Kurangi Polusi Udara dan Pemanasan Global, Tiap 22 September Dunia Rayakan Hari Bebas Mobil Internasional

0
ilustrasi car free day (daysoftheyear.com)

Kendaraan pertama kali meluncur ke jalanan tahun 1886 silam dan kini sudah lebih dari satu miliar kendaraan bermotor melaju di jalanan seluruh dunia. Namun sayangnya dunia tak bisa menghindari polusi udara dari asap kendaraan bermotor yang kini merubah tatanan dunia dan membuat pemanasan global semakin meningkat.

Baca juga: Wah Ternyata Ada Loh Hari Bahasa Bajak Laut Internasional

Karena hal ini, negara di dunia kemudian menyadarinya untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan beralih dengan jalan kaki, bersepeda atau kendaraan umum untuk mengurangi polusi udara. Biasanya setiap negara memiliki ketentuan masing-masing dengan mengadakan satu kali seminggu tanpa kendaraan pribadi atau tergantung dari kebijakan pemerintah.

KabarPenumpang.com merangkum berbagai laman sumber, ternyata Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau HBKB ini sudah dimulai sejak 25 November 1956 di mana hari Minggu bebas mobil pertama terjadi di Belanda. Kemudian pada 1992 di Ottawa mengikuti hal yang sama. Pada 1995, Prancis menggelar acara untuk memperingati Green Transport week di Kota Bath yang diikuti oleh semua masyarakat.

Hingga akhirnya Asosiasi Transportasi Lingkungan menetapkan Hari Bebas Mobil tahun pertama pada hari Selasa pertama dalam Minggu Transportasi Hijau sekitar tanggal 17 Juni. Namun, tahun 2000, tepatnya 22 September disepakati untuk menjadikan sebagai Hari Bebas Mobil Internasional.

Awalnya pun hanya diselenggarakan di bawah naungan Komisi Eropa dan kemudian di perluas ke Internasional dengan sejumlah besar kota di seluruh dunia diundang untuk menutup pusat mobil mereka. Lalu, pada Hari Bebas Mobil Internasional, orang-orang diajak untuk berjalan kaki, bersepeda atau menggunakan kendaraan umum.

Pendukung hari Bebas Mobil Internasional mengklaim lebih dari seratus juta orang di 1500 kota merayakan ini meski pada hari dan cara yang dipilih masing-masing. Selama dekade pertama gerakan hari bebas mobil (1994-2005), dunia telah melihat ratusan kota memberikan pendekatan dalam keadaan yang sangat berbeda, beberapa baik, beberapa tidak dapat disangkal, beberapa di antaranya pada beberapa kesempatan. Adanya Hari Bebas Mobil ini sendiri sejak awal memiliki tujuan untuk menjadi sebuah langkah kecil, katalisator dalam proses transformasi sistemik di seluruh kota yang jauh lebih besar dan ambisius menuju sistem mobiliasai yang berkelanjutan.

Nah, bagaimana dengan di Indonesia sendiri? Apakah merayakan Hari Bebas Mobil setiap 22 September? Ternyata Indonesia tepatnya di Jakarta pertama kali mengadakan Hari Bebas Kendaraan Bermotor pada 23 Mei 2002. Kegiatan ini di Indonesia awalanya dilaksanakan oleh Koalisi Lembaga Swadaya MAsayarakat atau LSM lingkungan sebagai wadah untuk menampung aspirasi masyarakat.

Di Jakarta HBKB ini sendiri pertama diselenggarakan pada hari minggu terakhir setiap bulannya. Kegiatan ini berlangung selama delapan jam dari pukul 06.00 pagi hingga 14.00 WIB. Tetapi karena banyak keluhan kemudian dipersingkat menjadi dua jam dan kemudian menjadi dua kali dalam seminggu.

Baca juga: Tata Ulang Trotoar Sudirman-Thamrin, Pemprov DKI Jakarta Canangkan #TrotoarKita

Hingga akhirnya pada 13 Mei 2012 HBKB dilaksanakan empat kali dalam sebulan dari pukul 06.00 pagi hingga 11.00 WIB. Namun, semenjak pandemi ini, pemerintah ibukota Jakarta menghentikan sementara adanya HBKB untuk meminimalisir kerumuman yang terjadi.

Leave a Reply