Staf Keamanan Mogok Kerja, Delapan Bandara Jerman Ditutup

0
(thelocal.de)

Puluhan ribu penumpang pesawat di delapan bandara Jerman telah diperingatkan akan mengalami gangguan karena pada Selasa (15/1/2019), karena akan ada aksi mogok yang dilakukan para pekerja di delapan bandara Jerman. Aksi mogok ini dilakukan untuk merevisi pembayaran upah mereka agar dinaikkan dari yang sebelumnya.

Baca juga: Too Good To Go – Aplikasi di Bandara Munich untuk Pesan Makanan dan Kurangi Limbah

Adanya pemogokan yang dilakukan maka mempengaruhi 220 ribu penumpang yang akan berangkat dari delapan bandara tersebut. KabarPenumpang.com merangkum dari airport-technology.com (16/1/2019), delapan bandara tersebut yakni Munich, Hanover, Bremen, Hamburg, Leipzig/Halle, Dresden, Erfurt dan Frankfur.

Aksi mogok kerja ini dilakukan serikat buruh Jerman Vereinte Dienstleistungsgewerkschaft (Verdi) yang mulai berlangsung pukul 02.00 pargi hingga 20.00 malam waktu setempat. Verdi dan serikat buruh mewakili sekitar 23 ribu pekerja keamanan penerbangan Jerman bersama serikat buruh DBB Beamtenbund dan Tarifunion untuk melakukan negosiasi kenaikan upah.

Serikat pekerja ini menuntut agar upah dinaikkan menjadi €20 per jam untuk semua pekerja yang menyediakan layanan penumpang, barang dan pemeriksaan barang di seluruh bandara Jerman. Sebab saat ini upah bervariasi di seluruh Jerman dengan pekerja di beberapa bandara Jerman timur berpenghasilan sekitar €14 setiap jamnya dan €17 untuk pekerja di ibu kota dan bagian barat Jerman.

Karena pemogokan ini, bandara tersibuk di Jerman yakni Frankfurt Fraport harus membatalkan 610 dari 1200 penerbangan terjadwal. Sedangkan Munich menghentikan hampir 100 penerbangan domestiknya. Pemogokan ini sendiri dikatakan asosiasi bandara ADV mengatakan hal tersebut sebagai bentuk tidak tanggung jawab.

“Verdi secara tidak adil melakukan pemogokan ini di punggung para pelancong, maskapai penerbangan dan bandara,” ujar Kepala ADV Ralph Beisel.

Sebagai serikat kerja, Verdi mempertahankan posisinya dan menyatakan hal tersebut untuk meningkatkan tekanan kepada para petinggi yang gagal menghasilkan apapun.

Baca juga: Pajak Bandara di Beirut Naik, Masyarakat Lakukan Demonstrasi

“Pengusaha sama sekali tidak menanggapi pemogokan peringatan pekan lalu, mereka belum datang dengan tawaran yang ditingkatkan,” kata Anggota dewan Verdi Ute Kittel.

Sementara asosiasi pengusaha, BDLS menawarkan kenaikan antara dua hingga 6,4 persen. Putaran negosiasi berikutnya akan berlangsung pada tanggal 23 Januari.

Leave a Reply