Keren, Dubai Gunakan Teknologi Kecerdasan Buatan, Pastikan Sopir dan Penumpang Pakai Masker

0
Teknologi AI dilibatkan Otoritas Dubai dalam mendeteksi penggunaan masker dan physical distancing di taksi. Foto: taxi-point.co.uk

Kementerian Perhubungan (RTA) Dubai mengumumkan pihaknya mulai melibatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menekan penyebaran Covid-19 di taksi. Nantinya teknologi tersebut akan mendeteksi pengemudi dan penumpang apakah sudah menggunakan masker atau tidak.

Baca juga: Dubai Pasang ‘Mata-mata’ Canggih untuk Monitor Suhu dan Physical Distancing

Dilansir taxi-point.co.uk, teknologi AI yang dimaksud dalam pelaksanaannya diwakili oleh sistem hardware (komputer) yang dilengkapi kamera pengenal wajah berteknologi AI. Bila terdeteksi tidak menggunakan masker atau tidak menjalankan physical distancing, maka sistem akan memperingatkan sekaligus memberikan warning ke pusat data yang dikelola otoritas untuk ditindak sesuai prosedur.

“Teknik kecerdasan buatan telah digunakan untuk memantau sejauh mana kepatuhan terhadap berbagai prosedur untuk mencegah penyebaran virus Corona sekaligus memonitor pelanggaran, selain jumlah penumpang yang diizinkan di setiap perjalanan, dimana teknologi ini diterapkan,” kata Ahmed Mahboub, Direktur Departemen Smart Services Executive Otoritas Perhubungan Dubai.

“Eksperimen menunjukkan bahwa teknologi kecerdasan buatan mampu menangani dan memproses file video (di seluruh taksi) yang isinya sekitar 200 ribu jam per hari. Ini mengurangi kebutuhan untuk petugas secara langsung (mengecek) dan menghemat waktu serta upaya untuk menganalisis video ini,” lanjutnya.

“Dua model kecerdasan buatan telah diprogram untuk mengidentifikasi dan mendeteksi wajah dalam tayangan video dan mendeteksi penggunaan masker dengan benar, di samping model matematika untuk menghitung jarak antara penumpang dan pengemudi,” tambahnya.

Akan tetapi, terlepas dari dari upaya-upaya untuk menekan penyebaran virus corona, penerapan teknologi AI di taksi sebetulnya merupakan bagian dari visi besar pemerintah dalam mendukung upaya inovasi dan penggunaan teknologi terkini di era revolusi industri 4.0. Adapun manfaat dari penggunaan teknologi itu pada akhirnya akan dapat dirasakan langsung untuk melayani masyarakat.

Selain itu, diterapkannya teknologi AI di taksi untuk memastikan seluruh pengemudi dan penumpang menggunakan masker dan patuh menerapkan aturan physical distancing juga melengkapi aturan lainnya yang telah lebih dahulu diterapkan.

Sebelumnya, salah satu dari tujuh emirat dan kota terpadat di Uni Emirat Arab itu disebut akan memasang kamera CCTV canggih di seluruh sudut kota untuk mendeteksi suhu warga sekaligus membantu otoritas keamanan setempat menemukan titik-titik pelanggaran physical distancing.

Penggunaan kamera CCTV canggih berteknologi Artificial Intelligence (AI) tersebut saat ini prosesnya sudah memasuki tahap uji coba di beberapa titik. Bila berhasil dan tak ada kendala teknologi apapun, maka penggunaan kamera canggih dalam proyek ‘Oyoon’ ini akan bisa segera terlaksana setelah proses evaluasi (pasca masa ujicoba berhasil) selesai.

Baca juga: [Video] Detik-detik “Motor Terbang” Kepolisian Dubai Jatuh dari Ketinggian 30 Meter

“Polisi Dubai menggunakan AI melalui proyek ‘Oyoon’ (yang berarti ‘mata’ dalam bahasa Arab) untuk memantau suhu orang selama wabah,” kata Brigaider Al Razooqi dalam sebuah konferensi virtual yang diadakan oleh Polisi Dubai beberapa waktu lalu, sebagaimana dikutip dari laman gulfnews.com.

“Proyek ini awalnya digunakan untuk mendeteksi seseorang yang tengah kami cari melalui pengenalan wajah dan analisis perilaku, tetapi karena penyebaran virus, kami memperbarui sistem kamera untuk memantau suhu juga,” tambahnya.

Leave a Reply