Intip Kecanggihan Pesawat Dinas Presiden Erdogan, Punya Sistem Pertahanan Anti Rudal

0
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, berjalan di atas karpet merah usai turun dari pesawat kepresidenan negara itu, Boeing 747-8. Foto: Anadolu Agency

Pesawat kepresidenan atau pesawat kenegaraan dinilai paling rentan menjadi target pembajakan atau penyerangan oleh teroris kelas kakap. Oleh karenanya, tak heran bila pesawat tersebut dibekali dengan berbagai sistem pertahanan udara; tak terkecuali pesawat kepresidenan Turki.

Baca juga: Intip Ilyushin Il-96 Air Force One Rusia, Punya Sistem Pertahanan Anti Rudal dan Kursi Lontar

Sejak tahun 2014 lalu, perlahan tapi pasti, Turki mulai tampil percaya diri di panggung perpolitikan dunia dan berubah menjadi salah satu negara yang disegani. Penyebabnya, apalagi kalau bukan figur tegas, cerdas, dan kuat presiden mereka, Recep Tayyip Erdogan.

Kharisma Erdogan bahkan berhasil mengantarkannya sebagai tokoh Muslim paling berpengaruh di dunia tahun 2020 versi pusat penelitian independen The Royal Islamic Strategic Studies Centre yang berbasis di Yordania.

Dinobatkannya Erdogan sebagai tokoh muslim paling berpengaruh di dunia tentu tidaklah aneh. Lihat saja dalam perang antara Azerbaijan dan Armenia tahun lalu. Dalam peperangan tersebut, sudah menjadi rahasia umum kalau Turki berada di pihak Azerbaijan dan Rusia mendukung penuh Armenia. Setelah beberapa hari perang sengit, Azerbaijan akhirnya keluar sebagai pemenang dan mendapatkan kembali wilayah yang selama ini diduduki Armenia.

Dalam peperangan tersebut, Turki mengerahkan drone-drone buatan dalam negeri mereka. Padahal, kita tahu bahwa teknologi militer Rusia, termasuk drone, bisa dibilang jempolan. Namun, semua itu pupus dihadapan Turki dan strategi perangnya yang jitu.

Sebagai negara yang menempati posisi teratas di politik global maupun regional atau kawasan, dalam hal ini di Mediterania, Turki tentu rentan terhadap sabotase; termasuk terhadap pesawat kenegaraan mereka. Karenanya, tidak heran bila pesawat dilengkapi dengan sistem pertahanan anti rudal.

Dikutip dari aa.com, selain dilengkapi sistem pertahanan anti rudal, pesawat kenegaraan Turki, Airbus A330-200 Prestige, juga dilengkapi dengan berbagai fitur mewah lainnya, seperti ruang rapat dan kantor cukup luas, kamar tidur utama, fasilitas gym sederhana, serta kamar mandi setara hotel berbintang.

Selain itu, pesawat yang dikonfigurasi ulang oleh Gore Design Completions dengan mahar sebesar US$100 juta ini juga mampu mengangkut hingga 90 penumpang, cukup banyak untuk kategori pesawat VVIP.

Erdogan tentu bukanlah satu-satunya presiden yang pesawat dinasnya dilengkapi dengan sistem pertahanan anti rudal. Tercatat, pesawat kepresidenan atau kenegaraan lainnya, seperti Amerika Serikat, Rusia, Perancis, Inggris, hingga Jerman, juga dilengkapi dengan sistem itu.

Baca juga: Sah! Jerman Jadi Negara Pertama Operasikan A350-900 XWB Sebagai Pesawat Kenegaraan

Beberapa dari mereka bahkan mempunyai fitur yang lebih canggih dari pesawat kepresidenan Turki, seperti fitur escape pod atau kursi lontar serta peralatan radio militer dengan dilengkapi kombinasi pesan rahasia yang terenkripsi untuk berkomunikasi di udara.

Turki sejauh ini tercatat memiliki enam pesawat kepresidenan. Enam itu adalah Airbus A330-200 Prestige, Airbus A318-100 ACJ, Airbus A319-100 ACJ, Airbus A340-500, Boeing 747-8, dan Bombardier CRJ-200. Sementara itu, untuk jajaran menteri, mereka juga dibekali enam pesawat dinas, mulai dari dua Gulfstream 500, dua Gulfstream GIV, dan dua Cessna Citation.