Mengenal Yvonne Pope Sintes, Mantan Pramugari yang Jadi Pilot Maskapai Wanita Pertama Inggris

0
Yvonne Pope Sintes, tercatat sebagai pilot wanita pertama di Inggris yang juga kapten pilot wanita pertama serta petugas ATC wanita pertama. Foto: British Caledonian

Pada hari ini, 58 tahun lalu, bertepatan dengan Rabu, 16 Januari 1963, Yvonne Pope Sintes resmi menyandang sebagai pilot maskapai wanita pertama di Inggris. Tak hanya itu, wanita keturunan Inggris-Afrika Selatan ini juga tercatat sebagai pengawas lalu lintas udara wanita pertama di Bandara Gatwick, Inggris.

Baca juga: Kwon Ki-ok, Pilot Wanita Pertama Korea dan Cina Sekaligus Pejuang Kemerdekaan

Dilansir buckinghamcovers.com, lahir pada tahun 1930, Yvonne mulai jatuh cinta dengan pesawat pada usia delapan tahun. Sejak saat itu, ia sudah bertekad untuk mampu menerbangkannya suatu hari nanti.

Guna mewujudkan mimpinya, ia coba bergabung dengan Royal Air Force, tetapi, saat itu, tepatnya pada tahun 1948, RAF sedang tidak menerima wanita sebagai calon penerbang. Alhasil, ia banting setir menjadi pramugari di Scottish Airlines, bergabung dengan British Overseas Airways, dan kemudian bergabung di sekolah penerbangan Airways Aero Club milik British Overseas Airways serta berhasil mendapat lisensi Private Pilots License (PPL) di sana.

Usai menyandang lisensi PPL, ia berkesempatan mewujudkan mimpinya dimulai dari RAF Volunteer Reserve. Di sini, ia mendapatkan banyak momen untuk meningkatkan jam terbangnya dan mencapai rating instruktur. Namun, ia harus melepas masa-masa indahnya menjadi seorang pilot ketika terjadi perubahan peraturan, dan memutuskan menjadi petugas ATC wanita pertama di Bandara Gatwick.

Di bandara tersebut, ia bertugas menjaga approach and radar, sebelum akhirnya dimutasi menjadi petugas ATC di Bandara Stornoway di Skotlandia. Di sela-sela itu, Yvonne Pope Sintes melanjutkan sekolah penerbangannya di Air Traffic School atas rekomendasi dari Doves Ministry, sebuha organisasi keagamaan.

Dengan sisa semangat untuk mewujudkan impiannya menjadi seorang pilot pesawat, dalam hal ini pilot pesawat komersial, ia terus mencari celah dan kesempatan hingga akhirnya resmi menyandang status tersebut saat menerbangkan pesawat Douglas C-47 Skytrain Morton Air Services pada tahun 1965. Di sini, sebetulnya ada perbedaan pendapat, dimana, sumber lain menyebut Yvonne Pope Sintes menjadi pilot komersial wanita pertama di Inggris pada tahun 1963.

Selain menerbangkan Dakota, ia juga menerbangkan de Havilland Heron dan de Havilland Dove mengelilingi Inggris dan sekitaran Eropa.

Pada tahun 1969, Yvonne pindah ke maskapai Dan Air, sekaligus memulai petualangan barunya sebagai ketua Asosiasi Pilot Maskapai Inggris (British Airline Pilots Association/BALPA). Di sini, ia menerbangkan banyak pesawat yang belum pernah dikemudikannya, seperti Airspeed Ambassador, Hawker Siddley HS 748, BAC 1-11, dan De Havilland Comet, menjadikannya sebagai pilot wanita pertama yang menerbangkan pesawat jet komersial pertama dunia itu.

Karirnya semakin melonjak setelah pada tahun 1975 ia resmi menjadi kapten jet maskapai wanita pertama di Inggris. Dia terbang ke seluruh Eropa, Kepulauan Canary, dan Timur Dekat sampai pensiun pada tahun 1980.

Baca juga: Viral, Begini Kisah Pilot Cantik Berhijab Calon Pilot di Amerika! Pernah Bilang Jokowi Begini

Semasa menjadi pilot, Yvonne Pope Sintes mendapat sederet penghargaan, seperti Lord Brabazon of Tara Award di kategori flying instructing, European Air Traffic Controller oleh International Owner and Pilot Association, penghargaan dari Sir Alan Cobham, serta Amelia Earhart (pilot wanita pertama di dunia) Scholarship for career advancement.

Pada tahun 1974 ia juga dianugerahi Whitney Straight Award untuk pencapaiannya dalam penerbangan oleh HRH Princess Anne dan saat pensiun mendapat British Airline Pilots Silver Medal for work towards air safety.

Leave a Reply