Inilah Maria, Dokter Gigi Jadi Pramugari dan Kembali ke Profesi Semula Gegara Corona

0
Maria Pandolfi, dokter gigi bersertifikat yang banting setir menjadi pramugari dan banting setir kembali menjadi dokter gigi gegara Corona. Foto: Aerotime Aero

Cita-cita mungkin menjadi kepuasan tersendiri jika berhasil tercapai. Kira-kira, itulah yang dialami Maria Pandolfi. Wanita asal Vilnius, Lituania, itu sebetulnya sudah mencapai kehidupan yang mapan sebagai dokter gigi. Namun, itu belum cukup untuk membuatnya bahagia. Bukan karena kekurangan harta, tetapi karena cita-citanya sebagai pramugari belum jadi nyata.

Baca juga: Kisah Pilu Pramugari Emirates Gegara Corona, Jualan Sabun Demi Sambung Hidup

Sejak kecil, Maria sudah mencicipi manisnya penerbangan antara Italia-Lituania. Berkali-kali ia melihat pramugari di pesawat, berkali-kal itu pula ia semakin tertarik untuk menjalani profesi itu kelak ketika ia besar.

Setelah lebih dari 20 tahun kemudian, Maria, yang lahir dan besar dari keluarga dokter, sempat kehilangan asa menjadi pramugari. Sebab, ia diarahkan untuk menjadi dokter gigi ketimbang pramugari.

Lagi pula, ketika masih menempuh pendidikan dokter tingkat akhir, ia sempat berpikir bahwa untuk menjadi pramugari seseorang harus memiliki postur tinggi dan paras kelewat cantik. Jadi, ia sempat kehilangan semangat untuk mewujudkan cita-citanya sejak kecil itu.

“Saya tidak pernah menyerah pada kedokteran gigi, dan saya masih mendapatkan pengalaman di bidang ini, tetapi pekerjaan pramugari adalah impian masa kecil saya, yang harus saya penuhi. Jadi, saya melakukannya,” ujar Maria, seperti dikutip dari Aerotime Aero.

Sebetulnya, sebelum lulus kuliah, ia sempat ditawari posisi sebagai pramugari oleh salah satu maskapai domestik Lithuania. Tetapi, ia menolak dan memilih menyelesaikan studi terlebih dahulu baru kemudian bergabung jika masih ada kesempatan.

Usai lulus, lowongan pramugari di maskapai tersebut belum tersedia dan mau tak mau Maria mengaplikasikan ilmu yang sudah didapat. Setelah beberapa tahun, ia mendapat informasi adanya lowongan sebagai pramugari Airbus A319 dan A320 di maskapai charter asal Lituania, ACMI. Setelah menjalani serangkaian tes, ia pun resmi menjadi pramugari pertengahan tahun 2019 silam.

Saat itu, ia bergabung sebagai pramugari kontrak. Maria tak memiliki ekspektasi tinggi terkait profesi barunya tersebut. Yang ada di benaknya hanyalah menjalani petualangan barunya sebagai pramugari dengan sepenuh hati.

Kontrak berakhir, ia ditawari perpanjangan kontrak selama beberapa bulan dan Covid-19 pun menerjang. Pada saat itu, virus Corona masih menjadi epidemi di Asia. Kendati demikian, neneknya, yang juga dokter gigi, mengingatkan virus tersebut akan menjangkiti umat manusia dan membuat perekonomian melorot sebagaimana yang terjadi saat ini.

Baca juga: Kisah Perjuangan Jae Won Jess Shin, Gadis ‘Miskin’ Korea yang Sukses Jadi Pramugari dan Pilot

Pada musim semi 2020, Maria memutuskan hengkang setelah genap 10 bulan berkarir sebagai pramugari dan menjalani kehidupan lamanya sebagai dokter gigi. Awalnya, ia sempat bersedih menghadapi kenyataan itu. Tetapi, ia menguatkan diri sebisa mungkin.

Walau bagaimanapun juga, jauh di lubuk hatinya, ia berharap suatu hari nanti bisa kembali ke udara sebagai pramugari.

LEAVE A REPLY