Marak Virus Corona, Wanita di Australia ini Timbun Tisu Toilet untuk Stok 12 Tahun!

0

Merebaknya virus corona di dunia membuat sebagian besar orang panik dan memenuhi kebutuhan hidupnya dengan berbelanja berlebihan. Mungkin membeli bahan makanan atau masker ketika panik tak masalah, tapi bagaimana bila yang terbeli adalah tisu gulung yang bisa digunakan selama 12 tahun?

Baca juga: Di Tengah Merebaknya Virus Corona, Kemenhub Naikkan Tarif Ojol di Jabodetabek

Ya, hal ini terjadi pada sebuah keluarga di Australia yang membeli persediaan tisu toilet selama 12 tahun secara tidak sengaja. KabarPenumpang.com melansir laman usatoday.co (10/3/2020), seorang wanita mengaku menjadi penimbun tisu toilet karena tidak sengaja. Ini kemudian membuatnya menjadi ratu tisu toilet yang diproklamirkannya sendiri dalam penimbunan tak sengaja itu.

Haidee Janetzki, mengatakan dirinya membeli 2304 gulungan tisu toilet dari layanan online Who Gives a Crap. Dia biasanya memesan sebanyak 48 gulungan setiap tiga bulan, tetapi karena ada peralihan ke layanan baru, semuanya menjadi kacau.

Karena layanan baru tersebut Haidee keliru memasukkan pesanan yang harusnya 48 gulungan menjadi 48 dus tisu toilet. Bila ditotal harganya lebih dari $2000. Dia dan sang suami Chris mengatakan, insiden salah pesan tersebut terjadi pada bulan Februari kemarin atau beberapa minggu sebelum negara tersebut terkena dampak virus corona.

Karena terlanjur membeli, keduanya kemudian menumpuk semua dus tisu tersebut di garasi. Mereka membuat tumpukan seperti takhta kerajaan dan mengunggahnya di akun Facebook. Australia menghadapi kekurangan tisu toilet sama dengan yang dihadapi beberapa orang di Amerika yang karena panik membeli disebabkan oleh ketakutan virus corona.

“Saya lega teman-teman dan keluarga saya tidak perlu khawatir tentang itu,” kata Haidee.

Sedangkan sang suami, Chris mengatakan, dirinya tidak percaya orang-orang membeli tisu toilet seperti itu secara massal. Setelah menjadi penimbun tisu toilet tidak sengaja, Haidee berencana menjualnya untuk penggalangan dana dan harganya pun sama seperti mereka membelinya.

Baca juga: Virus Corona, Petaka Buat Maskapai, Bisa Jadi Berkah Buat Perusahaan Leasing

Dia mengatakan, hasilnya akan akan diberikan ke sekolah putri mereka. Diketahui, Who Gap Crap mengembalikan biaya pengiriman untuk kotak yang berjumlah lebih dari $250 dan perusahaan saat ini sudah menjual habis dari penawaran tisu toilet 48 paket itu.

Leave a Reply