Meski Difabel, Bukan Halangan Bagi Wanita ini Menjadi Pengantar GrabFood

GrabFood difabel (Coconut Singapura)

Hingga saat ini, para difabel masih saja dipandang sebelah mata oleh sebagian besar orang. Namun apa jadinya bila melihat pemandangan seorang difabel yang menjadi pengantar makanan dengan menggunakan kursi roda berada di dalam sebuah moda transportasi umum? Tentu, Anda bisa mengatakan bahwa kita harus memperlakukan orang cacat tidak berbeda dengan yang berbadan sehat.

Baca juga: Ibu Hamil Berdiri, Penumpang Sehat Duduki Kursi Prioritas di Kereta

Tetapi orang-orang menemukan bahwa seseorang dengan mobilitas terbatas akan bersedia untuk melampaui apa yang diharapkan darinya dan menemukan pekerjaan yang melibatkan perjalanan jarak jauh untuk mengambil dan mendistribusikan pesanan makanan. KabarPenumpang.com melansir dari laman theindependent.sg (23/11/2018), pada Jumat kemarin dimana seorang wanita difabel menjadi viral saat menggunakan MRT.

Ada hal yang menarik yakni bukan sembarang wanita, tapi wanita berkursi roda ini tampak sebagai pengantar GrabFood, menilai dari pakaiannya dan tas makanan besar yang tergantung di punggungnya. Seorang penumpang yang juga warganet mengabadikan kejadian itu dan mengunggahnya di Facebook-nya. Meski menjadi seorang pengantar makanan, wanita difabel tersebut tetap melakoni pekerjaannya walaupun geraknya terbatas karena menggunakan kursi roda.

Foto yang tersebar di media sosial tersebut dalam tiga jam menjadi viral dan menarik hampir lebih dari seribu reaksi dan 400 warganet membagikannnya. Foto tersebut memiliki caption “Selalu ada orang-orang yang malas mengeluh meskipun mereka berada di tempat yang baik. Lihatlah wanita ini melakukan pengiriman GrabFood meskipun geraknya terbatas! Orang-orang yang malas itu harusnya diam saja.”

Kepala GrabFood Singapura James Ong mengatakan, “Kami sangat terinspirasi oleh mitra pengiriman dan berbesar hati untuk melihat komitmennya.”

Baca juga: Mudahkan Penyandang Disabilitas, Tahun 2025 Semua Bus di Seoul Adopsi Low Deck

Dia mengatakan, pekerjaan tersebut patut dipuji dan perusahaan inklusif untuk yang berbeda dan menyambut mereka untuk mendapat pekerjaan dan membuat hidup yang jujur.

“GrabFood bangga menjadi platform yang memungkinkan wirausaha mikro seperti mitra pengiriman kami. Mereka memiliki fleksibilitas untuk merencanakan pengaturan kerja mereka, dari moda transportasi pilihan ke jam kerja mereka,” ujar Ong.