Inilah Rolls-Royce UltraFan, Mesin Pesawat Terbesar di Dunia, 100 Persen Ramah Lingkungan

0
Mesin pesawat terbesar di dunia, Rolls-Royce UltraFan saat menjalani uji demonstrasi di fasilitas testbed indoor terbesar di dunia, Testbed 80. Foto: Rolls-Royce

Raksasa produsen mesin pesawat asal Inggris, Rolls-Royce, bakal meluncurkan mesin terbaru hasil pengembangan dari keluarga mesin Trent, Rolls-Royce UltraFan. Mesin dengan lebar 3,5 m itu diklaim menjadi mesin pesawat terbesar di dunia. Bila tak ada aral melintang, Rolls-Royce UltraFan ditargetkan bisa beroperasi pada awal tahun mendatang.

Baca juga: Kabar Baik, Rolls-Royce Mulai Uji Mesin 100 Persen Ramah Lingkungan!

Saat ini, Rolls-Royce mengaku sudah mulai membangun mesin demonstrator Rolls-Royce UltraFan. Ini didukung penuh dua negara, Inggris dan Jerman, dimana suku cadang sedang dibangun di Bristol, Inggirs, dan Dahlewitz, Jerman. Setelahnya, mesin Rolls-Royce UltraFan akan dikirim ke fasilitas DemoWorks di Derby, Inggris, untuk pengujian.

Sebelumnya, Rolls-Royce mengaku sudah berhasil membangun mesin pertama untuk keperluan testbed belum lama ini, dengan menghabiskan kocek sebesar US$125 juta atau sekitar Rp1,8 triliun (kurs 14.527). Testbed itu dilakukan di fasilitas testbed indoor terbesar di dunia, Testbed 80, milik FINN company atau Farnborough International, Inggris. Mesin Rolls-Royce UltraFan dijadwalkan akan kembali ke fasilitas testbed ini setelah melahap uji demonstran.

“Ini adalah momen yang menyenangkan bagi kami semua di Rolls-Royce. Ini tiba pada saat dunia mencari cara yang lebih berkelanjutan untuk bepergian di dunia pasca Covid-19, dan itu membuat saya dan semua tim kami sangat bangga mengetahui bahwa kami adalah bagian dari solusi,” kata Presiden Rolls-Royce, Chris Cholerton, dikutip dari Simple Flying.

Selain menjadi mesin pesawat terbesar di dunia, bersaing dengan kompetitornya asal Amerika Serikat, General Electric (GE) -yang notabene sudah meluncurkan mesin pesawat terkuat di dunia yang dipakai Boeing 777X, GE9X- Rolls-Royce juga tak melupakan dampak lingkungan dari kehadiran mesin UltraFan.

Disebutkan, mesin UltraFan akan menghemat konsumsi bahan bakar atau lebih efektif hingga 25 persen dari keluarga mesin Trent generasi pertama. Selain itu, mesin ini didesain untuk bisa dioperasikan dengan bahan bakar ramah lingkungan atau bahan bakar berkelanjutan (SAF-Sustainable Aviation Fuel) serta dioperasikan untuk seluruh pesawat narrowbody dan widebody, tak seperti GE9X yang hanya bisa dioperasikan pada pesawat-pesawat widebody.

“Efisiensi UltraFan akan membantu meningkatkan ekonomi transisi industri ke bahan bakar yang lebih berkelanjutan, yang kemungkinan akan lebih mahal dalam jangka pendek daripada bahan bakar jet tradisional. Uji coba pertama mesin akan dilakukan dengan 100 persen Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan,” jelas Chris.

Baca juga: Ini Dia Mesin Jet Terbesar di Dunia, Harganya Bikin Merem Melek!

Yang paling menarik dari mesin pesawat terbesar di dunia tersebut adalah sentuhan teknologinya selama proses pengujian yang nantinya membuat mesin jadi lebih kuat dan tahan lama.

“Setiap bilah kipas memiliki digital twin yang menyimpan data selama proses pengujian, memungkinkan teknisi untuk memprediksi kinerja dalam layanan. Saat diuji di fasilitas baru Rolls-Royce senilai £90 juta di Testbed 80, data dapat diambil dari lebih dari 10.000 parameter, mendeteksi getaran terkecil dengan kecepatan hingga 200.000 sampel per detik,” jelas Rolls-Royce, dalam sebuah keterangan.