke yang lainnya. Bahkan bila kondisi kereta padat, virus penyakit cepat dan mudah sekali tersebar.

7. Anak berlarian seperti di rumah
Meski kosong, sebagai orang tua baiknya tetap mengawasi anak sehingga tidak berlari-larian di kereta. Jaga juga agar anak tidak melompat atau berteriak. Sebab meski mereka anak-anak, suara atau perilaku mereka bisa mengganggu penumpang lainnya. Sehingga baiknya, orang tua bisa menasehati anak dan memberi pengertian agar suasana tenang di kereta.

8. Penggerutu
Seperti penyakit, menggerutu di dalam gerbong kereta yang padat bisa merusak suasana hati orang lain. Biasanya orang-orang seperti ini ditemukan saat kereta dalam keadaan padat. Padahal ketidaknyamanan selalu akan didapatkan jika menggunakan kendaraan umum.

Baca juga: Didera Masalah Pernikahan, Wanita ini Gigit Penumpang Kereta di Cina

9. Tukang sender
Penumpang seperti ini sering bahkan banyak dijumpai di dalam kereta. Bila jam padat, untuk dudukpun susah dan sisi pintu kereta menjadi salah satu tempat favorit untuk menyender. Bahkan ada pula penumpang yang tidak segan menyenderkan tubuhnya ke orang lain.

10. Penumpang ajaib
Perilaku ini tak sering dijumpai, tetapi ada saja yang melakukannya. Biasanya hal-hal ajaib yang dilakukan adalah menggunting kuku, menaikkan kedua kaki ke kursi, mencongkel gigi dan lainnya. Hal ini memang tak lazim dilakukan di tempat umum.

Nah, apakah dari sepuluh perilaku diatas, pernah atau sering Anda lakukan saat berada di kereta?

Leave a Reply