Oliver, Bocah Laki-Laki yang Buat Penumpang Tersenyum Selama Penerbangan

(Daily Mail)

Punya anak yang lucu dan menggemaskan pastinya membuat seorang ibu bangga dan bahagia. Apalagi ketika anak itu mampu mengekspresikan diri dan mau berinteraksi dengan orang lain tanpa malu memperkenalkan dirinya.

Baca juga: Alami Kelainan Genetika, Ibu dan Balitanya ‘Diusir’ dari Penerbangan American Airlines

Ini terjadi pada seorang bocah laki-laki yang tengah berada dalam sebuah pesawat bersama ibunya. Bocah bernama Oliver ini berusia tiga tahun dan mulai memperkenalkan dirinya kepada para penumpang.

Dia menyusuri lorong kabin bersama ibunya yang mengikuti dari belakang. Sembari Oliver memperkenalkan diri pada penumpang, ibunya yang mengikuti dari belakang merekam setiap hal yang dilakukan pria kecil ini.

Bisa dikatakan pada penerbangan 23 Maret 2019 kemarin mencerahkan hari penumpang dengan kelakuan menggemaskan Oliver dalam pesawat milik Maskapai Southwest Airlines dari Tampa di Florida menuju ke Raleigh di North Carolina.

Ibunya menuliskan sebuah caption di media sosial, “Dia berlari ke taman bermain dan dengan gembira berseru, ‘Halo teman-temanku’ kepada orang-orang secara acak. Dia memulai percakapan penuh dengan orang asing di mana pun kita pergi.”

Bahkan ibunya berkata bahwa dirinya sangat beruntung memiliki Oliver, sebab kebanyakan orang yang berinterakasi dengannya terlihat senang dan ceria.

“Orang sering memberi tahu saya dia adalah anak paling bahagia yang pernah mereka temui dan saya sepenuhnya setuju. Saya ibu yang sangat beruntung Dia suka membuat orang tertawa dan tersenyum setiap kesempatan yang dia dapatkan dan ini hanya hari biasa dengan Oliver,” ujar ibu Oliver.

Namun hal ini berbanding terbalik, saat seorang ibu bernama Jordan Flake yang tengah bersama buah hatinya berusia 12 bulan yang mengidap penyakit Ichthyosis, sebuah kelainan genetik yang mempengaruhi kemampuan kulit untuk melepaskan sel-sel kulit mati, menyebabkan kulit menjadi kering, tebal, dan bersisik. Keduanya diusir dari penerbangan American Airlines karena penyakitnya.

Penyakit ini sendiri bisa dibilang penyakit yang sangat langka, dan ketika sang pramugari tersebut menanyakan kepada Jordan Flake apakah ia membawa surat rujukan dari dokter yang mengijinkan ia untuk bepergian, namun Jordan Flake tidak dapat menunjukkan itu. Pihak maskapai mengatakan bahwa mereka tidak bisa mengembalikan barang bawaan mereka sebelum lepas landas.

Baca juga: Bayi Tertinggal di Ruang Boarding, Ibu Panik dan Pesawat Terpaksa “Return to Base”

Dari situ, Jordan Flake mendapatkan saran dari pramugari untuk membeli produk krim kulit dan pakaian baru karena ia beserta anaknya harus menginap di hotel selama satu malam sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan pada keesokan harinya. Dengan kata lain, pramugari yang identitasnya tidak dibongkar tersebut sudah mengusir Jordan Flake beserta anaknya dari penerbangan American Airlines.