Makanan yang Disantap Pilot dan Penumpang Ternyata Beda, Ini Penjelasannya!

Sumber: istimewa

Rasa lapar yang amat sangat dan waktu penerbangan yang masih cukup lama akhirnya memaksa Anda untuk memesan makanan ketika mengudara. Terlepas dari rasanya yang enak atau tidak, namun opsi ini harus ditempuh ketimbang hal buruk yang mungkin menimpa Anda ketika menahan lapar lebih lama lagi. Tapi tahukah Anda bahwa pilot memiliki menunya sendiri yang berbeda dengan penumpang? Duh, kok bisa begitu, ya?

Baca Juga: Sejumlah Fakta dari Proses Emergency di Pesawat Terbang

Ya, sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman traveller.com.au, seorang pilot yang ingin tetap anonim menyebutkan bahwa setidaknya pihak katering pesawat menyediakan tiga makanan yang berbeda – berbeda dengan penumpang, dan pilot yang lainnya (kopilot). Kendati dimasak oleh ‘dapur’ yang sama dengan apa yang bisa dipesan penumpang selama mengudara, namun hadirnya opsi lain bagi para pilot ini ditujukan untuk menghindari adanya kasus keracunan.

Jika ditelaah lebih dalam lagi, ternyata pernyataan di atas sangat masuk akal. Dapatkah Anda bayangkan jika pilot dan kopilot menyantap makanan yang sama dan ternyata kedua makanan tersebut beracun. Wah, bisa gawat kondisinya!

“Jika keduanya (pilot dan kopilot) ingin menyantap makanan yang sama, maka awak kabin akan menanyakan terlebih dahulu kepada kapten penerbangan apakah request tersebut diterima atau tidak,” ujar juru bicara dari Virgin Atlantic.

Di sisi lain, jika menu yang disantap oleh pilot dan kopilot berbeda, dan secara kebetulan salah satu dari hidangan yang mereka santap beracun, maka salah satu diantara mereka berdua bisa mengambil kemudi semisal keadaan berubah menjadi darurat.

Baca Juga: Mobile Game Ini “Ajarkan” Penumpang Hadapi Situasi Darurat Selama Mengudara

Ya, perkara jatuh sakit secara bersamaan ketika tengah mengemudikan sebuah pesawat memang menjadi momok yang sangat ditakuti oleh pihak operator dan juga penumpang. Tidak hanya merugikan perusahaan ketika suatu waktu, kedua orang paling penting di sebuah penerbangan ini jatuh sakit secara bersamaan dan berdampak pada sebuah kecelakaan, namun yang terpenting adalah aspek keselamatan penerbangan yang selalu dikedepankan oleh setiap pelakon bisnis perjalanan udara.