KA Komuter Jawa Tengah – Yogyakarta Bakal Mengular Sebentar Lagi

0
krd jenggala. sumber: flickr.com

Kereta api komuter yang menghubungkan kota-kota di Jawa Tengah dan Yogyakarta secara melingkar atau loop akan segera diluncurkan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Kehadiran kereta ini nantinya akan memudahkan pengguna dan menambah pilihan moda angkutan untuk berbagai hal.

Baca juga: Kereta Lokal Daerah Seperti Tak Terurus, Bahkan Terkesan Diabaikan PT KAI

“Baik untuk keperluan wisata, pekerjaan, pendidikan, dan lainnya. Rencananya KA komuter dengan rute Purwokerto-Yogyakarta-Solo-Semarang-Tegal-Purwokerto dan sebaliknya ini akan diluncurkan pada 1 Desember 2018,” ujar Manager Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto Supriyanto yang dikutip KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, Kamis (15/11/2018).

Supriyanto mengatakan, pengoperasian kereta api komuter ini sendiri ditujukan untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat di wilayah Selatan Jawa Tengah. Apalagi tujuan Semarang atau kota-kota di wilayah pantai utara dan sebaliknya dengan menggunakan jasa kereta api.

Dalam hal ini, warga Kabupaten Cilacap yang hendak ke Semarang dengan menggunakan kereta api bisa naik dari Stasiun Kroya. Sehingga, tidak perlu ke Purwokerto lebih dulu. Meski begitu, Supriyanto mengaku belum mengetahui secara pasti nama yang akan digunakan untuk KA komuter tersebut.

“Kami masih menunggu kabar lebih lanjut dari Kantor Pusat PT KAI mengenai nama KA komuter tersebut termasuk stasiun awal pemberangkatannya, apakah akan diberangkatkan dari Daop 5 Purwokerto ataukah dari Daop 6 Yogyakarta,” katanya.

Supriyanto berharap, kehadiran kereta api komuter loop Jawa Tengah-Yogyakarta tersebut dapat menambah pilihan moda transportasi massal bagi masyarakat yang hendak bepergian baik berwisata, pekerjaan, pendidikan, dan lainnya. Saat dihubungi, Vice President Humas PT KAI Agus Komarudin mengatakan, untuk nama belum bisa dibeberkan kepada publik untuk saat ini.

“Nanti akan kita rilis, tunggu kabarnya awal Desember ya,” katanya saat dihubungi KabarPenumpang.com, Kamis (15/11/2018).

Belum lama ini tepatnya 1 November 2018 KRD Patas yang melayani relasi Cicalengka-Padalarang PP dihentikan operrasinya. Ini dikarenakan KRD Patas menggunakan rangkaian kereta api Kahuipan yang idle atau diam di Stasiun Kiaracondong. Selama ini ada 3 perjalanan KRD Patas pada hari Senin sampai dengan Jumat serta 3 perjalanan pada hari Sabtu dan Minggu dengan jam keberangkatan yang berbeda.

Baca juga: Lagi di Aceh? Jangan Lupa Naik Kereta Diesel ‘Perintis’ Cut Meutia

Keberangkatan awal kereta ini dari Stasiun Kiaracondong pada pukul 04.40 dini hari menuju Cicalengka untuk kemudian berangkat lagi dari Cicalengka pukul 06.00 WIB. Di luar hari Sabtu dan Minggu, perjalanan KRD Patas hanya sampai pukul 09.52 WIB dengan tujuan akhir Stasiun Kiaracondong. Sementara pada hari Sabtu dan Minggu perjalanan di ubah sampai dengan pukul 14.32 dan tetap berakhir di Stasiun Kiaracondong.

Atas dihentikannya pengoperasian KRD Patas ini, Joni menghimbau kepada masyarakat yang terbiasa menggunakan KRD Patas agar beralih ke KRD Bandung Raya yang jadwal perjalanannya lebih banyak mulai dari pukul 04.45 dari Stasiun Cicalengka. Untuk memudahkan pemesanan tiket KRD Bandung Raya, Joni menyampaikan bahwa sekarang pemesanannya sudah bisa dilakukan melalui aplikasi KAI Access yang bisa diunduh di playstore atau appstore. Pada aplikasi ini terdapat menu Local Train khusus untuk KA Lokal Bandung Raya.

Leave a Reply