Terima Boeing 737 MAX 9, Thai Lion Air Bakal Layani Rute Jarak Jauh

Selain dikenal sebagai pemain terbesar di Indonesia, Lion Air Group juga telah merambah layanan penerbangan berbiaya murah di Thailand lewat maskapai Thai Lion Air. Dan memperkuat armadanya, Thai Lion Air kini menambah koleksi pesawat terbaru dengan kedatangan Boeing 737 MAX 9. Baca juga: Ekspansi di 2018, Lion Air Group Ajukan Pembukaan 68 Rute Baru Domestik dan Internasional Boeing 737 MAX 9 pertama di dunia ini terdaftar dengan kode HS-LSH dan akan memasuki layanan komersial setelah diterbangkan langsung dari perusahaan Boeing di Seattle, Amerika Serikat ke Bandara Internasional Don Mueang Bangkok, Thailand. KabarPenumpang.com merakum dari berbagai laman sumber, Boeing 737 MAX 9 ini juga memiliki satu lorong kabing dan mampu mengangkut 215 penumpang. Jarak tempat duduk yang luas memberikan kenyamanan kepada penumpang serta dilengkapi dengan Boeing Sky Interior dengan penyimpanan bagasi yang besar. CEO Thai Lion Air dan Chairman Capt Darsito Hendro Saputro mengatakan, anak perusahaan Lion Air Group tersebut bangga mengoperasikan Boeing 737 MAX 9 pertama di dunia. Diperkirakan, Thai Lion Air akan menggunakan pesawat Boeing terbaru itu untuk ekspansi dengan membuka lebih banyak rute jarak jauh. “Pesawat ini sangat cocok untuk mendukung bisnis kami yang sedang berkembang di Thailand. MAX 9 akan menjadi salah satu kekuatan armada Thai Lion Air untuk meningkatkan kapasitas transportasi saat membuka beberapa rute baru,” ujar Darsito melalui pernyataannya yang di kutip KabarPenumpang.com, Rabu (28/3/2018). Presiden dan CEO Boeing Commercial Airplanes Kevin McAllister mengatakan, Lion Air adalah salah satu dari banyak grup maskapai penerbangan yang menggunakan pesawat lorong kabin tunggal (narrow body). Dia menambahkan, dengan menggunakan Boeing 737 MAX, Lion Air Group bisa lebih meningkatkan efisiensi industri penerbangan. “Boeing 737 MAX 9, bisa mengurangi biaya operasional karena armada ini lebih efisien. 737 MAX adalah seri pesawat yang memiliki penjualan tercepat dalam sejarah Boeing,” klaim McAllister. Boeing 737 MAX 9 memiliki dua indentasi pada setiap winglet dan digabungkan dengan mesin CFM International LEAP-1B untuk mengurangi kebisingan. Konsumsi bahan bakar dan tingkat emisi pesawat diklaim 14 persen lebih rendah dari tipe 737 saat ini. Lion Air Group adalah pembeli pertama Boeing MAX 9. Berbasis di beberapa negara Asia Tenggara, grup maskapai juga merupakan operator maskapai pertama yang menambahkan Boeing 737 MAX 8 ke dalam layanan operasinya. Baca juga: Lion Air Hengkang dari INACA, Alasan Yang Belum Terungkap Diketahui, Lion Air Group berkomitmen untuk mendatangkan 50 unit Boeing 737 series MAX 10. Grup ini juga memiliki tambahan pesanan 1.273 seri pesawat MAX yang menjadikannya sebagai salah satu operator terbesar di dunia. Thai Lion Air adalah salah satu maskapai penerbangan berbiaya rendah (LCC) di Lion Group yang didirikan pada tahun 2013, memiliki 12 jaringan domestik, dua penerbangan lintas negara (regional), dan lebih dari 20 tujuan internasional.

Lakukan Perjalanan ke Beijing, Beginilah Kelebihan dari Kereta yang Bawa Kim Jong-un

Perhatian publik dunia tertuju pada Beijing, Cina, Senin (16/3/2018) malam kemarin. Pasalnya, sebuah kereta asing berwarna hijau tua mengular di Negeri Tirai Bambu. Tidak ada yang aneh dari bentuk kereta tersebut, namun kepemilikannya yang lalu mencuri perhatian dunia. Ya, kereta tersebut sangat mirip dengan kereta pribadi yang biasa digunakan mendiang pemimpin Korea Utara, Kim Jong Il. Baca Juga: Mewah Bak Limousine, Berlapis Baja Laksana Tank, Inilah Kereta Diktator Korea Utara Tapi pada kesempatan ini, kami tidak akan membahas tentang maksud dari kedatangan Kim Jong Un, Presiden sekaligus diktator asal Korea Utara ini ke Cina, melainkan kereta yang digunakannya. Seperti yang sudah pernah dibahas sebelumnya, kereta ini bukanlah sembarang kereta. Banyak rumor yang menyebutkan bahwa kereta ini dilapisi oleh baja, sehingga tidak heran jika selongsong peluru tidak bisa melubangi body dari kereta berwarna hijau pekat ini. Berikut, KabarPenumpang.com himpun beberapa fakta menarik dari kereta yang pernah mengangkut mendiang Kim Jong Il menuju Rusia beberapa bulan sebelum kematiannya pada 17 Desember 2011, dikutip dari laman nytimes.com (27/3/2018). Lebih Tahan Terjangan Peluru Ya, seperti yang sudah disinggung di atas, kereta yang menarik 21 gerbong ini memang dilapisi oleh baja sehingga kebal terhadap tembakan. Namun, penggunaan baja untuk melapisi body dari rangkaian kereta ini berimbas pada bobot masing-masing gerbong yang menjadi lebih berat. Ketika bobot bertambah, maka secara otomatis kecepatan dari kereta pun akan berkurang. Diketahui, kereta ini hanya mampu melaju dengan kecepatan maksimum 37mph atau yang setara dengan 59,6km/jam.
Sumber: istimewa
Interior yang Sangat Nyaman Kendati bagian luarnya sangat kuat, namun berbanding terbalik dengan interiornya. Hal ini diketahui dari hasil liputan media setempat yang mendapat kesempatan untuk meliput bagian dalam dari kereta diktator Korea Utara ini. Dalam siaran yang tayang pada tahun 2015 silam, terlihat Kim Jong-Un tengah duduk di sebuah kursi mewah, dan memimpin sebuah rapat di sebuah gerbong makan. Di dalam tayangan tersebut, tampak pula interior gerbong yang dilapisi oleh kayu berwarna putih, layaknya di sebuah ruang pertemuan, lengkap dengan televisi dan kursi rapat yang terlihat empuk. Baca Juga: Berpendingin Es Balok, Inilah Kereta Kepresidenan Soekarno Pelayanan Ekstra Selama Perjalanan Sebagai seorang diktator, ayah dari Kim Jong-Un, Kim Jong-Il tergolong cukup unik. Pasalnya, ia takut untuk menggunakan pesawat ketika melakukan perjalanan jauh, maka dari itu ia lebih memilih untuk menggunakan kereta pribadinya untuk melakukan perjalanan kemana pun. Namun jangan salah, kendati nilai prestise yang ditawarkan oleh kereta tidaklah setinggi pesawat, tapi kelengkapan di dalamnya sangatlah lengkap. Mulai dari teknologi komunikasi modern, puluhan staf yang siap melayani, hingga pramugari wanita yang bertugas untuk menghibur sang diktator.

Progres MRT Jakarta Tak Terlalu Signifikan, Rolling Stock Terlambat Tiba Karena Kendala Cuaca

Progres pengerjaan jalur Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta terlihat tak terlalu signifikan, hingga kini totalnya 92,50 persen dengan pembagian 95,83 persen di underground dan 89,19 persen di elevated. Apalagi ditambah Rolling stock atau kereta MRT terlambat datang yang seharusnya tiba akhir Maret menjadi awal April 2018 mendatang. Baca juga: PT MRT Jakarta Tambahkan Direktur Pengembangan dan Dukungan Bisnis ke Jajaran Direksi Direktur Utama MRT William Sabandar mengatakan, keterlambatan ini bukannya disengaja, melainkan karena adanya cuaca buruk dalam perjalanan dari Jepang. “Harusnya kereta sudah sampai akhir Maret ini, kendalanya ada cuaca buruk di Laut Cina Selatan, sehingga kereta terlambat sampai di Jakarta. Kemungkinan awal April kereta ini sudah bisa sampai di depo Lebak Bulus,” ujar William di Metro Coffee, Rabu (28/3/2018). Fakta terbaru yang didapatkan KabarPenumpang.com adalah pemasangan screendoor di undergroud sudah dimulai. Sabandar mengatakan, pemasangan screendoor yang sudah jelas terlihat yakni di Stasiun Senayan. “Stasiun Senayan sudah jelas terlihat pemasangan screendoornya dan kacanya sudah ada. Untuk stasiun lainnya dalam tahap pemasangan seperti di Dukuh Atas ini,” ujarnya lagi. Saat ini kereta yang dikirim dari Jepang sebanyak dua rangkaian, untuk rangkaian ketiga hingga 16 masih dalam proses manufaktur. Sabandar mengatakan, kereta lain akan menyusul pengirimannya pada Juni 2018 mendatang. Terkait dengan adanya Asian Games 2018 yang diselenggarakan di Jakarta dan Palembang, Direktur Konstruksi MRT Jakarta, Silvia Halim mengatakan, pengerjaan MRT akan terus berjalan untuk bagian underground sedangkan untuk elevated atau di atas akan meminimalisir pengerjaan atau dihentikan sementara. “Underground ini tidak terganggu, sehingga pengerjaan akan tetap berjalan. Untuk yang elevated mungkin kita akan meminimalisir pengerjaannya. Soalnya kita juga tidak mau mengganggu proyek pengerjaan,” ujar Silvia kepada KabarPenumpang.com di stasiun MRT Dukuh Atas. Baca juga: PT MRT Jakarta Tambahkan Direktur Pengembangan dan Dukungan Bisnis ke Jajaran Direksi Dia menambahkan, pengerjaan tersebut tetap terlaksana, sebab ada target untuk selesai dan beroperasi pada Maret 2019 mendatang. Diketahui, untuk proses pengerjaan depo Lebak Bulus saat ini sudah siap untuk menerima rolling stock MRT, meski masih dalam tahap penyelesaian workshop dan railwaysistem. “Depo kita sudah siap menerima rolling stock, saat ini hanya tinggal penyelesaian workshop dan railwaysistem,” tutur Silvia.

Muncul Asap di Kabin, 129 Penumpang Globus Airlines Turun Lewat Slide Darurat

Kabin tiba-tiba dipenuhi asap, 129 orang penumpang untungnya dapat menyelamatkan diri setelah berhasil keluar dari dalam pesawat Globus Airlines. Inilah kejadian dramatis yang terjadi di Bandara Domodedovo Moskow pada Selasa (27/3/2018) kemarin. Baca juga: (Lagi) Kasus Ponsel Meledak, Kali Ini Dialami Air Canada Flight 101 KabarPenumpang.com melansir dari laman eturbonews.com (27/3/2018), dimana penerbangan dengan nomor GH-173 dari Moskow tujuan ke Novosibirsk, Rusia, harus batal take off atau lepas landas. Hal ini dikarenakan saat akan lepas landas, pilot pesawat Boeing 737-800 tersebut melihat kumpulan asap di kokpitnya. Kemudian membuat seluruh landasan di blokir sementara dan penumpang diharuskan turun meninggalkan pesawat melalui slide darurat. Evakuasi penumpang dalam kabin berlangsung dalam kegelapan total dan hanya di terangi oleh lampu kedap kedip dari kendaraan darurat terdekat dan lampu darurat di kabin. Juru bicara Globus Airlines mengatakan dari 129 penumpang dan tujuh orang awak kabin tidak ada yang terluka dalam insiden tersebut. Diketahui dari penyelidikan awal, asap tersebut ditimbulkan karena air yang masuk ke sistem pendingin atau AC pesawat. Sedangkan sumber layanan darurat Moskow mengatakan, keadaan darurat tersebut juga bisa diakibatkan karena adanya arus pendek. Untungnya insiden ini tidak mengganggu penerbangan lain di bandara Domodedovo. Kejadian serupa juga pernah terjadi pada pesawat Allegiant Air, dimana saat akan mendarat di Bandara Internasional Fresno Yosemite, California, asap tiba-tiba muncul dan memenuhi kabin pesawat. Asap ini mengganggu penumpang dan membuat panik. Asap ini membuat penumpang batuk dan mereka kemudian menutup wajah dengan pakaian yang dikenakan. Setelah mendarat, pemadam kebakaran langsung masuk ke kabin dan mengevakuasi penumpang serta mencari sumber asap tersebut. Untungnya 150 penumpang dan enam awak kabin selamat tanpa luka sedikitpun. Asap tersebut diketahui karena adanya masalah teknis. Selain itu, pesawat terbang milik Filipina juga terpaksa kembali ke bandara Manila setelah adanya asap yang muncul di kabin. Pesawat yang mengangkut 235 penumpang tersebut sebenarnya akan terbang ke bandara Haneda di Tokyo, Jepang. Baca juga: Terjebak Kebakaran di Kendaraan, Jangan Panik, Ini Cara Gunakan APAR Namun, pada 20 menit penerbangan, awak kabin melihat ada asap yang muncul dan terpaksa kembali ke bandara dan dilaporkan semua penumpang dan awak kabin selamat. Pesawat jenis A340-300 tersebut akhirnya tidak meneruskan penerbangan dikarenakan masalah teknis. Para penumpang kemudian melanjutkan penerbangan mereka pada sore harinya dengan pesawat pengganti.

Menggemaskan! West Japan Railway Akan Operasikan Shinkansen Bertema Hello Kitty

Jepang memang terkenal sebagai kiblat dari perkeretaapian dunia. Bukan hanya mengedepankan teknologi mutakhir, melainkan kereta api di negara berjuluk Negeri Sakura ini juga terus melakukan inovasi agar dapat menjaring penumpang. Selain kereta apinya, Negeri Matahari Terbit juga terkenal akan industri film kartunnya yang mendunia. Lalu, apa jadinya jika kedua elemen ini digabungkan? Terbayangkah oleh Anda? Baca Juga: “Pokemon with You Train,” Kereta Tematik Pelipur Duka Anak-Anak Korban Gempa Jepang Pada artikel sebelumnya, perkeretaapian Jepang memang telah mencoba menggabungkan kedua elemen yang menjadi ciri khas negara bermata uang Yen ini pasca bencana gempa dan tsunami yang mengguncang Jepang pada tahun 2011 silam. Guna menghibur lara warga Jepang yang luluh lantak akibat bencana mahadahsyat tersebut, operator kereta yang menjalankan armadanya di Ofunato Line melakukan perubahan terhadap fisik kereta. Mereka ‘didandani’ dengan tema Pokemon, salah satu serial kartun terkenal asal Jepang. Dan dengan kehadiran kereta bernama Pokemon with You Train ini pada tahun 2012 silam, berhasil mengangkut sekitar 40.000 penumpang dalam tahun ketiga pengoperasiannya. Mari tinggalkan Pokemon with You Train sejenak, kini West Japan Railway diketahui telah menjalin kerja sama dengan para pencipta karakter Hello Kitty dan merealisasikan rencananya untuk menghadirkan kereta peluru bertemakan Hello Kitty pertama di dunia. Dilansir KabarPenumpang.com dari laman standard.co.uk (19/3/2018), West Japan Railway mengumumkan bahwa dalam waktu dekat ini pihaknya akan berkolaborasi dengan Sanrio untuk mewujudkan hadirnya Kereta Hello Kitty Shinkansen Limited Edition. Dijadwalkan, kereta tematik ini akan mulai beroperasi di sepanjang jalur Osaka – Fukuoka pada musim panas 2018 mendatang. Adapun maksud tersirat dibalik hadirnya kereta ber-livery imut ini adalah untuk merevitalisasi hubungan antara kedua kota tersebut. Baca Juga: Jelang Pensiun, JR West Pamerkan Kereta Peluru Tematik, Shinkansen 500 EVA “Evangelion” Layaknya Pokemon with You Train, interior Kereta Hello Kitty Shinkansen Limited Edition ini juga akan dimodifikasi sedemikian rupa sehingga menonjolkan sisi, “imut namun modis,” ungkap salah satu pejabat West Japan Railway. Sebelumnya, Sanrio telah terlebih dahulu meneken kontrak dengan beberapa sarana transportasi yang hendak memasang gambar Hello Kitty pada body armadanya, sebut saja bus wisata hingga pesawat.

Sah! Singapore Airlines Terima Boeing 787-10 Perdananya

Sebagai salah satu langkah untuk memperpanjang nafas bisnisnya, Flag Carrier Singapura, Singapore Airlines mendatangkan armada baru yang diyakini sebagai salah satu langkah strategis untuk memenangkan pasar aviasi global. Kali ini, maskapai yang memilih Changi International Airport sebagai hub penerbangannya tersebut secara resmi telah mendaftarkan Boeing 787-10 Dreamliner sebagai salah satu armada terbarunya. Baca Juga: Miles KrisFlyer Singapore Airlines Naik Per 7 Desember 2017 Sebagaimana yang dihimpun KabarPenumpang.com dari sejumlah laman sumber, pada 25 Maret 2018 kemarin, pihak Boeing melakukan seremoni pelepasan terhadap salah satu keluarga Dreamliner terbesar ber-livery Singapore Airlines di pusat perakitan Commercial Airplanes Boeing di North Charleston, South Carolina, Amerika Serikat. Dalam acara tersebut, turut hadir pula Chief Executive Singapore Airlines, Goh Choon Phong sebagai perwakilan dari pihak pembeli. “Merupakan suatu kehormatan bagi kami untuk menjadi maskapai pertama di dunia yang menerima pengiriman pesawat luar biasa ini,” tutur Goh sembari mengklaim Boeing 787-10 sebagai pesawat yang ‘cantik’. “Ini akan menjadi elemen penting dalam strategi pertumbuhan kami secara keseluruhan, memungkinkan kami memperluas jaringan dan memperkuat operasi kami,” imbuhnya.
Sumber: newatlas.com
Diketahui, Boeing 787-10 Dreamliner Singapore Airlines ini akan mulai mengudara pada bulan Mei mendatang dengan rute jarak pendek Bangkok dan Kuala Lumpur. Kendati spesifikasi dari pesawat ini dikhususkan untuk rute penerbangan jarak jauh, namun pihak Singapore Airlines mengaku hendak melakukan soft launching terlebih dahulu sebelum menempatkan Boeing 787-10 terbaru ini di rute antara Singapura – Osaka, dan Singapura – Perth. Pihak Boeing sendiri mengklaim bahwa 787-10 merupakan pesawat paling efisien di kelasnya. Efisiensi tersebut dipadu-padankan dengan biaya operasi per kursi paling rendah diantara pesawat berbadan lebar lainnya. Dibandingkan dengan versi sebelumnya, 787-9, ukuran dari Boeing 787-10 sedikit lebih panjang, sekitar 5,5m. Dengan begitu, daya angkut dan kapasitas kargo dari armada anyar Singapore Airlines ini sendiri pun otomatis akan meningkat. Dengan kapasitas maksimal 330 penumpang dan ukuran kargo yang 15 persen lebih besar, tidak berarti pesawat ini menjadi lebih boros bahan bakar. Pihak Boeing mengaku 787-10 mampu menghemat 25 persen penggunaan bahan bakar ketimbang 787-9. Padahal, kedua mahakarya Boeing ini memiliki tingkat kesamaan hingga 95 persen. Baca Juga: Singapore Airlines Borong 39 Unit Boeing ‘Wide Body’ Senilai US$13,8 Miliar “Ini adalah hari besar bagi kita semua di Boeing dan mitra pemasok global kami,” ungkap Kevin McAllister selaku Presiden dan CEO dari Boeing Commercial Airplanes, dikutip dari laman newatlas.com (27/3/2018). “Kami sangat senang bisa mengantarkan 787-10 Dreamliner pertama ke Singapore Airlines, salah satu maskapai penerbangan terkemuka di dunia,” tandasnya. Dengan kecepatan jelajah maksimum mencapai 913km/jam, Boeing 787-10 ini siap mengantarkan penumpang Singapore Airlines hingga jarak maksimal 12.964km! Seperti yang tersurat pada pemberitaan sebelumnya, pihak Singapore Airlines tengah berupaya untuk menambah armada untuk rute penerbangan jarak jauhnya. Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 39 pesawat dipesan pihak Singapore Airlines kepada Boeing, dengan rincian 20 unit Boeing 777-9 dan 19 unit Boeing 787-10 Dreamliner.

Sedang dalam Pengiriman, Ini Dia Spesifikasi LRT Jakarta

Perhelatan besar Asian Games 2018 yang akan berlangsung pada Agustus 2018 mendatang, membuat ibu kota Jakarta dan Palembang di Sumatera Selatan berbenah diri. Salah satunya adalah membangun Light Rapid Transit (LRT) atau kereta ringan yang dibuat untuk memperlancar perjalanan para atlet dan sudah hampir rampung. Baca juga: LRT Kelapa Gading-Velodrome Progress Pengerjaan 67 Persen KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman sumber, saat ini kapal yang membawa rolling stock sudah berlayar dari pelabuhan Masan di Korea Selatan menuju pelabuhan Tanjung Priok. Diketahui Jakarta Propertindo atau Jakpro memesan 16 rolling stock kepada produsen Hyundai di Koridor I pada fase pertama ini. “Kami sudah menyiapkan delapan rolling stock untuk Asian Games 2018 pada Agustus. Namun, untuk tahap awal ini hanya akan ada dua unit yang dikapalkan karena depot LRT di Jalan Pegangsaan Dua di Jakarta Utara belum selesai,” ujar Direktur utama Jakpro Satya Heragandhi. Satya mengatakan, seluruh proses dari desain hingga produksi dibuat oleh konsultan dan pabrik dari Korea Selatan. Diketahui, harga satu mobil LRT ini US$1,8 juta atau setara dengan Rp239 miliar. LRT Jakarta fase pertama dari Pegangsaan Dua hingga Velodrome sepanjang 5,8 km. Setelah selesai fase pertama, maka Jakpro akan melanjutkan pembangunan koridor II rute Kelapa Gading-Tanah Abang. Spesifikasi kereta LRT sendiri dibalut warna putih dengan tambahan cat hitam, merah dan biru muda. Memiliki dimensi lebih kecil yaitu 11,5 x 2,6 x 3,6 meter. Rangkaian yang dipesan LRT berjumlah 16, setiap set nya terdiri dua sampai tiga kereta. Kapasitas penumpang yang mampu di tampung LRT sekitar 118 orang per kereta atau tak lebih dari 500 orang perangkaian sekali jalannya. Baca juga: Jelang Asian Games 2018, LRT Palembang Mulai Uji Coba Maret Mendatang Kereta LRT sendiri terbuat dari bahan aluminium campuran. Kereta LRT Jakarta mampu menempuh jarak 60 km per jamnya dan dengan waktu 20-25 menit. Saat ini untuk fase pertama dari Kelapa gading menuju Velodrome ini proyek pengerjaan sudah sekitar 67 persen. Dipo kereta yang berada di Jalan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading pun saat ini masih dalam pembangunan

Siasati Puncak Musim Haji, Bandara Arab Saudi Adopsi Teknologi Gelang RFID

Bagian imigrasi di bandara memang kerap kali memaksa penumpang untuk meluangkan waktu lebih untuk mengantre. Maka tidak heran jika banyak bandara yang mengupayakan agar bisa memangkas waktu tunggu penumpang tersebut. Beragam cara pun ditempuh oleh otoritas terkait guna merealisasikan tujuan tersebut, salah satunya adalah dengan menggunakan teknologi Radio Frequency Identification (RFID). Baca Juga: Kombinasi Teknologi dan Pemanfaatan SDM Jadi Kunci Turunnya Antrean di Bandara Ya, baru-baru ini otoritas berwenang Arab Saudi membeberkan rencananya untuk menggunakan gelang RFID untuk mempersingkat waktu tunggu para penumpang. Penggunaan teknologi manajemen data cerdas ini dipercaya mampu mengatasi kendala tersebut. Sebagaimana yang diwartakan KabarPenumpang.com dari laman sg.news.yahoo.com (24/3/2018), otoritas bandara Arab Saudi mengatakan bahwa penggunaan gelang RFID ini akan mempercepat pemeriksaan identitas di terminal keberangkatan dan kedatangan. “Saat ini membutuhkan waktu berjam-jam untuk memangkas anteran di bagian Imigrasi dan Bea Cukai,” ungkap Wakil Menteri Haji dan Umrah Saudi Dr Abdulfattah Suliman Mashat. “Kami berharap dengan menggunakan gelang RFID ini akan memangkas waktu antrean menjadi hanya 10 menit saja,” tandasnya. Dengan menggunakan gelang RFID, Dr. Abdulfattah mengatakan, para penumpang tidak lagi membutuhkan paspor. Gerbang elektonik yang tersedia di bandara akan membaca identitas secara otomatis ketika penumpang melewatinya. “Waktu tunggu yang lama sangat tidak berterima di kami,” ungkap Dr. Abdulfattah. Tidak hanya penggunaan gelang RFID saja, otoritas berwenang di Arab Saudi juga rencananya akan memperkenalkan sistem penanganan bagasi baru, dimana para Jemaah Haji dan Umrah tidak perlu lagi menghabiskan waktu di conveyor belt untuk menunggu barang bawaan mereka yang disimpan di bagasi pesawat. Baca Juga: Bandara Dubai Hadirkan Teknologi Baru Keimigrasian di Pekan Teknologi Gitex 2017 Sebuah teknologi tengah dikembangkan dimana barang bawaan penumpang akan diantar-jemput tanpa mereka harus membawanya sendiri menuju dan keluar dari bandara. Dr. Abdulfattah menambahkan bahwa hadirnya teknologi baru semacam ini mampu mengurai kepadatan yang terjadi di bandara, terutama ketika musim puncak Lebaran Haji. Ketika semua rencana di atas sudah terrealisasi, maka impresi penumpang terhadap bandara terkait juga secara otomatis akan bertambah.

Manfaatkan Medsos Sebagai Wadah Promosi, Tokyu Corp. Sukses Jaring Banyak Wisman

Ada banyak cara yang ditempuh oleh otoritas setempat dalam rangka mempromosikan suatu daerah, salah satunya dengan cara memanfaatkan media sosial (medsos). Ya, dewasa ini peran sosial media memang sudah tidak lagi sebatas wadah untuk seseorang bersosialisasi satu sama lain dan dilakukan secara online yang memungkinkan manusia untuk saling berinteraksi tanpa dibatasi ruang dan waktu, namun perannya kini sudah bertambah, yaitu menjadi media untuk menyebarluaskan informasi. Baca Juga: Jepang Tawarkan Paket Wisata dengan Kereta Mewah Yang Ramah Dompet Seperti yang dilakukan oleh salah satu operator kereta api Jepang yang mempromosikan sebagian besar tempat wisata lokal di sepanjang jalurnya dengan menggunakan media sosial. Dengan meningkatnya jumlah wisatawan asing di lokasi wisata yang dipromosikan tersebut, maka ini membuktikan bahwa sosial media merupakan alat promosi yang sangat baik. Sebagaimana dilansir KabarPenumpang.com dari laman kyodonews.net (16/3/2018), adalah Tōkyū Setagaya Line, jalur kereta yang berada di Tokyo ini merupakan objek dari promosi via media sosial yang dilakukan oleh Tokyu Corporation selaku operator dari layanan tersebut. Sebut saja Kuil Gotokuji yang terletak di jalur kereta tersebut menjadi lebih ramai dikunjungi oleh wisatawan asing setelah promosi digalakkan.
Sumber: kyodonews.net
Kuil Gotokuji sendiri terkenal dengan koleksi maneki-neko, sebuah simbol keberuntungan bagi warga Jepang, dimana mereka meyakini bahwa kucing ini akan membawa kemakmuran bagi para pemilik toko. Tidak hanya itu, para wisatawan juga dapt mengunjungi Setagaya-Hachimangu yang terletak tidak begitu jauh dari Kuil Gotokuji. Setagaya-Hachimangu sendiri terkenal sebagai daerah yang masih sangat kental dengan kebudayaan Jepang kuno. Dalam ajang promosi ini, Tokyu Corporation tidak berjalan sendiri. Perusahaan swasta ini menggandeng Huber Inc., sebuah perusahaan teknologi asal Jepang. “Saya pikir Jepang memiliki banyak lokasi wisata, namun beberapa diantaranya ada yang masih belum terjamah dan perlu dieksplor lebih lanjut,” tutur salah satu pejabat dari Tokyu Corporation. Baca Juga: 5 Stasiun Tersibuk di Dunia, Semua Ada Di Jepang! Seperti yang sudah disinggung di atas, banyaknya netizen yang melihat postingan mengenai tempat wisata tersembunyi di sekitaran Tōkyū Setagaya Line pun berdampak pada meningkatnya jumlah penumpang di jalur kereta tersebut. “Mempromosikan tempat yang masih kental akan budaya tradisional Jepang terbukti dapat meningkatkan jumlah wisatawan domestik maupun asing. Tempat wisata semacam ini menawarkan suatu pengalaman yang berbanding terbalik dengan perlintasan distrik Shibuya yang sangat terkenal.” tutupnya.

Rollercoaster Mati di Ketinggian 4,8 Meter, Penumpang Minta Tolong Polisi

Naik rollercoaster di taman hiburan merupakan salah satu permainan ekstrim. Biasanya pengunjung yang menaiki wahana tersebut untuk menguji adrenalin dan keberanian seseorang. Namun, apa daya ketika sebuah rollercoaster tiba-tiba harus berhenti di tengah-tengah permainan? KabarPenumpang.com melansir dari laman newsweek.com (26/3/2018), bahwa wahana rollercoaster di taman hiburan Arakawa di Arakawa Ward, Tokyo berjalan sangat lambat. Ini berbeda dari rollercoaster lainnya yang berjalan lebih cepat untuk menantang adrenalin. Baca juga: Priiit..! Dilarang Selfie di Tempat-Tempat Berikut Ini Saking lambatnya, penumpang yang menaiki rollercoaster tersebut tidak menyadari ketika wahana itu berhenti tiba-tiba. Kejadian ini membuat tujuh orang penumpang dewasa dan 12 anak-anak harus berada di ketinggian 16 kaki atau sekitar 4,8 meter di atas permukaan tanah sekitar setengah hari pada Jumat (23/3/2018). “Rollercoaster tersebut bergerak sangat lamban. Saya bahkan tidak menyadari bila wahana ini berhenti,” ujar seorang penumpang yang terjebak dalam rollercoaster bersama anaknya. Wanita yang tidak disebutkan namanya tersebut mengatakan, adanya insiden ini menjadi sangat menakutkan ketika staf wahana memukul bagian belakang kereta dengan palu. Sayangnya, saat itu tidak ada penumpang rollercoaster yang diberitahu bahwa wahana tersebut rusak. Adanya insiden ini, kemudian membuat beberapa orang berpikir untuk menelpon 110 yang merupakan nomor darurat untuk memanggil polisi. Lalu beberapa memberitahu kepada pihak berwajib masalah yang mereka hadapi saat itu. Setelah ada yang menghubungi, sekitar satu jam kemudian, pihak kepolisian tiba ditaman hiburan tersebut dan membantu menyelamatkan pengunjung dan semuanya dalam keadaan selamat. Selain itu untungnya, para penumpang permaianan tersebut juga tidak ada yang mengalami luka sedikit pun. Atas kejadian tersebut, pihak kepolisian Ogaki melakukan penyelidikan dan media setempat mengatakan, insiden itu terjadi ketika roda di gerbong pertama terlepas dari rel. Sebenarnya, jika ditelisik lebih jauh, kecelakaan pada rollercoaster sendiri terbilang cukup jarang di taman hiburan seluruh dunia. Pada Kamis (22/3/2018) kemarin, penumpang di roller skater Buzzsaw di Dreamworld, Australia tepatnya di Gold Coast menggantung terbalik dalam perjalanannya yang tiba-tiba berhenti di tengah jalan. “The BuzzSaw dikendalikan sensor berhenti diaktifkan hari ini di sekitar 1,40 pm membawa tumpangan untuk segera berhenti,” kata juru bicara Dreamworld. Kecelakaan itu terjadi kurang dari 18 bulan setelah empat orang tewas dalam perjalanan air di taman hiburan yang sama. Diketahui, taman hiburan Arakawa sendiri dibuka tahun 1950 dan menjadi salah satu taman hiburan yang dioperasikan di Tokyo.