Margin Keuntungan Tipis, Lufthansa Hibahkan Rute Penerbangan Menuju Bangkok

Sumber: Airbus

Di tahun 2018  ada kabar yang cukup menggembirakan dari Munich, dimana flag carrier Jerman, Lufthansa disebutkan akan mentransfer beberapa layanan bergengsi dari Frankfurt ke Munich. Khususnya untuk ibukota Negeri Bavaria, akan mendapatkan lebih banyak link tanpa henti menuju Asia. Bak koin dengan dua sisi, tersiarnya pernyataan di atas tidak menutup kemungkinan jika Lufthansa akan mengalami downgrade terhitung sejak musim gugur ini.

Baca Juga: Salip IAG dan Air France-KLM, Lufthansa Kini Jadi Maskapai Terbesar di Eropa

Sebagaimana yang dikutip KabarPenumpang.com dari laman businesstraveller.com (10/3/2019), pada 27 Oktober 2018 lalu, divisi utama dari Lufthansa berencana untuk mengoperasikan rute penerbangan Munich – Bangkok. Menurut perusahaan, mereka akan menggunakan armada Airbus A350 yang terbagi ke dalam tiga kelas penerbangan – A350 merupakan pesawat paling modern di tubuh Lufthansa.

Namun tampaknya, ada sedikit perubahan taktik di sini. Salah satu leisure airlines, Sunexpress (joint venture antara Lufthansa dan Turkish Airlines) mengoperasikan penerbangan harian di rute tersebut mulai tanggal 3 Juni. Dan sekarang, pihak Lufthansa mengatakan bahwa rute penerbangan Munich – Bangkok tidak akan diambil oleh divisi utama perusahaan terhitung sejak 27 Oktober dengan menggunakan Airbus A350.

Tentu saja, hal ini berbanding terbalik dengan apa yang sempat tersiar di media, dimana pihak Lufthansa mengatakan, “Pada jadwal musim dingin 2019/2020, tanggal 27 Oktober merupakan tanggal efektif untuk mengoperasikan penerbangan yang menghubungkan Munich dengan Bangkok.”

Dengan begitu, bisa dikatakan bahwa Lufthansa mengalami downgrade layanan. Mengapa? Karena selain pengalaman onboard penumpang yang akan jelas berbeda (Lufthansa menggunakan Airbus A350 yang terbagi ke dalam tiga kelas), Eurowings (anak perusahaan Lufthansa Group) menggunakan armada Airbus A330-200 dengan pilihan tempat duduk premium untuk rute penerbangan yang sama.

Baca Juga: Jerman Datangkan Saksi Bisu Pembajakan Lufthansa 1977, Indonesia Juga Punya Sejarah Yang Mirip

Lalu, mengapa Lufthansa sampai harus menghibahkan rute penerbangan tersebut? Lufthansa dan sejumlah operator penerbangan asal Benua Biru menganggap bahwa rute Eropa – Bangkok cenderung tidak memberikan keuntungan bagi perusahaan yang menjalankan rute tersebut. Maka dari itu, andaikan ada maskapai penerbangan yang menjalankan rute menuju Bangkok, biasanya mereka tidak akan memberikan fasilitas terbaik mereka, karena tipisnya keuntungan yang akan mereka raih jika rute menuju Bangkok dilakoni dengan fasilitas terbaik. Bahkan, beberapa maskapai Eropa menarik kembali rute penerbangan menuju Bangkok.