Mengenal Irkut MC-21, Pesawat Produksi Rusia yang Jadi Calon Armada Merpati Airlines

Irkut MC-21-300. Sumber: Youtube.com

Setelah pada artikel sebelumnya sempat ada perdebatan mengenai armada apa yang akan digunakan oleh Merpati Airlines jika beroperasi kelak, kini teka-teki tersebut mulai menemui titik terang. Pihak Merpati Airlines yang sempat membocorkan sebuah petunjuk dengan menyebutkan, “armada asal Rusia,” yang akan digunakan. Alih-alih memilih nama-nama kawakan seperti Sukhoi, Tupolev, atau Ilyushin, Merpati Airlines lebih memilih Irkut dengan jenis pesawatnya MC-21.

Baca Juga: Antara Merpati Air, Kim Johanes Mulia dan Sukhoi SJ100

Irkut MC-21 sendiri merupakan pesawat jenis narrow-body bermesin ganda rilisan anak perusahaan dari United Aircraft Corporation (UAC), Irkut. Desain awal dari pesawat ini pertama kali diluncurkan pada tahun 2006, dan desain yang lebih detailnya dikembangkan lebih lanjut pada tahun 2011. Dilansir KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, ‘perkenalan’ perdana pesawat ini terkendala beberapa masalah sehingga terpaksa ditunda hingga tahun 2020 mendatang – rencana awal tahun 2012.

Kendati ‘perkenalan’ perdana pesawat ini ditunda, namun itu sama sekali tidak menghalangi perusahaan untuk terus mengembangkan mahakarya ini. Tercatat, pada 8 Juni 2016, Irkut meluncurkan MC-21-300 dan melakoni first maiden pada 28 Mei 2017. Secara keseluruhan, armada ini masih dalam tahap penyempurnaan hingga bisa dirilis pada tahun 2020 mendatang.

Sayap dari pesawat ini menggunakan bahan serat karbon yang diperkuat polimer dan dilengkapi dengan pilihan mesin Turbo Pratt & Whitney PW1000G atau Aviadvigatel PD-14. MC-21 sendiri memiliki dua varian, yaitu MC-21-200 dan MC-21-300. Untuk varian MC-21-200, pesawat ini mampu menampung penumpang dengan kapasitas 132 penumpang dengan konfigurasi dua kelas, dan 165 penumpang dengan konfigurasi satu kelas. Sementara untuk jarak tempuh maksimum, pesawat jenis ini mampu menembus jarak 3.500 nautical miles atau yang setara dengan 6.400 km.

Baca Juga: Meski Batal Pailit, Bukan Perkara Mudah Bagi Merpati Nusantara untuk Mengudara lagi

Lalu untuk varian MC-21-300, adapun daya tampung maksimum untuk armada ini mencapai 211 penumpang dengan konfigurasi satu kelas, dan 163 penumpang untuk konfigurasi dua kelas – hal ini dilandaskan oleh panjang pesawat yang memiliki selisih 5,4 meter. Kendati hampir mengungguli MC-21-200, namun jarak tempuh maksimal dari MC-21-300 ini ternyata lebih pendek – hanya 6.000 km.

Terhitung sejak Juli 2018, sudah ada 175 perusahaan yang memesan varian MC-21, dengan 150 intensi dari perusahaan lain.