Mesin Perawatan Jalan VDM 800 GS Jadi Monumen di Cirebon

VDM 800 GS (tribunnews.com)

Beberapa lokomotif tua kini sudah menjadi monumen di beberapa stasiun seperti Stasiun Yogyakarta dan Stasiun Semarang. Nah kali ini bukan lokomotif tetapi mesin mekanik perawatan jalan rel VDM (Vehicle Dumping Machine) yang menjadi sebuah monumen.

Baca juga: Mengenal Lebih Dalam Mesin Perawatan Jalan Rel, Si Kuning Yang Gemar “Patroli” di Malam Hari

Mesin perawatan jalan VDM 800 GS tersebut menghiasi halaman kantor PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) III Cirebon. KabarPenumpang.com merangkum dari kai.id, mesin perawatan jalan yang berwarna kuning tersebut menjadi sebuah monumen karena dianggap spesial.

Sebab VDM 800 GS merupakan mesin perawatan jalan rel pertama yang ada di Indonesia. VDM 800 GS sendiri adalah buatan Austria dan pernah dioperasikan di Daop 1 Jakarta, Daop 3 Cirebon, Daop 5 Purwokerto, Daop 6 Yogyakarta dan Daop 7 Madiun serta Divre I Sumatera Utara dan Divre III Palembang.

Awal kehadirannya, VDM 800 GS dibeli tahun 1988 sebanyak sembilan unit yang didatangkan ke Indonesia. VDM sendiri merupakan mesin mekanik berat untuk perawatan jalan rel yang dilengkapi alat pemadat dan vibrator yang fungsinya untuk memadatkan balas atau batu kricak antara bantalan jalur rel kereta api.

Ternyata dari sembilan mesin perawatan jalan ini, tersisa satu yang masih beroperasi dan berada di Daop 7 Madiun. VDM 800 GS sebelum menjadi monumen sudah beroperasi selama 22 tahun dan di 2010 lalu dinyatakan tak beroperasi lagi serta mangkrak di emplasemen Balai Yasa Mekanik Cirebon Prujakan.

Menjadi sebuah monumen, VDM 800 GS bisa sebagai sarana edukasi dan pembelajaran terkait perkeretaapian. VP PT KAI Daop 3 Cirebon, Tamsil Nurhamedi berharap VDM 800 GS menjadi salah satu ikon di kota Cirebon karena letaknya bersebelahan dengan Balaikota.

Logo PT KAI dan tulisan “Daop 3 Cirebon” berwarna oranye turut menghiasi monumen tersebut. Bahkan, di monumen itu pun dilengkapi rel dan tiang yang di bagian puncaknya terdapat genta.

Karenanya, mesin mekanik itu terlihat seperti berjalan di atas rel kereta api meski sebenarnya hanya monumen. Karenanya, masyarakat bisa mengetahui bagaimana mesin mekanik VDM 800 GS beroperasi.

Bahkan, genta yang terdapat di monumen tersebut juga akan berbunyi secara otomatis setiap enam jam sekali. Monumen mesin mekanik perawatan jalan VDM 800 GS itu diresmikan langsung oleh Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro, pada Minggu (10/11/2019).

Baca juga: Kenali Beragam Jenis Perawatan Armada Kereta di PT KAI

Dengan adanya monumen ini, diharapkan dapat menjadi kebanggaan baru bagi masyarakat Kota Cirebon sehingga semakin mencintai transportasi kereta api dan juga turut mempercantik serta menambah daya tarik pariwisata seiring dengan pembenahan dan penataan kota yang sedang berjalan.