Saturday, August 13, 2022
HomeDaratJelajahi Terowongan Kereta Api Terpanjang di Indonesia, Ini Dia Urutannya

Jelajahi Terowongan Kereta Api Terpanjang di Indonesia, Ini Dia Urutannya

Perjalanan kereta api tak luput dari stasiun, jembatan, dan juga terowongannya. Stasiun kereta api di Indonesia lebih dominan dengan bangunan cagar budaya, sama halnya dengan jembatan dan terowongan. Untuk jembatan kereta api di Indonesia saja banyak diantaranya terdapat yang terpanjang, begitu pula terowongannya. Ternyata terowongan kereta api di Indonesia ada beberapa yang terpanjang, lho. Nah, kali ini kabarpenumpang.com akan memberikan informasi beberapa terowongan kereta api terpanjang yang ada di Indonesia.

Baca juga: 10 Terowongan Kereta Terpanjang di Indonesia, Ada Dimana Saja Ya?

1. Terowongan Ijo
Berada di jalur antara jalur Kroya – Kebumen, terowongan ijo merupakan terpanjang yang berada di wilayah Daop 5 Purwokerto. Memiliki panjang 580 meter, Terowongan Ijo yang satu ini merupakan terowongan dengan bangunan baru dan memiliki jalur ganda didalamnya. Awalnya Terowongan Ijo sudah dibangun sejak jaman kolonial Belanda, namun karena usianya sudah cukup tua dan adanya progres pembangunan jalur ganda kereta api lintas Kroya – Kutoarjo, terowongan dibuat baru dengan konstruksi yang lebih kuat. Tak jauh dari Terowongan Ijo, terdapat stasiun yang memiliki nama yang sama, yaitu Stasiun Ijo.

2. Terowongan Eka Bakti Karya
Terowongan terpanjang berikunya adalah Eka Bakti Karya (EBK) dengan panjang 850 meter. Terowongan ini menghubungkan jalur antara Blitar dan Malang. Terowongan Eka Bakti Karya berada di wilayah Daop 8 Surabaya. Uniknya terowongan ini berada dekat dengan bendungan besar yang berlokasi di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Ya, pembangunan terowongan asli buatan Indonesia ini berada di dinding Bendungan Karangkates. Di bagian dinding mulut terowongan dibuat ada lubang lengkungan seperti jendela tanpa kaca.

3. Terowongan Lampegan
Terowongan yang satu ini merupakan terowongan yang sangat legendaris di jalur Sukabumi – Cianjur dan termasuk wilayah Daop 2 Bandung. Terowongan tertua dengan panjang 687 meter yang pernah dibangun, hingga saat ini masih digunakan dan masih aktif. Berlokasi di Cianjur, Jawa Barat, Terowongan Lampegan dibangun mulai tahun 1879 hingga 1882 yang dekat dengan situs cagar budaya Indoneesia, yaitu Gunung Padang. Melihat dan merasakan terowongan ini cukup naik kereta api lokal dengan rute Sukabumi – Cipatat pp.

4. Terowongan Mrawan
Menuju wilayah ujung timur Pulau Jawa. Terowongan Mrawan termasuk terowongan terpanjang yaitu 690 meter. Terowongan Mrawan masuk di wilayah Daop 9 Jember dan dekat dengan Stasiun Mrawan. Terowongan ini menembus Gunung Gumitir yang membatasi wilayah Kabupaten Jember dengan Kabupaten Banyuwangi. Pemandangan sekitar Terowongan Mrawan cukup bagus untuk pengambilan gambar, karena aksesnya sangat strategis dan dekat dengan pemukiman warga. Namun sangat disayangkan, kereta api yang melintas terowongan ini tidak begitu banyak.

Baca juga: Tiga Terowongan Jalur Ganda ‘Hiasi’ Jalur Kereta Api Lintas Selatan Jawa

5. Terowongan Sasaksaat
Beralih ke jalur ramai berada di wilayah Daop 2 Bandung, Terowongan Sasaksaat merupakan terowongan yang paling panjang dari terowongan kereta api lainnya di Indonesia. Dengan panjang 949 meter, terowongan ini masih terawat dan terjaga konstruksi bangunannya. Meski banyaknya kereta api yang melintas, saat memasuki terowongan sudah bisa melampaui kecepatan maksimal 50 km/jam. Tak hanya itu, Terowongan Sasaksaat terdapat pos penjaga yang rutin berjaga setiap hari guna mengecek perawatan terowongan tersebut. Terowongan Sasaksaat berlokasi di Kabupaten Bandung Barat dan berjarak 700 meter dari Stasiun Sasaksaat.
(PRAS – Cinta Kereta Api)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru