Pasca Topan Mangkhut: Urai Kepadatan Trafik, Bandara Hong Kong Operasikan Dua Landasan

Sumber: istimewa

Pasca dihantam Topan Mangkhut pada Minggu (16/9/2018) kemarin, pihak Hong Kong International Airport dilanda penumpukan penumpang yang cukup parah – sebagai dampak dari pembatalan sejumlah penerbangan dari bandara tersebut. Sebagai upaya untuk mengatasi masalah ini, pihak bandara membuka kedua landas pacunya dalam jangka waktu yang ditentukan. Kebijakan ini diberlakukan semata-mata untuk mengurangi penumpukan penumpang.

Baca Juga: Diterjang Topan Mangkhut, Garuda Indonesia Batalkan Penerbangan Menuju Hong Kong

Sebagaimana yang dikutip KabarPenumpang.com dari laman scmp.com (17/9/2018), pembukaan dua landas pacu ini akan berlaku sejak Senin (17/9/2018) kemarin hingga Selasa (18/9/2018) guna menangani 2.000 penerbangan yang sempat tertunda.

“Sekitar 900 penerbangan akan dijadwal ulang hari ini dan total ada 2.000 penerbangan dalam jangka waktu 48 jam,” ungkap Ketua Otoritas Bandara, Jack So Chak-kwong Senin kemarin.

“Biasanya dua landas pacu secara bergantian akan ditutup pada malam hari untuk perawatan, namun dengan adanya masalah ini (Topan Mangkhut), maka keduanya akan dibuka hingga malam hari untuk menurunkan volume penumpang yang menumpuk di terminal,” ujar salah satu juru bicara bandara.

Salah satu maskapai yang terkena dampak dari Topan Mangkhut ini adalah Hong Kong Airlines, dimana mereka akan mengoperasikan 95 penerbangan pada Senin kemarin, dengan 26 penerbangan diantaranya dijadwalkan mengudara pada Sabtu dan Minggu sebelumnya. “Setelah hari ini (Senin), semuanya (jadwal penerbangan) harus kembali seperti semula,” tandas Jack So.

Jack So juga menambahkan bahwa para penumpang sekiranya mengkonfirmasi dan terus berkoordinasi dengan pihak maskapai guna memastikan perubahan jadwal penerbangan mereka.

Baca Juga: Hendak Landing Saat Topan Cimarron Menerpa, Pesawat Asal Jepang Ini Menukik Tajam!

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, sebanyak 889 jadwal penerbangan terpaksa ditunda keberangkatannya pada hari Minggu (16/9/2018) kemarin karena Topan Mangkhut menghantam sejumlah wilayah di Daratan Cina. Topan ganas ini juga tak pelak menimbulkan bencana tambahan lainnya, seperti gelombang badai yang digadang-gadang sebagai yang terbesar yang pernah menghantam wilayah Cina.

Tidak hanya berdampak pada dunia aviasi Cina saja, topan ini juga telah melumpuhkan jaringan perkeretaapian Cina – sebut saja Airport Express yang menghubungkan pusat kota Hong Kong dengan Hong Kong International Airport juga terpaksa tidak beroperasi selama kurang lebih 23 jam pasca kehadiran topan ini pada hari Minggu.