Kabar Baik, Maskapai Buka Lowongan dan Butuh Banyak Pilot! Segini Jumlahnya

0
Ilustrasi pilot nganggur. Foto: Reuters / Mike Stone

Di tengah keterpurukan akibat pandemi Covid-19, kabar baik datang untuk para pilot. Menurut analisis dari Oliver Wyman, industri dan maskapai penerbangan akan membutuhkan banyak pilot seperti di tahun-tahun sebelum wabah menerjang.

Baca juga: Kabar Baik dari Hasil Kajian Boeing: Industri Penerbangan Butuh 763.000 Pilot

Pandemi Covid-19 bikin industri penerbangan luntang-lantung. Catatan Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA), sebelum Covid-19 mewabah, 40,3 juta penerbangan dijadwalkan lepas landas di seluruh dunia pada tahun 2020, meskipun pada akhirnya harus turun menjadi sekitar 23,1 juta dan diperkirakan akan tetap rendah di 2021.

Dampaknya, sudah pasti, PHK massal dirasakan oleh maskapai serta industri penerbangan di seluruh dunia. IATA menyebut, sektor penerbangan, yang notabene menopang 65 juta pekerjaan (sebelum dihantam corona) kehilangan 25 juta pekerja, mulai dari karyawan pusat, staf darat, awak kabin, teknisi, hingga pilot.

Akan tetapi, ketika industri penerbangan mulai kembali pulih, sudah pasti kebutuhan pilot ikut meningkat. Sebagian pengamat mungkin terkecoh dengan adanya perjanjian PHK massal antara pilot dengan maskapai, seperti yang dilakukan British Airways, tahun lalu.

Ketika itu, di antara kesepakatan maskapai tersebut terhadap pilot adalah suatu hari nanti, bila kondisi berangsur normal dan mereka membutuhkan pilot, maka eks pilot merekalah yang diutamakan terlebih dahulu, bahkan sekalipun dengan gaji yang lebih rendah.

Padahal, di tengah gelombang PHK massal, tidak sedikit dari pilot yang memutuskan untuk pensiun dini dan memulai kehidupan baru dengan pesangon yang diterima. Belum lagi, jumlah taruna pilot juga jauh berkurang. Alhasil, bisa dibilang, stok tenaga pilot saat ini dan beberapa tahun mendatang sangat mengalami kekurang.

Dilansir Simple Flying, dalam sebuah analisis, kekurangan pilot global bisa berkisar antara 34.000 hingga 50.000 pilot pada awal 2025 seiring kembalinya industri penerbangan, dimana 4,5 miliar penumpang diprediksi akan hilir mudik.

Angka kebutuhan pilot menurut analisis Boeing bahkan jauh lebih tinggi lagi. Menurut Pilot And Technician Outlook tahunan Boeing untuk 20 tahun ke depan, diperkirakan industri penerbangan global membutuhkan 763.000 pilot baru.

Baca juga: Tahun 2038: Dunia Butuh 804 Ribu Pilot Wanita

Jumlah tersebut turun lima persen dari perkiraan tahun lalu. Hal itu tentu saja akibat pandemi virus Corona yang membuat banyak maskapai menggrounded armada mereka. Seharunsya, grounded besar-besaran membuat jumlah kebutuhan pilot ke depan jauh lebih merosot dari sekedar turun lima persen.

Namun, dengan adanya pilot-pilot yang pensiun, ditambah proyeksi pertumbuhan armada global di masa mendatang, persentase penurunan kebutuhan pilot di masa mendatang tak terlalu anjlok ke titik terdalam.

Leave a Reply