Kota Gudeg Punya Flying Fox Terpanjang di Asia Tenggara. Berani Coba?

Flying Fox Green Village Gedangsari. Sumber: istimewa

Kendati libur Hari Raya telah usai, namun suasana dan nuansa liburan masih kental terasa. Tidak sedikit juga warga Indonesia yang merencanakan waktu berliburnya pasca pulang kampung kemarin. Nah, berbicara soal liburan, Yogyakarta memiliki salah satu wahana ekstrem yang mengharumkan nama bangsa. Kira-kira apa ya wahana tersebut?

Baca Juga: Pulau Sentosa, Eks Benteng Militer Yang Mendunia Karena Wisata

Bagi Anda semua yang hobi memacu adrenalin, tampaknya wahana flying fox sudah masuk ke dalam daftar permainan yang tidak boleh Anda lewatkan, terutama yang ada di Kota Gudeg. Pasalnya, wahana flying fox yang terdapat di Green Village Gedangsari ini disinyalir menjadi yang terpanjang di Asia Tenggara. Wow!

Dihimpun KabarPenumpang.com dari sejumlah laman sumber, para pengunjung dapat merasakan sensasi meluncur di atas sebuah tali sepanjang 625m dengan kecepatan mencapai 80km/jam. Anda hanya membutuhkan waktu kurang lebih satu menit untuk sampai di ujung lintasan flying fox ini. Selain terkenal dengan wahana flying fox terpanjangnya ini, nama Green Village Gedangsari sendiri sudah mahsyur sejak pertengahan tahun 2016 silam, karena para pengunjung akan disuguhkan pemandangan ciamik dari lokasi yang berada di daerah Gunungkidul ini.

“Ini salah satu flying fox terpanjang di Asia Tenggara, baru diresmikan Agustus 2017 kemarin,” kata Manajer Green Village Gedangsari, Riyadi, dikutip dari laman detik.com. Selama berada di atas wahana ngebut ini, Anda juga dapat menyaksikan secara langsung wilayah Klaten yang berada di Jawa Tengah, lho!

Walaupun kesan ektrem tidak bisa dipisahkan dari wahana flying fox ini, namun Anda semua tidak perlu khawatir dengan poin keselamatannya. Tidak tanggung-tanggung, peralatan dengan standar internasional ‘dipekerjakan’ di wahana yang menjadi daya tarik wisatawan ini. “Ini juga (sarana) flying fox kami ngambil dari luar semua, termasuk lintasannya. Makanya kami berani menjamin aman,” tandas Riyadi.

Baca Juga: Lima Daerah Reklamasi Ini Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara

Bagaimana, apakah adrenalin Anda sudah mulai terpanggil? Bagi Anda yang tertarik untuk menjajal wahana ini, cukup sediakan Rp100 ribu untuk WNI dan Rp150 ribu untuk WNA. Perlu dicatat, Anda harus menyediakan kocek Rp50 ribu tambahan jika Anda ingin merekam pengalaman naik flying fox ini.

Akses menuju lokasinya pun tidak terlalu sulit. Dari Kota Yogyakarta, Anda bisa mengambil rute Yogyakarta – Wonosari menuju arah Patuk Gunungkidul. Sesampainya di sana, cukup ikuti papan penunjuk arah menuju Kecamatan Gedangsari dan tinggal mengikuti rute menuju Green Village. Selamat memacu adrenalin!